Pengaruh Four Square Step Exercise terhadap Keseimbangan dan Risiko Jatuh pada Lansia di Banda Aceh

Iskandar Iskandar, Hajjul Kamil, Endang Mutiawati Rahayuningsih, M Yani, Erli Hasyin, Muhammad Armiyadi

Sari


ABSTRACT

 

Degenerative diseases in older adults often lead to decreased balance and mobility, increasing the risk of falls. Falls are a major health concern among the elderly and may result in serious injuries and functional decline. Four Square Step Exercise (FSSE) is a balance-training intervention that stimulates vestibular function, coordination, and postural muscle activation. This study aimed to examine the effect of Four Square Step Exercise (FSSE) on balance improvement and fall risk reduction among the elderly. A quasi-experimental study with a pre-test and post-test control group design was conducted from June 23 to July 4, 2025, in a nursing home. The sample included all elderly residents (n = 48), divided into intervention and control groups. Balance and fall risk were assessed using the Berg Balance Scale (BBS) and the Timed Up and Go Test (TUGT). Statistical analyses included paired t-tests, independent t-tests, Wilcoxon tests, and Mann–Whitney tests with a significance level of p < 0.05. The intervention group showed a significant improvement in BBS scores after FSSE (p < 0.001); however, no significant difference was found between groups (p = 0.670). TUGT results demonstrated a significant reduction in completion time in the intervention group (p < 0.001), and a significant difference between the intervention and control groups (p = 0.018). Four Square Step Exercise (FSSE) effectively improves balance and reduces fall risk among the elderly. FSSE can be recommended as a simple and practical intervention for fall prevention in elderly care settings.

 KeywordsBerg Balance Scale, Four Square Step Exercise (FSSE), Elderly, Fall Risk, Timed Up and Go Test. 

 

ABSTRAK

 

Penyakit degeneratif pada lansia sering menyebabkan penurunan keseimbangan dan mobilitas sehingga meningkatkan risiko jatuh. Kejadian jatuh merupakan masalah kesehatan utama pada lansia karena dapat menyebabkan cedera serius, penurunan fungsi, dan menurunnya kualitas hidup. Four Square Step Exercise (FSSE) merupakan latihan keseimbangan yang menstimulasi fungsi vestibular, koordinasi, dan aktivasi otot postural. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Four Square Step Exercise (FSSE) terhadap peningkatan keseimbangan dan penurunan risiko jatuh pada lansia. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental study with a pre-test and post-test control group. Penelitian dilaksanakan pada 23 Juni–4 Juli 2025 di panti werdha. Sampel penelitian adalah seluruh lansia yang tinggal di panti werdha tersebut (n = 48), yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Pengukuran keseimbangan dan risiko jatuh dilakukan menggunakan Berg Balance Scale (BBS) dan Timed Up and Go Test (TUGT). Analisis data menggunakan uji paired t-testindependent t-testuji Wilcoxon, dan uji Mann–Whitney dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Terdapat peningkatan skor BBS yang signifikan pada kelompok intervensi setelah diberikan FSSE (p < 0,001), namun tidak ditemukan perbedaan bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p = 0,670). Hasil TUGT menunjukkan penurunan waktu yang signifikan pada kelompok intervensi (p < 0,001) serta perbedaan bermakna antara kedua kelompok (p = 0,018). Four Square Step Exercise (FSSE) efektif dalam meningkatkan keseimbangan dan menurunkan risiko jatuh pada lansia. Latihan FSSE dapat direkomendasikan sebagai intervensi yang sederhana, aman, dan mudah diterapkan dalam pencegahan jatuh pada lansia.

 Kata KunciBerg Balance Scale, Four Square Step Exercise (FSSE), Lansia, Risiko Jatuh, Timed Up and Go Test.


Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Adiputra et al. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan. Denpasar. Penerbit Yayasan Kita Menulis.

Alita, E. S., Munawwarah, M., Yolanda Anggita, M., & Maratis, J. (2021). Four square step exercise sama baiknya dengan tandem walking exercise terhadap keseimbangan dinamis pada lansia. Indonesian Journal of Physiotherapy Research and Education (IJOPRE), 2(2), 71–76.

Amanda, H. Y., & Fatmawati, V. (2020). Pengaruh four square step exercise dan ankle strategy exercise terhadap peningkatan keseimbangan pada lansia: Narrative review. Program Studi Fisioterapi S1 Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.

