Self Care Management Pada Lansia Anggota Prolanis di Puskesmas Grogol

Salma Azzah Vicananda, Kartinah Kartinah

Sari


ABSTRACT Chronic diseases are a very serious health issue and are the biggest cause of death worldwide. The prolanis program is designed to maintain the health of individuals with chronic diseases and achieve the maximum quality of life through a health care system and a proactive approach. Self care management is a person's ability to do something independently in maintaining their quality of life. The elderly experience a decrease in physical ability and lack of knowledge about self-care management, which results in self-care management behavior in elderly prolanis members to be less effective. This study aims to understand how self-care management in the elderly who are members of prolanis at the Grogol Health Center. This study was conducted with a quantitative descriptive approach, using questionnaires. The Non Random Sampling (Non Probability) technique was used in this study, using the accidental sampling technique, namely elderly prolanis members who suffer from hypertension and diabetes with a total sample of 81 respondents. The analysis used was a frequency distribution test to obtain an overview of the characteristics of respondents and the results of self-care management from elderly prolanis members at the Grogol Health Center. The results of the characteristics in this study showed that the majority of the female gender was 58 respondents (93.5%). The majority of respondents were in retired jobs as many as 46 respondents (93.9%). The last education of the majority was in the undergraduate category with 41 respondents (97.6%). The majority of the elderly have a history of hypertension with 40 respondents (95.2%). This study shows that the results of self-care in the elderly members of prolanis are in the good category as many as 76 respondents (93.8%). The proposal for further research is to examine other variables related to self-care in the elderly. Keywords: Self Care Management, Elderly, Prolanis, Chronic Disease. ABSTRAK Penyakit kronis adalah isu kesehatan yang sangat serius dan merupakan penyebab terbesar kematian di seluruh dunia. Program prolanis dirancang untuk menjaga kesehatan individu dengan penyakit kronis serta mencapai kualitas hidup yang maksimal melalui sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan yang proaktif. Self care management adalah kemampuan seseorang untuk melakukan sesuatu secara mandiri dalam menjaga kualitas hidupnya. Para lansia mengalami penurunan kemampuan fisik dan kurangnya pengetahuan mengenai self care management, yang mengakibatkan perilaku self care management pada lansia anggota prolanis menjadi kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana self care management pada lansia yang tergabung dalam prolanis di Puskesmas Grogol. Studi ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan kuesioner.Teknik Non Random Sampling (Non Probability) digunakan dalam penelitian ini, dengan menggunakan teknik accidental sampling yaitu lansia anggota prolanis yang menderita hipertensi dan diabetes dengan total sampel sebanyak 81 responden. Analisis yang digunakan adalah uji distribusi frekuensi memperoleh gambaran tentang karakteristik responden serta hasil self care management dari lansia anggota prolanis di Puskesmas Grogol. Hasil karakteristik pada penelitian ini menunjukkan mayoritas pada jenis kelamin perempuan sebanyak 58 responden (93,5%). Mayoritas responden yaitu pada pekerjaan pensiunan sebanyak 46 responden (93,9%). Pendidikan terakhir mayoritas adalah pada kategori sarjana dengan 41 responden (97,6%). Lansia mayoritas memiliki riwayat penyakit hipertensi dengan 40 responden (95,2%). Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa self care pada lansia anggota prolanis yaitu pada kategori baik sebanyak 76 responden (93,8% ). Usulan bagi riset selanjutnya yaitu untuk meneliti variabel lain yang berhubungan dengan self care pada lansia. Kata Kunci: Self Care Management, Lansia, Prolanis, Penyakit Kronis.

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Aspiani, R. Y. (2020). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Gerontik Jikid 1. Trans Info Media.

Bpjs Kesehatan. (2014). Panduan Praktis Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis). Https://Www.Bpjs-Kesehatan.Go.Id/Bpjs/Dmdocuments/06-Prolanis.Pd

Bps. (2017). Statistik Penduduk Lanjut Usia 2017. Https://Www.Bps.Go.Id/Id/Publication/2018/04/13/7a130a22aa29cc8219c5d153/Statistik-Penduduk-Lanjut-Usia-2017.Html

Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo. (2021). Profil Kesehatan Kabupaten Sukoharjo 2021. Https://Dkk.Sukoharjokab.Go.Id/Download/Profil/Profil Kesehatan Kabupaten Sukoharjo 2021.Pdf

Efriani, L., Hadi, I., & Aisyah, N. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Kualitas Hidup Terhadap Self Care Management Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Cangkol Kota Cirebon Tahun 2022. Borneo Journal Of Pharmascientech, 7(1), 1–5.

