PERBEDAAN PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN MENGGUNAKAN TOPIKAL ASI DAN METODE KERING TERHADAP LAMA PELEPASAN TALI PUSAT PADA BAYI BARU LAHIR DI BPM WILAYAH KERJA PUSKESMAS DAYAMURNI KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT TAHUN 2019

Dewi Septiawati, Suharman Suharman

Sari


                                                                              ABSTRACT

 

Bad cord care causes the umbilical cord to become loose for a long time. The risk if the old cord is loose is the occurrence of umbilical cord infections and tetanus neonatorum. The purpose of this study is to know the differences in umbilical cord care using topical breast milk and dry method on the length of umbilical cord release in newborns in Dayamurni Community Health Center Working Area in Bulang Barat District in 2019.

Quantitative research type, quasi-experimental design, population in this study were all normal newborns in the BPM Dayamurni Health Center work area where on average one month as many as 84 newborns, the sample used in this study was 60 people 30 babies the first group received intervention with topical ASI, and 30 second group infants as the control group received intervention with the dry method. data analysis using independent t-test.

The results of the average umbilical cord release using topical ASI were 5.04, the mean cord release with dry treatment was 7.04, there were differences in umbilical cord care using topical breast milk and dry methods for the length of umbilical cord release in regional BPM Dayamurni Community Health Center TulangBawang Barat Work Year 2019 (p value 0.000 <alpha 0.05). Suggestions in this study are as information material that umbilical cord care using topical ASI is faster for umbilical cord release time compared to dry treatment.

 

Keywords              : Topical ASI, Dry Care, Release Cord

 

PERBEDAAN PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN MENGGUNAKAN TOPIKAL ASI DAN METODE KERING TERHADAP LAMA PELEPASAN TALI PUSAT PADA BAYI BARU LAHIR DI BPM WILAYAH KERJA PUSKESMAS DAYAMURNI KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT TAHUN 2019

 

ABSTRAK

 

Perawatan tali pusat yang tidak baik mengakibatkan tali pusat menjadi lama lepas. Resiko bila tali pusat lama lepas adalah terjadinya infeksi tali pusat dan tetanus neonatorum.TujuanpenelitianiniDiketahui Perbedaan Perawatan Tali Pusat dengan Menggunakan Topikal ASI dan Metode Kering Terhadap Lama Pelepasan Tali Pusat pada bayi baru lahir di BPM Wilayah Kerja Puskesmas Dayamurni Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2019.

JenisPenelitiankuantitatif, rancangan quasi eksperimen,Populasi dalam penelitian ini adalah semua bayi baru lahir normal yang ada di BPM wilayah kerja Puskesmas Dayamurni dimana rata-rata dalam satu bulan sebanyak 84 bayi baru lahir, sampel ang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 60 orang 30 bayi kelompok yang pertama mendapatkan intervensi dengan topikal ASI, dan 30 bayi kelompok yang ke dua sebagai kelompok kontrol mendapatkan intervensi dengan metode kering. analisis data menggunakan uji t-tes independent.

Hasil penelitian rata-rata pelepasan tali pusat menggunakan topical ASI sebesar 5,04, rata-rata pelepasan tali pusat dengan perawatan kering sebesar 7,04, Ada Perbedaan Perawatan Tali Pusat dengan Menggunakan Topikal ASI dan Metode Kering Terhadap Lama Pelepasan Tali Pusat di BPM Wilayah Kerja Puskesmas Dayamurni Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2019( p value 0.000 < alpha 0,05).Saran dalam penelitian ini adalah sebagai bahan informasi bahwa perawatan tali pusat dengan menggunakan topical ASI lebih cepat untuk waktu pelepasan tali pusat dibandingkan dengan perawatan kering.

 

Kata Kunci            : Topikal ASI, Perawatan Kering, PelepasanTali Pusat


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


aaa


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.