Model Perilaku Pencegahan Flebitis Berbasis Theory of Planned Behavior pada Perawat di RSUD Blambangan Banyuwangi
Sari
ABSTRACT
Phlebitis is a common complication of intravenous therapy that increases patient morbidity, length of hospital stay, and healthcare costs. Nurses’ preventive behaviors play a crucial role in reducing phlebitis incidence; however, field practice shows persistent non-adherence to standard procedures. This study aimed to develop a phlebitis prevention behavior model among nurses based on the Theory of Planned Behavior (TPB). An analytic observational design with a cross-sectional approach was employed. The sample consisted of 98 inpatient and emergency department nurses at Blambangan General Hospital, Banyuwangi, recruited using a total sampling method. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Results revealed that perceived behavioral control (PBC) significantly influenced both the intention and actual behavior of phlebitis prevention. Social and informational factors affected attitudes, subjective norms, and PBC, which in turn shaped nurses’ intentions to perform preventive actions. PBC emerged as the key determinant of phlebitis prevention behavior, directly and indirectly through intention. These findings highlight that enhancing nurses’ behavioral control including self-efficacy, availability of resources, and procedural convenience constitutes a pivotal strategy in phlebitis prevention interventions.
Keywords: Phlebitis, Nurses, Theory 0f Planned Behavior, Perceived Behavioral Control, Intention.
ABSTRAK
Flebitis merupakan komplikasi umum pada pemasangan terapi intravena yang dapat meningkatkan morbiditas, lama rawat, serta biaya perawatan pasien. Perilaku pencegahan flebitis oleh perawat memiliki peran krusial dalam menurunkan angka kejadian, namun praktik di lapangan menunjukkan masih adanya ketidakpatuhan terhadap standar prosedur. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun model perilaku pencegahan flebitis pada perawat berbasis Theory of Planned Behavior (TPB). Desain penelitian menggunakan pendekatan analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian adalah 98 perawat ruang rawat inap dan IGD RSUD Blambangan Banyuwangi yang dipilih dengan metode total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived behavioral control (PBC) berpengaruh signifikan terhadap intensi maupun perilaku aktual pencegahan flebitis. Faktor sosial dan faktor informasi berpengaruh terhadap pembentukan sikap, norma subjektif, dan PBC, yang selanjutnya memengaruhi intensi perawat dalam melakukan tindakan pencegahan flebitis. Determinan utama perilaku pencegahan flebitis adalah PBC, baik secara langsung maupun melalui intensi. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kemampuan perawat dalam mengendalikan perilaku (self-efficacy, ketersediaan fasilitas, dan kemudahan prosedur) menjadi strategi penting dalam intervensi pencegahan flebitis.
Kata Kunci: Flebitis, Perawat, Theory 0f Planned Behavior, PBC, Intensi.
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Abebe, A. M., Yitayeh, H., & Mekonnen, G. A. (2021). Knowledge And Practice Of Nurses Towards The Prevention Of Peripheral Intravenous Cannula-Related Complications In Public Hospitals In Addis Ababa, Ethiopia: A Cross-Sectional Study. International Journal Of Africa Nursing Sciences, 15, 100340. Https://Doi.Org/10.1016/J.Ijans.2021.100340
Agustini, N., Yulianti, E., & Wahyuningsih, R. (2013). Pengetahuan Dan Keterampilan Perawat Dalam Pencegahan Flebitis. Jurnal Ilmu Keperawatan, 1(2), 45–50.
Ajzen, I. (2006). Theory Of Planned Behavior. Organizational Behavior And Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
Alexander, M. F., Corrigan, A., Goad, J. A., & Short, L. J. (2010). Nursing Skills: Injection, Intravenous Therapy And Infusions. Elsevier Health Sciences.
Amrullah, M., Indrawati, L., & Lestari, P. (2020). Hubungan Durasi Pemasangan Infus Dengan Kejadian Flebitis Pada Pasien Anak. Jurnal Keperawatan Indonesia, 23(1), 31–37.
Ardani, D., Kurniawati, N. D., & Putri, M. (2017). Perilaku Perawat Dalam Pencegahan Flebitis Di Rumah Sakit. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan, 7(1), 12–19.
Centers For Disease Control And Prevention. (2011). Guidelines For The Prevention Of Intravascular Catheter-Related Infections. Https://Www.Cdc.Gov/Infectioncontrol/Guidelines/Bsi/Index.Html
Fadhilah, R., & Wulandari, R. (2021). Hubungan Perilaku Perawat Dengan Kejadian Flebitis Di Ruang Rawat Inap. Jurnal Keperawatan Medik, 9(1), 33–39.
Fan, L., & Zhang, Y. (2020). The Influence Of Attitude, Subjective Norm, And Perceived Behavioral Control On Health Behavior Intention: Evidence From Chinese University Students. Frontiers In Psychology, 11, 2285. Https://Doi.Org/10.3389/Fpsyg.2020.02285
Fitriyanti, A. (2015). Hubungan Teknik Pemasangan Infus Dengan Kejadian Flebitis Di Rumah Sakit Bhayangkara Tk Ii. H.S. Samsoeri Metojoso Surabaya. Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 13–18.
