Efektivitas Edukasi Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu dalam Penanganan Kejang Demam Pada Balita di Rumah Sakit Mustika Medika

Stevayani Veronica, Tatag Mulyanto

Sari


ABSTRACT

 

Febrile seizures are convulsions caused by an increase in body temperature above 38°C and commonly occur in children aged 6 months to 5 years. These cases are multifactorial, with respiratory infections being the primary cause. In Indonesia, the prevalence of febrile seizures increased from 3.5% in 2013 to 5% in 2021. Recurrent febrile seizures can lead to serious complications such as epilepsy, behavioral disorders, and developmental delays. Mothers' lack of knowledge regarding the initial management of febrile seizures often leads to errors in first aid. Health education has been shown to be effective in improving mothers' knowledge and skills in managing febrile seizures.To determine the effectiveness of health education in improving mothers' knowledge in managing febrile seizures in toddlers. Quasi-experimental with a one-group pretest-posttest design. Random sampling was used as the sampling technique. The level of knowledge of respondents before the intervention was mostly adequate (55.8%), and afterward, more respondents had good knowledge (55.8%). Health education was effective in improving mothers' knowledge in managing febrile seizures in toddlers (p-value 0.000). Health education was effective in improving mothers' knowledge in managing febrile seizures in toddlers. Nurses are advised to provide health education to the community so that they have a better understanding of febrile seizures in toddlers and how to handle them properly.

 

KeywordsFebrile Seizures, Health Education, Maternal Knowledge, Toddlers.

 

 

ABSTRAK

 

Kejang demam merupakan kejang yang terjadi akibat peningkatan suhu tubuh di atas 38°C dan umumnya dialami anak usia 6 bulan hingga 5 tahun. Kasus ini bersifat multifaktorial dengan penyebab utama infeksi saluran pernapasan. Di Indonesia, prevalensi kejang demam meningkat dari 3,5% pada tahun 2013 menjadi 5% pada tahun 2021. Kejang demam yang berulang dapat menimbulkan komplikasi serius seperti epilepsi, gangguan perilaku, dan keterlambatan perkembangan anak. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai penanganan awal kejang demam sering mengakibatkan kesalahan dalam tindakan pertolongan pertama. Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam menangani kejang demam. Mengetahui efektivitas edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan ibu dalam penanganan kejang demam pada balita. Quasi experiment  dengan rancangan one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Tingkat pengetahuan responden sebelum intervensi sebagian besar berpengetahuan cukup (55,8%) dan sesudahnya lebih banyak berpengetahuan baik (55,8%). Edukasi kesehatan efektif terhadap peningkatan pengetahuan ibu  dalam penanganan kejang demam pada balita (nilai p value. 0.000). Edukasi kesehatan efektif terhadap peningkatan pengetahuan ibu  dalam penanganan kejang demam pada balita. Diharapkan Bagi perawat agar memberikan penkes kepada masyarakat sehingga masyarakat lebih memahami tentang kejang demam pada balita dan cara penanganan yang tepat.

 

Kata Kunci: Kejang Demam, Edukasi Kesehatan, Pengetahuan Ibu, Balita.


Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Aprianti, D., & Susanti, M. E. (2026). Efektivitas Edukasi Digital Berbasis Video Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Penanganan Kejang Demam Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa. Journal Of Nursing And Public Health, 14(1), 132-139.

Aprilia, K., & Kusnanto, K. (2022). Efektifitas Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Dalam Penanganan Kejang Demam Pada Anak Usia 1-5 Tahun Di Bidan Praktek Mandiri Yunita Kota Bekasi Tahun 2022. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(4), 58-64.

Apriliani, S. (2023). Implementasi Kompres Bawang Merah Terhadap Suhu Tubuh Anak Dengan Kejang Demam. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, Volume 5 N(1), 6. Dr.Fadhli. (2022). Kejang-Demam.

Dewi, P. A. P. N., A. A. O. Lely, Dan P. I. Budiapsari. 2021. Hubungan Berulangnya Kejang Demam Pada Anak Dengan Riwayat Kejang Di Keluarga. E-Journal Amj (Aesculapius Medical Journal). 1(1):32–37

Dewi, S. M. P., Agustini, I. B., & Wulansari, N. T. (2019). Efektivitas Pendidikan Kesehatan Tentang Kejang Demam Terhadap Sikap Orang Tua Dalam Penanganan Kegawatdaruratan Kejang Demam Pada Anak Di Banjar Binoh Kelod Desa Ubung Kaja. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 3(1), 75-81.

