Analisis Kesiapan Fasilitas Kesehatan dalam Penerapan Kelas Rawat Inap Standar Menurut Perpres Nomor 59 Tahun 2024 tentang Jaminan Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Soe
Sari
ABSTRACT
The implementation of the Standard Inpatient Class (KRIS) under Presidential Regulation No. 59 of 2024 is a national policy aimed at improving equitable access and the quality of inpatient care for all participants of the National Health Insurance (JKN). RSUD Soe, as a referral hospital in Timor Tengah Selatan Regency, is required to meet 12 KRIS criteria, including the readiness of human resources, medical equipment, and inpatient room infrastructure. This study aims to analyze the readiness of RSUD Soe in implementing KRIS according to the established standards. This research used a descriptive qualitative method. Data were collected through in-depth interviews, direct observation, and document review, and were analyzed using content analysis techniques. The results show that RSUD Soe has fulfilled several KRIS components, but several indicators still require adjustments, particularly in building infrastructure, the ratio and competency of health workers, the availability of medical equipment, and non-medical facilities. The study concludes that RSUD Soe is not yet fully ready to implement KRIS and requires phased improvements, especially in room restructuring, fulfillment of competent human resources, and upgrading medical and non-medical facilities.
Keywords: Standard Inpatient Class, KRIS, National Health Insurance, RSUD Soe, Presidential Regulation 59/2024.
ABSTRAK
Penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) berdasarkan Perpres Nomor 59 Tahun 2024 merupakan kebijakan nasional yang bertujuan meningkatkan pemerataan akses dan mutu pelayanan kesehatan bagi seluruh peserta Jaminan Kesehatan Nasional. RSUD Soe sebagai rumah sakit rujukan di Kabupaten Timor Tengah Selatan dituntut untuk memenuhi 12 kriteria KRIS, yang mencakup kesiapan sumber daya manusia, alat kesehatan, serta infrastruktur ruang rawat inap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan RSUD Soe dalam mengimplementasikan KRIS sesuai standar yang ditetapkan. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RSUD Soe telah memiliki sebagian komponen pendukung KRIS, namun masih terdapat beberapa indikator yang memerlukan penyesuaian, terutama pada aspek infrastruktur bangunan, rasio tenaga kesehatan, ketersediaan alat kesehatan, serta pemenuhan fasilitas non-medis sesuai standar KRIS. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa RSUD Soe belum sepenuhnya siap menerapkan KRIS dan membutuhkan perbaikan bertahap terutama terkait penataan ruang rawat, pemenuhan SDM sesuai standar kompetensi, serta pembaruan sarana dan prasarana medis maupun non-medis.
Kata Kunci: Kelas Rawat Inap Standar, KRIS, JKN, RSUD Soe, Perpres 59/2024.
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Efendi, F., Chen, C. M., Nursalam, N., & Andarwati, M. (2022). Critical care nurse competency and hospital service readiness during the COVID-19 pandemic. Journal of Nursing Management, 30(2), 421–430.
Edward III, G. C. (1980). Implementing public policy. Congressional Quarterly Press.
Hariri, A., Putri, S., & Ramadhan, D. (2025). Human resource readiness in hospital digital transformation: A systematic review. Journal of Health Policy and Management, 10(1), 55–67.
Ilmansyah, M., & Basabih, A. (2025). Kesiapan rumah sakit daerah dalam implementasi KRIS di Provinsi DKI Jakarta. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 14(2), 112–124.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 17 Tahun 2017 tentang Perizinan dan Pengawasan Alat Kesehatan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 7 Tahun 2019 tentang Pelayanan Intensif.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 40 Tahun 2022 tentang Pedoman Teknis Bangunan dan Prasarana Rumah Sakit.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2023.
Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2010). Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1778 Tahun 2010 tentang Standar Pelayanan ICU.
Lestari, A. P., Nugroho, R., & Widodo, S. (2023). Hospital readiness for KRIS implementation in Indonesia. Indonesian Journal of Health System Research, 9(1), 33–45.
Mz, A. R., Putra, H., & Listiani, F. (2024). Implementation barriers of KRIS policy: A qualitative study in regional hospitals. Jurnal Administrasi Rumah Sakit, 10(1), 44–57.
Notoatmodjo, S. (2012). Kesehatan masyarakat: Ilmu dan seni. Rineka Cipta.
Nurul, I., Wahyuni, D., & Yudhana, A. (2023). Hospital readiness towards Standard Inpatient Class (KRIS): Study at RSUD Salatiga. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Pelayanan Kesehatan, 7(3), 201–214.
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2024 tentang Jaminan Kesehatan.
Saleh, M., & Hidayat, T. (2024). National review on KRIS implementation readiness: Challenges in infrastructure and human resources. Health Policy and Hospital Management Journal, 8(1), 77–90.
Saleh, M., Hidayat, T., & Prabowo, J. (2024). Infrastructure gaps in KRIS implementation among Indonesian hospitals. Jurnal Sarana Kesehatan Nasional, 6(2), 98–110.
Sirojudin, A., Pramana, S., & Gunarmi, E. (2022). Analisis implementasi kebijakan publik model Van Meter dan Van Horn. Jurnal Administrasi Publik, 18(1), 25–36.
Van Meter, D. S., & Van Horn, C. E. (1975). The policy implementation process: A conceptual framework. Administration & Society, 6(4), 445–488.
Wang, Y., Li, J., & Cheng, X. (2025). Medical equipment preparedness for intensive care units: Lessons from developing countries. International Journal of Critical Care Medicine, 12(1), 15–27.
World Health Organization. (2007). Everybody’s business: Strengthening health systems to improve health outcomes. WHO Press.
Yulliswandi, R. (2021). Workload and patient safety among nurses in inpatient care units. Jurnal Keperawatan Indonesia, 24(3), 157–166.
DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i6.23528
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Publisher: Universitas Malahayati Lampung

Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


Panduan Penulisan





