Hubungan Pendidikan dan Tingkat Pengetahuan yang Menyebabkan Pemberian MP-ASI Sebelum Bayi Berusia 6 Bulan di Puskesmas Distrik Pelebaga
Sari
ABSTRACT
A preliminary study at the Pelebaga District Health Center in November 2024 showed that out of 150 infants aged 0-6 months, 95 infants (63%) received exclusive breastfeeding, while 55 infants (37%) had been given early complementary feeding. A survey on November 13, 2024 found that out of 10 mothers, 7 (70%) had given complementary feeding before the baby was 6 months old. This shows that the practice of early complementary feeding is still high. In fact, exclusive breastfeeding is the best nutrition for infants up to 6 months old without additional food or drink, except for medicines, vitamins, or minerals. After 6 months, complementary feeding is given gradually. To determine the relationship between education and level of knowledge that causes complementary feeding before the baby is 6 months old at the Pelebaga District Health Center in 2024. This study uses a quantitative method with an observational design and a cross-sectional approach, which measures independent and dependent variables simultaneously. Shows that mothers with Poor Knowledge mostly Provide Complementary Feeding as many as 9 respondents (15%) and Do Not Provide Complementary Feeding as many as 1 respondent (1.7%). While mothers with Good Knowledge mostly Do Not Provide Complementary Feeding as many as 47 respondents (78.3%) and those who Provide Complementary Feeding as many as 3 respondents (5%). The results of the statistical test obtained a P-Value <.001 (p <0.05) which means that there is a relationship between knowledge and the provision of complementary feeding to infants under 6 months of age at the Pelebaga District Health Center. The OR value = 30,850, shows that mothers with poor knowledge have a 30,850 times greater tendency to provide complementary feeding to infants under 6 months of age compared to mothers with good knowledge. The OR value = 30,850, shows that mothers with poor knowledge have a 30,850 times greater tendency to provide complementary feeding to infants under 6 months of age compared to mothers with good knowledge. Pelebaga District Health Center is expected to improve routine education on the importance of exclusive breastfeeding and the risks of early complementary feeding, as well as provide lactation consultation services and guidance on providing complementary feeding that is appropriate for the baby's age.
Keywords: Education, Knowledge, Providing Complementary Feeding Before the Baby is 6 Months Old.
ABSTRAK
Studi pendahuluan di Puskesmas Distrik Pelebaga pada November 2024 menunjukkan dari 150 bayi usia 0-6 bulan, 95 bayi (63%) mendapatkan ASI eksklusif, sedangkan 55 bayi (37%) telah diberikan MP-ASI dini. Survei pada 13 November 2024 menemukan dari 10 ibu, 7 (70%) telah memberikan MP-ASI sebelum bayi berusia 6 bulan. Hal ini menunjukkan masih tingginya praktik MP-ASI dini. Padahal, ASI eksklusif adalah nutrisi terbaik untuk bayi hingga usia 6 bulan tanpa tambahan makanan atau minuman lain, kecuali obat, vitamin, atau mineral. Setelah 6 bulan, pemberian MP-ASI dilakukan secara bertahap. Mengetahui hubungan pendidikan dan tingkat pengetahuan yang menyebabkan pemberian MP-ASI sebelum bayi berusia 6 bulan di Puskesmas Distrik Pelebaga tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional dan pendekatan cross-sectional, yang mengukur variabel independen dan dependen secara bersamaan. Menunjukkan bahwa ibu yang memiliki Pengetahuan Kurang mayoritas Memberikan Mp-ASI sebanyak 9 responden (15%) dan Tidak Memberikan Mp-ASI sebanyak 1 responden (1.7%). Sedangkan ibu dengan Pengetahuan Baik mayoritas Tidak Memberikan Mp-ASI sebanyak 47 responden (78.3%) dan yang Memberikan Mp-ASI sebanyak 3 responden (5%). Hasil uji statistik didapatkan nilai P-Value <.001 (p < 0,05 ) yang artinya terdapat adanya hubungan antara pengetahuan dengan pemberian MP-ASI pada bayi usia kurang dari 6 bulan di Puskesmas Distrik Pelebaga. Nilai OR = 30.850, menunjukkan bahwa ibu yang berpengetahuan kurang memiliki kecenderungan 30.850 kali lebih besar memberikan MP-ASI pada bayi usia kurang dari 6 bulan dibandingkan dengan ibu yang berpengetahuan baik. Nilai OR = 30.850, menunjukkan bahwa ibu yang berpengetahuan kurang memiliki kecenderungan 30.850 kali lebih besar memberikan MP-ASI pada bayi usia kurang dari 6 bulan dibandingkan dengan ibu yang berpengetahuan baik. Puskesmas Distrik Pelebaga diharapkan meningkatkan edukasi rutin tentang pentingnya ASI eksklusif dan risiko MP-ASI dini, serta menyediakan layanan konsultasi laktasi dan panduan pemberian MP-ASI yang sesuai usia bayi.
Kata Kunci: Pendidikan, Pengetahuan, Pemberian MPASI Sebelum Bayi Berusia 6 Bulan.
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Aina, Q. (2019). Faktor Yang Mempengaruhi Pemberian Makanan Pendamping Asi (Mp-Asi) Dini Pada Bayi Usia 0-6 Bulan. Infokes, 9(02), 211–220.
Andriyani, R. (2018). Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Mp-Asi Terhadap Waktu Pemberian Mp-Asi Pada Bayi. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 9(2).
Anggelliae, C. A., Putri, A. W., Mutiarani, A. L., Rahayu, E. P., & Mahu, R. N. (2022). Pedoman Pemberian Mpasi & Resep Mpasi Rumahan. Rena Cipta Mandiri.