Herlina, & Jafa, M. (2018). Hubungan Karakteristik Pemasangan Infus Dengan Kejadian Flebitis Pada Pasien Rawat Inap. Jurnal Keperawatan Medik, 6(2), 75–80.
Huang, C.-H., Chiu, P.-Y., & Lin, C.-C. (2021). The Effectiveness Of Mentoring Programs In Nursing: A Systematic Review And Meta-Analysis. Nurse Education Today, 98, 104655. Https://Doi.Org/10.1016/J.Nedt.2020.104655
Indarwati, R., Sari, N. P., & Kurniawati, N. D. (2022). Nurses’ Knowledge And Practice Regarding Peripheral Intravenous Catheter: A Cross-Sectional Study. Belitung Nursing Journal, 8(1), 31–39. Https://Doi.Org/10.33546/Bnj.1840
Kast, F. E., & Rosenzweig, J. E. (1995). Organization And Management: A Systems And Contingency Approach. Mcgraw-Hill.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2017. Jakarta: Kemenkes Ri.
Kim, Y., & Park, J. (2020). Predicting Intention And Behavior Of Hand Hygiene Using Theory Of Planned Behavior. American Journal Of Infection Control, 48(5), 445–449. Https://Doi.Org/10.1016/J.Ajic.2019.10.001
Kurniati, E. (2019). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Kejadian Flebitis Pada Pasien Rawat Inap. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 10(1), 23–30.
Library Of Congress. (2006). Phlebitis Medical Subject Headings (Mesh). National Library Of Medicine.
Ma, Y., Wang, Y., Ma, H., & Song, Z. (2022). Knowledge, Attitude, And Practice Of Nurses On Intravenous Catheter-Related Complications: A Cross-Sectional Study. Journal Of Vascular Nursing, 40(2), 73–76. Https://Doi.Org/10.1016/J.Jvn.2021.11.004
Novitasari, D. (2017). Mutu Pelayanan Keperawatan Sebagai Indikator Keselamatan Pasien. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 5(2), 121–128.
Nursalam. (2017). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis. Salemba Medika.
Oktaviana, Y. (2014). Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini. Kencana.
Perry, A. G., & Potter, P. A. (2005). Clinical Nursing Skills And Techniques (6th Ed.). Mosby Elsevier.
Pradini, S. (2016). Infeksi Nosokomial Dan Pencegahannya Di Rumah Sakit. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(3), 213–219.
Purba, S., Susanti, N., & Mulyadi. (2020). Psikologi Pendidikan Untuk Keperawatan. Salemba Medika.
Rahayu, S., & Kadri, N. (2017). Tingkat Kepatuhan Perawat Terhadap Prosedur Pemasangan Infus Di Ruang Rawat Rsud. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia, 5(2), 91–97.
Rizky, Y. A. (2016). Hubungan Antara Pemasangan Infus Dengan Kejadian Flebitis. Jurnal Kesehatan, 7(2), 39–45.
Rizky, Y. A., & Supriyatiningsih, D. (2014). Infeksi Nosokomial Dan Mutu Pelayanan Rumah Sakit. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 2(1), 47–52.
Rsd Blambangan. (2024). Laporan Surveilans Infeksi Nosokomial 2023. Banyuwangi: Instalasi Ppi Rsud Blambangan.
Seto, W. H., Tsang, D., Yung, R. W. H., Ching, T. Y., Ng, T. K., Ho, M., & Ho, L. M. (2020). Effectiveness Of A Training Program In Reducing Nursing Students’ Anxiety And Improving Confidence In Performing Intravenous Infusions: A Quasi-Experimental Study. Nurse Education Today, 90, 104457. Https://Doi.Org/10.1016/J.Nedt.2020.104457
Skinner, B. F. (1938). The Behavior Of Organisms: An Experimental Analysis. Appleton-Century-Crofts.
Smeltzer, S. C., & Bare, B. G. (2002). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth (8th Ed.). Egc.
Suciwati, A., Mahayati, N., & Rachmah, N. (2013). Perilaku Perawat Dalam Pengendalian Infeksi Nosokomial. Jurnal Keperawatan Indonesia, 16(1), 12–18.
Sulistyana, R. (2013). Hubungan Antara Perilaku Perawat Dengan Kejadian Flebitis. Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(2), 50–58.
Thoha, M. (2001). Perilaku Organisasi: Konsep Dasar Dan Aplikasinya. Rajagrafindo Persada.
Tubaishat, A., & Aljezawi, M. (2019). Incidence Of And Risk Factors For Peripheral Intravenous Catheter-Related Phlebitis In Adult Patients. Journal Of Infusion Nursing, 42(5), 260–265. Https://Doi.Org/10.1097/Nan.0000000000000343
Wahyuningsih, R., & Mahanani, D. (2017). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Perawat Dengan Kejadian Flebitis. Jurnal Keperawatan Profesional, 5(1), 26–32.
Wardani, Y. (2020). Metodologi Penelitian Dan Pengembangan. Uad Press.
Wawan, A., & Dewi, M. (2011). Teori Dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Manusia. Nuha Medika.
DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i8.22387
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Publisher: Universitas Malahayati Lampung

Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


Panduan Penulisan





