Analisis Pengetahuan Ibu dan Status Gizi terhadap Tumbuh Kembang Anak Usia 12 – 36 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tinggede Kabupaten Sigi
Sari
ABSTRACT
According to Rambe & Sebayang, 22.5% of children in Argentina experience developmental problems, 12%-16.6% in the United States, 24% in Thailand, and 13%-18% in Indonesia. The prevalence of developmental delays in Indonesia is around 5-10%. One in 100 children has low intelligence and speech delays, two in 1,000 babies experience motor development disorders, and 3-6 in 1,000 babies also experience hearing disorders. Based on the results of the 2022 Indonesian Nutritional Status Study (SSGI), the national prevalence of stunting was 21.6%, wasting 7.7%, and underweight 17.1%. Meanwhile, based on the 2023 health profile data for Central Sulawesi Province, the prevalence of nutritional status of toddlers aged 0-59 months with low body weight (BB/U) in Sigi Regency was 15.4% of children experiencing malnutrition. The purpose of this study was to analyze the influence of maternal knowledge and nutritional status on the growth and development of children aged 12-36 months in the Tinggede Community Health Center, Sigi Regency. This study uses an observational design with a cross-sectional approach. Respondents were taken using a purposive sampling technique. The population is all children aged 12-36 months in the Tinggede Community Health Center working area, Sigi Regency. The sample size is 103. The independent variables are maternal knowledge and nutritional status. The dependent variable is child growth and development. Statistical tests use logistic regression tests. The influence of nutritional status on child growth and development with a significance value of 0.002 and an odds ratio value of 25.847, the influence of maternal knowledge on child growth and development with a significance value of 0.001 and an odds ratio value of 36.194. Meanwhile, the most influential factor on child growth and development is knowledge with an odds ratio value of 36.194. Knowledge and nutritional status influence the growth and development of children aged 12-36 months in the Tinggede Community Health Center working area, Sigi Regency.
Keywords: Knowledge, Nutritional Status, Growth And Development.
ABSTRAK
Menurut Rambe & Sebayang anak yang mengalami masalah tumbuh kembang di Argentina 22,5%, Amerika serikat 12%-16,6%, Thailand 24% dan Indonesia 13%-18%. Prevalensi keterlambatan tumbuh kembang di Indonesia sekitar 5−10 %. Satu dari 100 anak mempunyai kecerdasan kurang dan keterlambatan bicara, dua dari 1.000 bayi mengalami gangguan perkembangan motorik dan 3-6 dari 1.000 bayi juga mengalami gangguan pendengaran. Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 melaporkan prevalensi stunting secara Nasional 21,6%, Wasting 7,7%, dan underweight 17,1%. Sedangkan berdasarkan data profil kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2023 menunjukkan prevalensi status gizi balita 0-59 bulan dengan berat badan kurang (BB/U) di Kabupaten Sigi sebanyak 15,4 % anak mengalami gizi kurang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh Pengetahuan Ibu Dan Status Gizi Terhadap Tumbuh Kembang Anak Usia 12 – 36 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Tinggede Kabupaten Sigi. Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan Crossectional. Responden di ambil dengan teknik purposive sampling. Populasi Semua Anak usia 12 – 36 bulan Di wilayah kerja Puskesmas Tinggede Kabupaten Sigi. Besar sampel sebanyak 103. Variabel independen yaitu Pengetahuan ibu dan status gizi . Variabel dependen yaitu Tumbuh Kembang anak. Uji statistik menggunakan uji Regresi logistik. Pengaruh status gizi Terhadap Tumbuh Kembang Anak dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 dan nilai Odds rasio sebesar 25,847, pengaruh Pengetahuan Ibu Terhadap Tumbuh Kembang Anak dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 dan nilai Odds rasio sebesar 36,194. Sedangkan yang paling berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak yaitu pengetahuan dengan nilai Odds rasio sebesar 36,194. Pengetahuan dan status gizi berpengaruh Terhadap Tumbuh Kembang Anak Usia 12 – 36 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Tinggede Kabupaten Sigi
Kata Kunci: Pengetahuan, Status Gizi, Tumbuh Kembang.
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Anggraeni, A. D., & Hendra, K. A. (2019). Studi Fenomenologi: Pola Asuh Orangtua Pada Pembelajaran Motorik Halus Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (Adhd) Usia Pra Sekolah. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 10(2), 106–109. https://doi.org/10.34305/jikbh.v10i2.8 9
Choirunnisa, dkk. 2018. Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Anak Usia 1-5 Tahun Di Posyandu Dukuh Mudal Rw 004 Kecamatan Pamotan Rembang. Jurnal Ners Widya Husada Vo. 3 No. 2
Dinda Catur Utami, Atika Nur Azizah2.(2023). Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Balita Usia 1-5 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Kutasari. Journal of Health Research, Vol 6 No 1. Maret 2023 (28 - 35). DOI: https://doi.org/10.36419/avicenna.v6i1.820
Dewi, D. K. (2018). Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Usia 4-5 Tahun.