Handriana, I., & Hijriani, H. (2020). Gambaran Self-Care Management Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Majalengka. Prosisding Senantias, 1(1).

Hariri, H. (2016). Manajemen Pendidikan. Media Akademi.

Inayati, A., Ardi, M., Undani, G., Junaidin, & Maimun, S. (2023). Buku Ajar Keterampilan Keperawatan Medikal Bedah. Mahakarya Citra Utama.

Isrofah, I., & Wulandari, I. D. (2023). Empowerment Of Rheumatoid Arthritis Sufferers Through Anti-Rheumatism Geriatric Classes. Community Empowerment, 8(7), 1011–1016.

Kemenkes Ri. (2015). Profil Kesehatan Indonesia. Kementrian Kesehatan Indonesia Tahun 2014. In Kementerian Kesehatan Ri.

Khasanah, N., Aspihan, M., & Luthfa, I. (2025). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Perawatan Diri Pada Lansia Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Kedungmundu. Vitalitas Medis: Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran, 2(2), 65–75.

Kristinawati, B., & Khasanah, R. N. (2019). Hubungan Pelaksanaan Edukasi Dengan Kemampuan Self Care Management Pasien Gagal Jantung. 496–503.

Manurung, S. S., Ritonga, I. L., & Damanik, H. (2020). Buku Ajar Keperawatan Gerontik. Deepublish.

Mujiadi, & Rachmah, S. (2022). Buku Ajar Keperawatan Gerontik. Mojokerto: Stikes Majapahit Mojokerto.

Munandar, U. (2001). Psikologi Perkembangan Pribadi. Jakarta: Universitas Indonesia.

Nisa, S. I., Basuki, S. P. H., & Setiyabudi, R. (2024). Hubungan Keaktifan Lansia Hipertensi Dan Diabetes Melitus Pada Prolanis Dengan Kualitas Hidup. Jurnal Keperawatan, 16(1), 347–362.

Notoatmodjo, S. (2018). Metode Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.

Nursalam, S. (2017). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pendekatan Praktis. Jakarta: Salemba Medika.

Pebrisiana, Tambunan, L., & Baringbing, E. (2022). Hubungan Karakteristik Dengan Kejadian Hipertensi Pada Pasien Rawat Jalan Di Rsud Dr. Doris Sylvanus Provinsi Kalimantan Tengah. 8(3), 176–186.

Prabasari, N. A. (2021). Self Efficacy, Self Care Management, Dan Kepatuhan Pada Lansia Hipertensi (Studi Fenomenologi). Jurnal Keperawatan Malang, 6(1), 1–10.

Rahayu, P., & Kartinah, K. (2024). Relationship Between Self Care Management With Quality Of Live Of Elderly Chronic Disease Management Program Members At Grogol Sukoharjo Health Center. Contagion: Scientific Periodical Journal Of Public Health And Coastal Health, 6(2), 1047–1060.

Rajati, F. A., & Rosyid, F. N. (2025). Hubungan Self Efficiacy Self Care Management Penyandang Hipertensi. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan-Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara, 24(1).

Riadi, M. (2018). Pengertian, Jenis, Indikator Dan Faktor Yang Mempengaruhiself Management. Kajianpustaka.Com. Https://Www.Kajianpustaka.Com

Richardo, B., Pengemanan, D., & Mayulu, N. (2021). Kejadian Diabetes Mellitus Tipe Ii Pada Lanjut Usia Di Indonesia (Analisis Riskesdas 2018 ). Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 17(1), 9–20.

Roifah, I. (2021). Analisis Hubungan Lama Menderita Diabetes Mellitus Dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Mellitus Mojokerto. Jurnal Kesehatan, 7(3), 23–51.

Rosdiana, A. I., Raharjo, B. B., & Indarjo, S. (2017). Implementasi Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Higeia Journal Of Public Health Research And Development, 1(3), 140–150.

Sugiyono, S. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Cv Alfabeta.

Suparti, S., & R. (2021). Buku Ajar Metodologi Riset Keperawatan (I. Taufik (Ed.)). Cv Trans Info Media.

Suprapti, E., Suriani, Y., & Rame, Y. (2021). Hubungan Tingkat Stress Pada Penderita Dm Tipe Ii Dengan Resiko Terjadinya Ulkus Diabetik Di Puskesmas Jongaya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Pencerah, 10(2), 184–190.

Yanti, Perdana, A., & Oktarina, N. (2020). Health Belief Model: Selfcare Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Upt Puskesmas Kalirejo Kabupaten Pesawaran. Jurnal Dunia Kesmas.




DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i3.21472

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Publisher: Universitas Malahayati Lampung


Creative Commons License
Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License