Astuti, D. N., Agustiningsih, L. S., Wibisono, I., & Triyana, T. (2023). Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Kualitas Hidup Lansia Penderita Hipertensi. Jurnal Fisioterapi Dan Rehabilitasi, 8(1), 97–103. https://doi.org/10.33660/jfrwhs.v8i1.328

Dewi, D. G. N. A., Candrawati, S. A. K., & Muliawati, N. K. (2019). The effect of four square step exercise on the risk of falling elderly at PSTW Wana Seraya Denpasar 2019. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia, 8(2), 100–107. https://doi.org/10.21927/jnki.2020.8(2).100-107

Duncan, R. P., & Earhart, G. M. (2013). Four square step test performance in people with Parkinson disease. Journal of Neurologic Physical Therapy, 37, 2–8.

Fatmawati, V., & Indriani, I. (2022). Pengaruh perbedaan latihan four square step exercise dan latihan ankle strategy exercise terhadap peningkatan keseimbangan lansia. Medika Respati: Jurnal Ilmiah Kesehatan, 17(3), 215. https://doi.org/10.35842/mr.v17i3.736

Laksmita, P. A., Andayani, N. L. N., & Artini, I. G. A. (2018). Intervensi four square step lebih efektif dalam meningkatkan keseimbangan dinamis daripada balance strategy exercise pada lansia di Kelurahan Tonja, Denpasar Timur, Bali. Sport and Fitness Journal, 6, 10–13.

Mandias, V., Kristamuliana, & Meo, M. L. N. (2023). Persepsi lanjut usia mengenai menopause di Kecamatan Remboken. Jurnal Keperawatan, 11(1), 86–97. https://doi.org/10.35790/jkp.v11i1.48464

Masturoh, I., & T, N. A. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Moore, M., & Barker, K. (2017). The validity and reliability of the four square step test in different adult populations: A systematic review. Systematic Reviews, 6(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s13643-017-0577-5

Munawwarah, M., & Rahmani, N. A. (2015). Perbedaan four square step exercises dan single leg stand balance exercises dalam meningkatkan keseimbangan berdiri pada lansia 60–74 tahun. Jurnal Fisioterapi, 15(2), 95–105.

Nofita, Wahyuningsih, T., Vilianti, E., & Astuti, R. (2023). Penerapan latihan keseimbangan dalam menurunkan risiko jatuh pada lansia di Desa Galanggang 2023. Jurnal Kesehatan Budi Luhur: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan, 17(1), 1–9. https://doi.org/10.62817/jkbl.v17i1.292

Nurjannah, & Kurniawan, B. (2024). Modification exercise menurunkan risiko jatuh pada lansia di Posyandu Bina Sejahtera Palembang tahun 2023. Jurnal Kesehatan, 5(2), 4862–4869.

Pramita, I., & Susanto, A. D. (2018). Pengaruh pemberian square stepping exercise untuk meningkatkan keseimbangan dinamis pada lansia. Sport and Fitness Journal, 6(3), 1–7. https://doi.org/10.24843/spj.2018.v06.i03.p01

Purnamadyawati, & Bachtiar, F. (2020). Deteksi Risiko Jatuh Dan Pendampingan Latihan Keseimbangan Pada Pasien Lanjut Usia Di Rs Setia Mitra Jakarta. 4(2), 87–92.

Rahman, A., Iskandar, & Riza, S. (2023). Analisis gangguan muskuloskeletal dengan kejadian risiko jatuh pada lansia di lembaga kesejahteraan sosial, Aceh. Jurnal Semdi Unaya, 6(1). Retrieved from http://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/semdiunaya/article/view/4436

Rudi, A., & Setyanto, R. B. (2019). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Risiko Jatuh Pada Lansia. Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan: Wawasan Kesehatan, 5(2), 162–166. https://doi.org/10.33485/jiik-wk.v5i2.1

Saraswati, R., Fasya, Z. A., & Santoso, E. B. (2022). Four square step exercise menurunkan risiko jatuh pada lansia. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 18(1), 42–47.

Senja A, Prasetyo T. (2019) Perawatan Lansia Oleh Keluarga dan Care Giver. Jakarta: Bumi Medika.




DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i2.24156

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Publisher: Universitas Malahayati Lampung


Creative Commons License
Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License