Khayati, F. N., Nabilla, N., & Suparti, S. (2019). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Lembar Balikterhadap Tingkat Pengetahuan Orangtua Tentang Perkembangan Anak Kejang Demam. Jurnal Ilmu Keperawatan Anak, 2, No.1, 1–8

Komang Aprilia (2022). Efektifitas Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Dalam Penanganan Kejang Demam Pada Anak Usia 1-5 Tahun Di Bidan Praktek Mandiri Yunita Kota Bekasi Tahun 2022. Jurnal Pendidikan Dan Konseling Volume 4 Nomor 4 Tahun 2022

Luqyana, F. (2024). Efektifitas Pendidikan Kesehatan Dengan Media Video Animasi Dan Flipchart Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dalam Penanganan Kejang Demam Di Rumah. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale, 7(1), 59-66.

Maghfirah, M., & Namira, I. (2022). Kejang Demam Kompleks. Averrous: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Malikussaleh, 8(1), 71.

Notoaatmodjo, S. (2022). Promosi Kesehatan Teori Dan Aplikasi. Jakarta : Rineka Cipta

Nurwijayanti Andriyani Mustika, (2020). Hubungan Frekuensi Rawat Inap Pada Balita Kejang Demam Dan Pendidikan Orang Tua Dengan Penangganan Kejang Demam. Jurnal Gawat Darurat Volume 2 No 2 Desember 2020, Hal 75-84

Nuryani, Ririn, N., & Metti, V. (2020). Hubungan Pengetahuan Keluarga Tentang Kejang Demam Dengan Perilaku Penanganan Kejang Demam Sebelum Dibawa Ke Rumah Sakit. Health Sciences Journal, Vol 4 (No 1) : 44 – 59

Resti, H. E., Indriati, G., & Arneliwati, A. (2020). Gambaran Penanganan Pertama Kejang Demam Yang Dilakukan Ibu Pada Balita. Jurnal Ners Indonesia, 10(2), 238.

Rezeki, A. S., & Dewi, S. U. (2023). Penyuluhan Kesehatan Menggunakan Media Leaflet Dalam Pencegahan Kejang Demam Pada Balita Di Kelurahan Karang Timur. Journal Of Nursing And Health Science, 2(1), 26–31.

Ridha, H., N. (2019). Buku Ajar Keperawatan Anak. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sari, E. A., Furqoni, P. D., & Zainaro, M. A. (2024). Efektivitas Pendidikan Kesehatan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Keluarga Dalam Masalah Kejang Demam Pada Anak-Anak Di Desa Waygalih, Tanjung Bintang. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 7(2), 510-516.

Thia Danama Kurnia Putri (2021). Pengaruh Video Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Pertolongan Pertama Kejang Demam Pada Anak Usia Toddler Di Posyandu Melati Lemah Abang. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kusuma Husada Surakarta

Wahyudi, W. T., Riiyani, & Elllya, R. (2019). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Penanganan Kejang Demam Pada Balita Sebelum Dirawat Di Rumah Sakit Ahmad Yani Metro. Malahayati Noursing Journal, 1, No.1, 69–80

Who. (2021). Kejang. Http://Eprints.Aiska-University.Ac.Id/Id/Eprint/2182/5/Bab I_B2019027_Erika Laksita Dewi - Erika Laksita.Pdf

Wiharjo, A. O. (2019). Hubungan Tingkat Pengetahuan Orangtua Pertolongan Pertama Kejang Demam Pada Anak Usia Balita Di Ruang Aster Rsud Kota Bogor Di Ruang Aster Rsud Kota Bogor. Jurnal Ilmiah Wijaya Volume 11 Nomor 2, Juli-Desember 2019. Hal 59 - 70; Website : Www.Jurnalwijaya.Com; Issn : 2301-4113.




DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i8.24321

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Publisher: Universitas Malahayati Lampung


Creative Commons License
Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License