Program Peduli Ibu dan Anak (Pro-PedIA) melalui Pendampingan Bina Keluarga Balita dan Kader Dalam Mencegah Komplikasi Kehamilan dan Resiko Stunting
Sari
Pregnancy complications and stunting remain major maternal and child health problems that require community-based preventive efforts. One effective strategy is the empowerment of community groups, particularly Bina Keluarga Balita (BKB) and health cadres, as partners in improving maternal and child health. This community service activity aimed to enhance the knowledge and skills of BKB mothers, pregnant women, and cadres in preventing pregnancy complications and reducing the risk of stunting through the Mother and Child Care Program (Pro-PedIA) in Malabero Village, Bengkulu City. The activity method uses counseling, practice, home visits and mentoring which is carried out in several meetings. The educational materials covered maternal health during pregnancy, prevention of pregnancy complications, stunting prevention, as well as cadre skills in monitoring child growth and development and providing health education. Program evaluation was conducted using pre-test and post-test to assess improvements in participants’ knowledge. The results showed an increase in knowledge among BKB mothers, with the average score rising from 52.6 in the pre-test to 83.4 in the post-test. Among pregnant women, the average score increased from 57 to 92 after the education and mentoring sessions. In addition, cadres demonstrated improved abilities in measuring child growth and development and delivering health education to BKB mothers. This community service activity was effective in improving the knowledge and skills of the target groups and has the potential to support community-based prevention of pregnancy complications and stunting risk.
Keywords: Bina Keluarga Balita, Health Cadres, Pregnancy Complications, Stunting.
ABSTRAK
Komplikasi kehamilan dan stunting masih menjadi permasalahan kesehatan ibu dan anak yang memerlukan upaya pencegahan berbasis komunitas. Salah satu strategi efektif adalah pemberdayaan kelompok masyarakat, khususnya Bina Keluarga Balita (BKB) dan kader, sebagai mitra dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu kelompok BKB, ibu hamil, serta kader dalam mencegah komplikasi kehamilan dan risiko stunting melalui Program Peduli Ibu dan Anak (Pro-PedIA) di Kelurahan Malabero, Kota Bengkulu. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, praktik, kunjungan rumah serta pendampingan yang dilakukan dalam beberapa kali pertemuan. Materi yang diberikan mencakup kesehatan kehamilan, pencegahan komplikasi, pencegahan stunting, serta keterampilan kader dalam pengukuran tumbuh kembang balita dan edukasi. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada ibu anggota BKB, rata-rata nilai pengetahuan meningkat dari 52,6 pada pre-test menjadi 83,4 pada post-test. Pada ibu hamil, rata-rata nilai meningkat dari 57 menjadi 92 setelah edukasi dan pendampingan. Selain itu, kader menunjukkan peningkatan kemampuan dalam melakukan pengukuran tumbuh kembang balita serta pelaksanaan edukasi kesehatan pada ibu anggota BKB. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sasaran serta berpotensi mendukung pencegahan komplikasi kehamilan dan risiko stunting berbasis masyarakat.
Kata Kunci: Bina Keluarga Balita, Kader, Komplikasi Kehamilan, Stunting.
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Aisyah, R. D., Suparni, S., & Subowo, E. (2024). Pemberdayaan Kader Smart Stunting (Pencegahan Dan Deteksi Pada Calon Pengantin, Ibu Hamil Dan Balita). Journal Of Community Development, 5(3 Se-Articles), 434–445. Https://Doi.Org/10.47134/Comdev.V5i3.289
Albarqi, M. N. (2025). The Impact Of Prenatal Care On The Prevention Of Neonatal Outcomes: A Systematic Review And Meta-Analysis Of Global Health Interventions. Healthcare, 13(9), 1076.
Ayuni, A. R., Sugiharti, R. E., & Rikmasari, R. (2023). Upaya Dan Peran Orang Tua Dalam Menstimulasi Perkembangan Anak Pra Sekolah. An-Nizam, 2(2), 181–186.
Baska, D. Y., Nugraheni, D. E., Abdullah, V. I., & Novadela, N. I. T. (2025). A Demographic Analysis Of Stunting Issues In Relation To The Individuals Antenatal Care Services. Embrio: Jurnal Kebidanan, 17(1), 28–36.
Batlajery, J., Masitoh, S., Raidanti, D., & Maryana, M. (2021). Kuesioner Pra-Skrining Perkembangan (Kpsp). Yayasan Barcode.
Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2018). A Review Of Child Stunting Determinants In Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 14(4), E12617.
Bhutta, Z. A., Das, J. K., Rizvi, A., Gaffey, M. F., Walker, N., Horton, S., Webb, P., Lartey, A., & Black, R. E. (2013). Evidence-Based Interventions For Improvement Of Maternal And Child Nutrition: What Can Be Done And At What Cost? The Lancet, 382(9890), 452–477.
Elly, N., Asmawati, Yosephin, B., Annisa, R., Annuril, K. F., & Wahyudi, A. (2024). Optimalisasi Peran Kader Dalam Meningkatkan Self-Care Management Nutrisi Kehamilan Sebagai Upaya Pencegahan Risiko Stunting Di Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma. 4, 991–1001.