Dinkes Provinsi Sulawesi Tengah.(2024).Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2023. Dinkes Provinsi Sulawesi Tengah
Ida Ayu Milla Brahmani , I Gusti Ayu Putu Satya Laksmi, Desak Made Ari Dwi Jayanti.(2023) Hubungan pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang dengan perkembangan anak usia 1-2 tahun Di UPTD Puskesmas Klungkung II. (2023). Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 14(01), 25-32. https://doi.org/10.34305/jikbh.v14i01.709
Ika putri ramadhani.(2018). Hubungan Status Gizi Dengan Tumbuh Kembang Balita Usia 21-36 BULAN Di Desa Beringin Dan Air Dingin Kelurahan Balai Gadang Padang. Jurnal Ilmu Kesehatan (JIK) April 2018 Volume 2 Nomor 1 P-ISSN : 2597-8594
https://jik.stikesalifah.ac.id/index.php/jurnalkes/article/view/42/pdf
Jahari, A. B. (2019). Keluarga Sadar Gizi (kadarzi) Dalam Menuju Gizi Baik Untuk Semua. Gizi, 28(1), 1–8.
Magdalena Junita Sumiati Tambunan, Martaulina Sinaga, Sri Mulati Nendah Agreta, Rosmega Rosmega, Cici Framita Lbn Gaol, & Aprialdo Pranata Sidauruk. (2023). Analisis Pengetahuan Ibu Tentang Tumbuh Kembang Dengan Perkembangan Motorik Kasar Usia 1-2 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Parsoburan Kota Pematang Siantar Tahun 2023. Jurnal Anestesi, 1(3), 266–275. https://doi.org/10.59680/anestesi.v1i3.589
Mei Lia Nindya, Zulis Windyarti. (2020). Hubungan Status Gizi Balita Dengan Perkembangan Balita Usia 12-36 Bulan Di Desa Nglangak Sragen. Jurnal Medika Hutama, 1(03 April), 117-120. Retrieved from https://jurnalmedikahutama.com/index.php/JMH/article/view/28
Oktavia, Riza, Nely. (2017). Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Motoric Anak Usia 3-5 Tahun Di Paud Desa Bibrik. Skripsi. Sekolah Tinggi Kesehatan Bhakti Husada Mulia.
Permenkes RI.(2014)Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 66 tahun 2014 Tentang Pemantauan Pertumbuhan, Perkembangan, Dan Gangguan Tumbuh Kembang Anak. Kemenkes RI.
Prasetyowati, P. (2018) ‘Status Gizi dan Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 48 – 60 Bulan’, Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai, 11(2), p. 77. doi: 10.26630/jkm.v11i2.1775.
Primasari, Y., Ni’matuzuhroh, I. and Sandi, D. F. (2018) ‘Pengaruh Status Gizi Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Pra Sekolah (Paud) Di Desa Blaru Kecamatan Badas Kabupaten Kediri’, Jurnal Insan Cendekia, 5(2), pp. 125–131. doi: 10.35874/jic.v5i2.413.
Rahayu,M. Arantika Meidya Pratiwi, Claudia Banowati Subarto, Lia Dian Ayuningrum, Prasetya Lestari, Eka Nurhayati.(2024). Pengetahuan Ibu tentang Stimulasi Berhubungan dengan Perkembangan Balita Usia 3-5 Tahun. Jurnal Dunia Kesmas, Vol, 13 No. 2, April 2024, hal 144-151.ISSN 2301-6604 (Print), ISSN 2549-3485 (Online). http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/index
Ramadia, A., Sundari, W., & Permanasari, I. (2021). Pengetahuan Orangtua Tentang Stimulasi Perkembangan Anak Berhubungan dengan Tahap Tumbuh Kembang Anak Usia Todler. JKJ: Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 9(1), 1–10.
https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JKJ/article/view/6532/0,
Rambe, Linda Nova., Sebayang, Wellina., dan Hutabarat, Nirwana Eva. (2020). Pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Berbasis Teknologi.Sleman: CV Budi Utama
Simangunsong, R., Sihombing, T. L. H.,Gemala, W., & Pakpahan, M. (2022).Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Ibu Membawa Balita Ke Posyandu Di Desa Pekuncen, Kebumen. 10(1), 11–20.
Syahailatua J, Kartini K. (2020).Pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang berhubungan dengan perkembangan anak usia 1-3 tahun. J Biomedika dan Kesehat [Internet]. 2020 Jun. 30 [cited 2025 Aug. 28];3(2):77-83. Available from: https://www.jbiomedkes.org/index.php/jbk/article/view/133
DOI:https://doi.org/10.18051/JBiomedKes.2020.v3.77-83
Susanti, N.Y. and Adawiyah, R. (2020). Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Stimulasi Perkembangan Anak Dengan Keterampilan Ibu Dalam Melakukan Stimulasi Perkembangan Anak. Journal for Quality in Women’s Health, 3(1), pp. 67–71. Available at: https://doi.org/10.30994/jqwh.v3i1.52..
DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i5.22606
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Publisher: Universitas Malahayati Lampung

Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


Panduan Penulisan





