Manajemen Penanganan Klaim Pending Rawat Inap Jaminan Kesehatan Nasional

Dyah Indira Sari, Sentot Imum, Joko Prasetyo, Agus Khoirul Anam, Andi Hayyun Abiddin

Sari


ABSTRACT

 

Inpatient claims under the National Health Insurance (JKN) submitted to BPJS Health are not always fully approved for payment; some require further confirmation by the hospital (pending). The purpose of this study is to describe the pending inpatient claims, identify the contributing factors, and assess how Human Resource Management, Standard Operating Procedures, and Information Technology availability are applied in handling pending inpatient claims at Sidoarjo Barat Regional Public Hospital. This research uses a qualitative case study approach. The sampling technique applied was purposive sampling, involving 11 informants. Data were collected through interviews, observation, and document analysis. The findings indicated that pending inpatient claims at Sidoarjo Barat Hospital during 2024 and January 2025 accounted for 10% of the total inpatient claims submitted to BPJS Health. The causes of pending claims were predominantly due to coding issues (76%), followed by medical and administrative aspects (each 12%). Effective handling of pending claims requires complete and accurate medical record documentation, effective coordination between the Casemix Team and the Patient’s Attending Physician, enhancement of Casemix Team competencies, development and dissemination of inpatient claim management standard operating procedures, implementation of electronic medical records, alignment of understanding with BPJS Health, and optimization of SIMRS integration with the INA-CBGs e-claim system.

 

KeywordsPending Claims, Inpatient Care, Human Resources, Standard Operating Procedures, Information Technology.

 

 

ABSTRAK

 

Klaim rawat inap Jaminan Kesehatan Nasional yang diajukan ke BPJS Kesehatan tidak sepenuhnya layak terbayar, sebagian masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut oleh rumah sakit (pending). Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran klaim pending rawat inap, mengidentifikasi faktor penyebabnya dan mengetahui bagaimana manajemen Sumber Daya Manusia, Standar Prosedur Operasional dan ketersediaan teknologi informasi dalam menangani klaim pending rawat inap di RSUD Sidoaro Barat. Desain penelitian kualitatif dengan menggunaka pendekatan studi kasus. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling sebanyak 11 informan. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kasus klaim pending rawat inap di RSUD Sidoarjo Barat selama tahun 2024 dan Januari 2025 sebesar 10% dari jumlah kasus rawat inap yang diajukan ke BPJS Kesehatan. Faktor penyebab klaim pending disebabkan oleh aspek koding sebesar 76% sedangkan aspek medis dan aspek administrasi masing - masing sebanyak 12%. Penanganan klaim pending diperlukan pendokumentasian rekam medis yang lengkap dan akurat, koordinasi efektif Tim Casemix dengan Dokter Penanggung Jawab Pasien, peningkatan kompetensi Tim Casemix, penyusunan dan sosialisasi standar prosedur operasional pengelolaan klaim rawat inap, implementasi rekam medik elektronik, penyamaan persepsi dengan BPJS Kesehatan, dan optimalisasi bridging SIMRS dengan e-klaim INA CBGs.

 

Kata Kunci: Klaim Pending, Rawat Inap, Sumber Daya Manusia, Standar Prosedur Operasional, Teknologi Informasi.


Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Antonius Artanto Ep. (2018). Faktor-Faktor Penyebab Klaim Tertunda Bpjs Kesehatan Rsud Dr. Kanujoso Djatiwibowo. 4, 122–134.

Bella, C. R., Pratama, A., & Abidin, A. Z. (2024). Gambaran Penyebab Pending Claim Bpjs Kesehatan Akibat Ketidaktepatan Kode Diagnosis Di Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret ( Uns ). 3(2), 7–17.

Deharja, A., & Santi, M. W. (N.D.). Optimalisasi Manajemen Penanganan Klaim Pending Pasien Bpjs Rawat Inap Di Rumah Sakit Citra Husada Jember. 24–35.

Dinnillah, A. H., Hardiana, H., & Susanti, F. A. (2024). Gambaran Penyebab Pending Klaim Bpjs Kesehatan Pasien Rawat Inap Rumah Sakit X Di Kota Bogor. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 23(1).

Errisya, M. K., Purba, M. R., Khofipah, S., & Pramita, F. (2024). Analisis Penyebab Pending Klaim Bpjs Kesehatan Rawat Inap Di Rumah Sakit X Kota Tebing Tinggi. Jurnl Kesehatan Ilmiah Indonesia, 9(1), 321–327.

Kusumawati, A. N., & Pujiyanto. (2020). Faktor-Faktor Penyebab Pending Klaim Rawat Inap Di Rsud Koja Tahun 2018. Cdk-282, 47(1), 25–28.