Frankenburg, W. K., & Dodds, J. B. (1967). The Denver Developmental Screening Test. The Journal Of Pediatrics, 71(2), 181–191.
Haryantina, H., Rahmawati, N., & Rosita, M. M. (2024). Hubungan Status Gizi Dan Pelayanan Antenatal Dengan Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) Pada Bayi Di Rsud Palabuhanratu Tahun 2024. Stikes Dharma Husada.
Kemenkes Ri. (2023). Buku Kia (Kesehatan Ibu Dan Anak). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes Ri. (2024). Buku Kesehatan Ibu Dan Anak. Kementerian Kesehatan Ri.
Madi, A. S., Babakal, A., & Simanjuntak, S. R. (2023). Hubungan Pelayanan Antenatal Care Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 24–59 Bulan Di Puskesmas Kotabunan Kecamatan Kotabunan. Mapalus Nursing Science Journal, 1(2), 65–70.
Maluka, S. O., Mpambije, C. J., Kamuzora, P. C., & Fitzgerald, S. (2023). The Effects Of Community-Based Interventions On The Uptake Of Selected Maternal And Child Health Services: Experiences Of The Imcha Project In Iringa Tanzania, 2015‐2020. Bmc Pregnancy And Childbirth, 23(1), 328.
Megaster, T. (2024). The Importance Of Fulfilling Nutrition For Pregnant Women And Toddlers In Preventing Stunting To Improve The Quality Of Human Resources In Batu Cepet Subdistrict, Tangerang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari, 3(3 Se-Articles), 213–220. Https://Doi.Org/10.55927/Jpmb.V3i3.6429
Mente, S. A. (2025). Hubungan Kunjungan Antenatal Care (Anc) Dan Status Gizi Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Bualemo. Jurnal Pendidikan Keperawatan Dan Kebidanan, 4(2), 1–12.
Reviani, N., & Tampubolon, C. H. (2025). The Influence Of A History Of Anemia During Pregnancy On Stunting Incidents. International Journal Of Tropical Disease & Health, 46(3), 29–36.
Sari, I., Anggrayani, M., & Fradela, F. A. (2025). Pentingnya Antenatal Care Ibu Hamil Sebagai Upaya Pencegahan Komplikasi Kehamilan Dan Kejadian Stunting Pada Bayi. Indonesian Journal Of Community Empowerment (Ijce), 7(1), 50–54.
Simbolon, D., Adevianti, D., Setianingsih, L., Ningsih, L., & Andriani, L. (2021). The Relationship Between Maternal And Child Health Services With The Prevalence Of Stunting Based On The Basic Health Research In Indonesia.
Siswati, T., Iskandar, S., Pramestuti, N., Raharjo, J., Rubaya, A. K., & Wiratama, B. S. (2022). Drivers Of Stunting Reduction In Yogyakarta, Indonesia: A Case Study. International Journal Of Environmental Research And Public Health, 19(24), 16497.
Suardi, S., & Samad, S. (2020). Stimulation Of The Early Childhood Language Development: Optimalization Of A Mother’s Role In Family Education. Retorika Jurnal Bahasa Sastra Dan Pengajarannya, 13(1), 196–204.
Sugianti, E., Buanasita, A., Hidayanti, H., & Putri, B. D. (2023). Analisis Faktor Ibu Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Perkotaan. Action: Aceh Nutrition Journal; Vol 8, No 1 (2023): March. Https://Doi.Org/10.30867/Action.V8i1.616
Sulhani, Isnaeni, L., & Ningsih, H. (2025). Edukasi Pendidikan Kesehatan Pada Keluarga Tentang Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu Dan Anak (Kia) Pada Ibu Hamil . Sambara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2 Se-), 174–183. Https://Doi.Org/10.58540/Sambarapkm.V3i2.772
Sumiati Wahyuni, Susi Susanti, Sutra Awaliyah Darfin, Nurwajah Nurwajah, Nova Rimadani, & Novita Sari. (2025). Aspek-Aspek Kunci Dalam Perkembangan Anak Pada Masa Usia Dini. Ta’rim: Jurnal Pendidikan Dan Anak Usia Dini, 6(2 Se-Articles), 90–97. Https://Doi.Org/10.59059/Tarim.V6i1.2018
Widiasih, R., Sunjaya, D. K., Rahayuwati, L., Rusyidi, B., Sari, C. W. M., & Tung, S. E. H. (2025). Evaluating The Knowledge, Roles, And Skills Of Health Cadres In Stunting Prevention: A Mixed-Method Study In Indonesia. Belitung Nursing Journal, 11(3), 330.
World Health Organization. (2023). Levels And Trends In Child Malnutrition: Unicef/Who/World Bank Group Joint Child Malnutrition Estimates: Key Findings Of The 2023 Edition. World Health Organization.
DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i8.24231
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Publisher: Universitas Malahayati Lampung

Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


Panduan Penulisan