Anwar, C., & Ulfa, Z. (2019). Hubungan Pengetahuan Dan Status Pekerjaan Ibu Dengan Pemberian Mp-Asi Pada Bayi Usia 7-12 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Batoh Banda Aceh Tahun 2018. Journal Of Healthcare Technology And Medicine, 4(1), 29-41.
Aprillia, Y. T., Mawarni, E. S., & Agustina, S. (2020). Pengetahuan Ibu Tentang Makanan Pendamping Asi (Mp-Asi). Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(2), 865–872.
Faiqoh, E. (2021). Efektivitas Penggunaan Media Booklet Dibandingkan Dengan Leaflet Dalam Meningkatkan Pengetahuan Variasi Menu Mp-Asi Pada Ibu Balita (Doctoral Dissertation, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta).
Hanindita, M. (2020). Mommyclopedia: 78 Resep Mpasi. Gramedia Pustaka Utama.
Ilmu, J., & Journal, K. (2019). Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dan Mp Asi Dini Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. 8.
Kemenkes Ri. (2023). Buku Kesehatan Ibu Dan Anak. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kesehatan, J., Tanjung, N. A. P., Nudhira, U., & Setianingsih, F. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemberian Mp-Asi Dini Di Desa Plampang Kecamatan Plampang Kabupaten Sumbawa Tahun 2020 Program Studi Diii Kebidanan Stikes Griya Husada Sumbawa A . Pendahuluan Mp-Asi Merupakan Makanan Peralihan Dari Asi Ke Makanan Keluarga Yang Dimaksudkan Untuk Menyesuaikan Kemampuan Alat Bayi Yang Telah Mendapatkan Asi Eksklusif Di Indonesia Sampai Usia Enam Bulan Adalah Sebesar Indonesia , ( Profil Kesehatan Prevalensi Pencernaan Bayi Dalam Menerima Mp-Asi . Dampak Negatif Dari Pemberian Mp-Asi Dini Tersebut Sesuai Dengan Riset Yang Dilakukan Oleh Pusat Penelitian Dan Cakupan Pemberian Asi Ekslusif Di Provinsi Ntb Tahun 2018 Yaitu Dompu , Pengembangan Gizi Dan Makanan Diketahui , Bayi Yang Diberikan Susu Formula Lebih Banyak Yang Terserang Diare , Batuk-Pilek , Dan Dari Pada Bayi Asi Kota Bima . ( Profil Dinas Kesehatan Ntb , 2018 ). Data Yang Diambil Dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Tahun Di Kecamatan Yang Sudah Predominan . Asi Terlalu Dini Akan Memeberikan Dampak Buruk Yang Salah Satunya Adalah Adanya Gangguan Pencernaan Pada Bayi Seperti Diare , Muntah Dan Sulit Buang Air Besar ( Cott , 2014 ). Di Samping Itu Pemberian Makanan Pendamping Asi Juga Akan Plampang Diberikan Asi Eksklusif 235 Bayi Tertinggi Pemberian Asi Eklsklusif Kecamatan Sumbawa Sebanyak Asi Eksklusif Mempengaruhi Tingkat Kecerdasan Otak Setelah Dewasa Seperti Penyakit Memicu Terjadinya Kecamatan Lantung Sebanyak 14 Bayi ( 36 , 6 %) Diseluruh Kabupaten Sumbawa . Data Yang Diambil Dari Puskesmas Plampang Pada Tahun Obesitas , Hipertensi , Dan Penyakit ( Notoatmodjo ,. 4(July), 63–70.
Lestiarini, S., & Sulistyorini, Y. (2020). Perilaku Ibu Pada Pemberian Makanan Pendamping Asi (Mpasi) Di Kelurahan Pegirian. Jurnal Promkes, 8(1), 1.
Masitah, R. (2022). Pengaruh Pendidikan Gizi Terhadap Pengetahuan Ibu Berkaitan Dengan Stunting, Asi Ekslusif Dan Mpasi. Journal Of Innovation Research And Knowledge, 2(3), 673–678.
Marfuah, D., Gz, S., Kurniawati, I., & Tp, S. (2022). Pola Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (Mp-Asi) Yang Tepat. Cv. Ae Media Grafika.
Nababan, L., & Widyaningsih, S. (2018). Pemberian Mpasi Dini Pada Bayi Ditinjau Dari Pendidikan Dan Pengetahuan Ibu. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan Aisyiyah, 14(1), 32–39.
Novianti, E., Ramdhanie, G. G., & Purnama, D. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemberian Makanan Pendamping Asi (Mp Asi) Dini–Studi Literatur. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-Ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan Dan Farmasi, 21(2), 344–367.
Nurazizah, F. U., & Julianti, N. (2024). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Mpasi Dini Pada Bayi Usia 0-6 Bulan Di Dusun Waluya Desa Waluya Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang Tahun 2023.
Roesli, U. (2020). Mengenal Asi Ekslusif. Trubus.
Samrida, W. O. N. J. (2023). Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemberian Makanan Pendamping Asi (Mp-Asi) Dini Pada Bayi Usia 0-6 Bulan Di Kelurahan Lowu-Lowu. Jurnal Ners, 7(1), 585–593.
Sugiono. (2020). Metodologi Penelitian. Keperawatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Riau.
Wati, S. K., Kusyani, A., & Fitriyah, E. T. (2021). Pengaruh Faktor Ibu (Pengetahuan Ibu, Pemberian Asi-Eksklusif & Mp-Asi) Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak. Journal Of Health Science Community, 2(1), 40–52.
Who. (2023). Cakupan Pemberian Asi. Keperawatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Riau.
DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i9.22073
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Publisher: Universitas Malahayati Lampung

Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


Panduan Penulisan