Manaida, R. J., Rumayar, A. A., & Kandou, G. D. (2017). Analisis Prosedur Pengajuan Klaim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (Bpjs) Kesehatan Di Rawat Inap Rumah Sakit Umum Pancaran Kasih Gmim Manado. Kesmas, 1–11. Https://Ejournal.Unsrat.Ac.Id/Index.Php/Kesmas/Article/View/23019

Muhammad Japar, Abdul Haris Semendawai, Muhammad Fahruddin, & Hermanto. (2024). Hukum Kesehatan Ditinjau Dari Perlindungan Hak Asasi Manusia. Jurnal Interpretasi Hukum, 5(1), 952–961. Https://Doi.Org/10.22225/Juinhum.5.1.9290.952-961

Nabila, S. F., Santi, M. W., Tabrani, Y., & Deharja, A. (2020). Analisis Faktor Penyebab Pending Klaim Akibat Koding Berkas Rekam Medis Pasien Rawat Inap Di Rsupn Dr. Cipto Mangunkusumo. J-Remi : Jurnal Rekam Medik Dan Informasi Kesehatan, 1(4), 519–528. Https://Doi.Org/10.25047/J-Remi.V1i4.2157

Nomeni, H. E., Sirait, R. W., & Kenjam, Y. (2020). Faktor Penyebab Keterlambatan Pengajuan Klaim Pasien Bpjs Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah Soe. Media Kesehatan Masyarakat, 2(2), 1–14. Https://Doi.Org/10.35508/Mkm.V2i2.2795

Nuurjannah, N, Y. (2021). Implementasi Kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional (Jkn) Di Rumah Sakit Umum Daerah (Rsud) Kota Bandung. Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah, 13(2), 63–77. Https://Ejournal.Ipdn.Ac.Id/Japd/Article/View/2246

Oktarina, N., & Novratilova, S. (2025). Evaluasi Sistem Casemix Dalam Proses Klaim Bpjs : Studi. Ners, 9, 3150–3154.

Pranayuda, B., Haryanti, I., Utomo, Y., & Madiistriyatno, H. (2023). Analisis Penyebab Pending Klaim Pasien Bpjs Kesehatan Dalam Pengajuan Klaim Di Rumah Sakit Umum Persahabatan. Blantika: Multidisciplinary Journal, 1(4), 305–313. Https://Doi.Org/10.57096/Blantika.V1i4.44

Purwanti, E., Novita, M., & Asgiani, P. (2020). Ketepatan Kode Berdasarkan Kelengkapan Diagnosis Di Rumah Sakit Pku Muhammadiyah Yogyakarta. Prosiding" Seminar Rekam Medis Dan Manajemen Informasi Kesehatan" Tahun 2017.

Puspaningsih, M., Suryawati, C., & Arso, S. P. (2022). Evaluasi Administrasi Klaim Bpjs Kesehatan Dalam Menurunkan Klaim Pending. Journal Of Syntax Literate, 7(6).

Rahma Ardi Saputri, F., Nur Indira, Z., & Fauzi, H. (2022). Analisis Faktor Penyebab Pending Klaim Bpjs Rawat Jalan Bulan September Tahun 2022 Di Rs X. Jurnal Rekam Medis Dan Informasi Kesehatan, 2(1), 12–19.

Sahir, L., & Wijayanti, R. A. (2022). Faktor Penyebab Pending Claim Ranap Jkn Dengan Fishbone Diagram Di Rsup Dr Kariadi. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 10(2), 190. Https://Doi.Org/10.33560/Jmiki.V10i2.480

Salim, D. L. F. (2020). Aksesibilitas Pembiayaan Kesehatan Dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional. Lex Et Societatis, 8(4). Https://Doi.Org/10.35796/Les.V8i4.30915

Talkah, I. K., Asiani, G., & Zaman, C. (2025). Jaminan Sosial Kesehatan Di Rumah Sakit Pendahuluan Sistem Jaminan Kesehatan Di Indonesia , Yang Dikelola Oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( Bpjs ) Kesehatan , Memainkan Peran Krusial Dalam Memberikan Akses Layanan Memerlukan Memastikan Perhatian B. Jurnal’aisyiyah Medika, 10(1).

Tarigan, I. N., Oktamianti, P., & Darmawan, E. S. (2024). (2024). Faktor Yang Memengaruhi Kinerja Verifikasi Dokter Verifikator Internal Medis Dalam Proses Klaim Pasien Jaminan Kesehatan Nasional Di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 9(2). Https://Doi.Org/10.7454/Eki.V9i2.1128

Tarigan, I. N., Lestari, F. D., & Darmawan, E. S. (2022). Penundaan Pembayaran Klaim Jaminan Kesehatan Nasional Oleh Bpjs Kesehatan Di Indonesia: Sebuah Scoping Review. Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 7(2), 108. Https://Doi.Org/10.7454/Eki.V7i2.6136

Yusro, M. A., Sayyaf, M. A., & Rozaan, T. (2021). Analisis Faktor Sosiologis Terhadap Kepatuhan Pembayaran Iuran Peserta Bpjs Kesehatan Di Indonesia. Jurnal Hukum Lex Generalis, 2(4), 329–343. Https://Doi.Org/10.56370/Jhlg.V2i4.29




DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i3.21039

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Publisher: Universitas Malahayati Lampung


Creative Commons License
Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License