Integrasi Komunikasi Organisasi dan Teknologi Informasi dalam Pencegahan Fraud JKN: Sebuah Scoping Review

Fika S. Khayan, Rini Sudarmanti

Sari


ABSTRACT

 

Fraud in the implementation of the National Health Insurance (JKN) services is a serious challenge in Indonesia. Preventing fraud needs to be strengthened through a systemic organizational communication strategy based on digital technology, especially by improving information technology in hospitals, such as Hospital Management Information Systems (SIMRS) and the E-claim application. Previous studies have highlighted the role of these technologies in detecting fraud, but few have examined the role of internal communication across units in supporting the effectiveness of digital interventions for reporting and detecting fraud. This article uses a Scoping Review based on the Arksey & O’Malley (2005) framework and PRISMA-ScR reporting to map the literature on the integration of organizational communication and information technology in preventing fraud in JKN at hospitals. The thematic analysis based on CIMO (Context, Intervention, Mechanism, and Outcome) shows that the success of anti-fraud technology strongly depends on systemic internal communication mechanisms and an open organizational culture. The main recommendation is a fraud prevention strategy that integrates technology and organizational communication to achieve sustainable transparency and accountability.

 

Keywords: Organizational Communication, JKN Fraud, Information Technology, SIMRS.

 

 

ABSTRAK

 

Fraud atau kecurangan  dalam pelaksanaan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi tantangan serius di Indonesia. Pencegahan fraud perlu diperkuat melalui strategi komunikasi organisasi sistemik berbasis digital, terutama dengan peningkatan teknologi informasi di rumah sakit, seperti SIMRS (Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit)  dan aplikasi e-claim. Terdapat studi penelitian yang menyoroti peran teknologi tersebut dalam mendeteksi fraud, namun belum banyak yang mengkaji peran komunikasi internal lintas unit dalam mendukung efektivitas intervensi digital pada proses pelaporan dan deteksi fraud. Artikel ini menggunakan Scoping Review dengan kerangka Arksey & O’Malley(2005) dan pelaporan PRISMA-ScR untuk memetakan literatur tentang integrasi komunikasi organisasi dan teknologi informasi dalam pencegahan fraud JKN di rumah sakit. Analisis tematik berbasis CIMO (Context, Intervention, Mechanism dan Outcome) menunjukkan bahwa keberhasilan teknologi anti-fraud sangat tergantung pada mekanisme komunikasi internal dan budaya organisasi terbuka. Rekomendasi utama adalah strategi pencegahan fraud yang mengintegrasikan teknologi dan komunikasi organisasi untuk mencapai transparansi serta akuntabilitas yang berkelanjutan.

 

Kata Kunci: Komunikasi Organisasi, Fraud JKN, Teknologi Informasi, SIMRS.


Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Aggelidis, V. P., & Chatzoglou, P. D. (2009). Using A Modified Technology Acceptance Model In Hospitals. International Journal Of Medical Informatics, 78(2),115–126. Https://Doi.Org/10.1016/J.Ijmedinf.2008.06.006

Chrishanti, M. T. (2024, Desember). Analisis Pengendalian Fraud Pada Jkn Di Indonesia: Literature Review [Preprint]. Universitas Indonesia. Https://Www.Researchgate.Net/Publication/387231077_Analisis_Pengendalian_Fraud_Pada_Jaminan_Kesehatan_Nasional_Di_Indonesia_Literature_Review Researchgate

Davis, F. D. (1989). Perceived Usefulness, Perceived Ease Of Use, And User Acceptance Of Information Technology. Mis Quarterly, 13(3), 319–340. Https://Doi.Org/10.2307/249008

Dwivedi, Y. K., Rana, N. P., Jeyaraj, A., Clement, M., & Williams, M. D. (2019). Re-Examining The Unified Theory Of Acceptance And Use Of Technology (Utaut): Towards A Revised Theoretical Model. Information Systems Frontiers, 21(3), 719–734. Https://Doi.Org/10.1007/S10796-017-9774-Y

Guntoro, A. S., Arifin, S., Iswanto, A. H., Noor, M. S., Marlinae, L., Rusli, R., & Muslim, H. M. (2025). Fraud Pada Penagihan Klaim Jaminan Kesehatan Nasional. Uwais Inspirasi Indonesia.

Holden, R. J., & Karsh, B. T. (2010). The Technology Acceptance Model: Its Past And Its Future In Health Care. Journal Of Biomedical Informatics, 43(1), 159–172. Https://Doi.Org/10.1016/J.Jbi.2009.07.002

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Pencegahan Dan Penanganan Fraud Dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional.

Lestari, M. (2023). Penerapan Sistem Pencegahan Fraud Pada Pelayanan Kesehatan.

Putri, A. K. (2023). Studi Kualitatif Fraud Pelayanan Kesehatan: Literature Review.

Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan.

Sadikin, Y., & Adisasmito, W. (2016). Analisis Pengaruh Dimensi Fraud Triangle Dalam Kebijakan Pencegahan Fraud Di Rsupn Cipto Mangunkusumo.

Safitri, A., [Dkk.]. (2024). Analisis Pelaksanaan Program Pencegahan Kecurangan (Fraud) Jkn.

Sam Tito, J., & Siregar, K. N. (2024). Faktor Pemicu Dan Penghambat Fraud Dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional Dan Strategi Pencegahannya: Sebuah Scoping Review. Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 9(2), 5.

Sam Tito, J., & Siregar, K. N. (2024). Faktor Pemicu Dan Penghambat Fraud Dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional Serta Strategi Pencegahannya: Sebuah Scoping Review. Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 9(2), Article 5. Https://Doi.Org/10.7454/Eki.V9i2.1124 Scholar Hub

Syamsul Arifin, F. I. S. P. H., Anggun Wulandari, S. K. M., Rika Vira Zwagery, S., Fauzie Rahman, S. K. M., Adi Suci Guntoro, S. K. M., Aaak, M., ... & Arina Alifia Nur Assyifa, S. K. M. (2026). Pencegahan Fraud Jaminan Kesehatan Nasional (Jkn): Sinergi Good Coorporate Governance Dan Budaya Organisasi Di Rumah Sakit. Uwais Inspirasi Indonesia.

Ubaidillah, A., Ermadiani, E., & Rohman, A. (2020). Pengembangan Sistem Informasi Rumah Sakit Sebagai Upaya Pencegahan Fraud Dalam Rangka Peningkatan Layanan Kesehatan Pada Rs Pemerintah. Balance: Jurnal Akuntansi Dan Bisnis, 5(1).

Venkatesh, V., & Davis, F. D. (2000). A Theoretical Extension Of The Technology Acceptance Model: Four Longitudinal Field Studies. Management Science, 46(2), 186–204. Https://Doi.Org/10.1287/Mnsc.46.2.186.11926

Venkatesh, V., Morris, M. G., Davis, G. B., & Davis, F. D. (2003). User Acceptance Of Information Technology: Toward A Unified View. Mis Quarterly, 27(3), 425–478. Https://Doi.Org/10.2307/30036540




DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i7.23731

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Publisher: Universitas Malahayati Lampung


Creative Commons License
Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License