Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan dan Dukungan Keluarga Serta Dukungan Tenaga Kesehatan dengan Kualitas Hidup Pasien ODGJ di Puskesmas Banjarangkan 2 Klungkung
Sari
ABSTRACT
Mental disorders have long-term effects on social functioning and quality of life. In Klungkung Regency, the number of severe mental disorder cases has increased, and Banjarangkan 2 Primary Health Center reports high visit rates. Quality of life is influenced not only by clinical conditions but also by modifiable factors such as family knowledge, family support, and support from health workers. Local evidence is needed to assess how these factors relate to the quality of life of patients with severe mental disorders. To determine the association between family knowledge, family support, and health worker support with the quality of life of patients with severe mental disorders at Banjarangkan 2 Primary Health Center, Klungkung. An analytical observational study with a cross-sectional design. A total of 73 respondents were_hooked out of 115 patients using total sampling. Univariate and bivariate analyses were performed using the Chi-square test (p < 0.05). An analytical observational study with a cross-sectional design. A total of 73 respondents were_hooked out of 115 patients using total sampling. Univariate and bivariate analyses were performed using the Chi-square test (p < 0.05). Quality of life in patients with severe mental disorders is associated with support from families and health workers. Strengthening family education and ensuring continuous support in primary care should be prioritized.
Keywords: Family Knowledge, Family Support, Healthcare Provider Support, Quality of Life, People with Mental Disorders.
ABSTRAK
Gangguan jiwa berdampak jangka panjang pada fungsi sosial dan kualitas hidup. Di Kabupaten Klungkung terjadi peningkatan ODGJ berat, dan Puskesmas Banjarangkan 2 memiliki kunjungan tinggi. Kualitas hidup pasien tidak hanya dipengaruhi kondisi klinis, tetapi juga faktor yang dapat dimodifikasi seperti pengetahuan keluarga, dukungan keluarga, dan dukungan tenaga kesehatan. Diperlukan bukti lokal untuk menilai hubungan ketiga faktor tersebut dengan kualitas hidup pasien ODGJ. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan keluarga, dukungan keluarga, dan dukungan tenaga kesehatan dengan kualitas hidup pasien ODGJ di Puskesmas Banjarangkan 2 Klungkung. Penelitian ini mengguanakan metode studi analitik observasional cross-sectional. Sampel 73 dari 115 pasien ODGJ dengan total sampling. Analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square (p < 0,05). Dengan hasil mayoritas responden memiliki pengetahuan keluarga baik (60,3%), dukungan keluarga baik (76,7%), dan dukungan tenaga kesehatan baik (87,7%). Ketiganya berhubungan signifikan dengan kualitas hidup (p < 0,05). Kualitas hidup pasien ODGJ berkaitan dengan dukungan keluarga dan tenaga kesehatan. Edukasi keluarga serta pendampingan layanan primer perlu diprioritaskan.
Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan Keluarga, Dukungan Keluarga, Dukungan Tenaga Kesehatan, Kualitas Hidup, ODGJ.
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Agustini, M., Indrayadi, & Oktavia, N. A. (2023). Psikoedukasi Keluarga dan Kemampuan Keluarga Dalam Merawat Anggota Keluarga Yang Mengalami Skizofrenia: Literatur Review Family. 6(2), 358–365.
Alemu, W. G., Mwanri, L., Due, C., Azale, T., & Ziersch, A. (2024). Quality of life among people with mental illness attending a psychiatric outpatient clinic in Ethiopia: a structural equation model. Frontiers in Psychiatry, 15(August), 1–15. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2024.1407588
American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic And Statistical Manual Of Mental Disorders Fifth Edition.
Anggraini, Y., Keliat, B. A., & Putri, Y. S. E. (2024). Family Psychoeducation dalam Meningkatkan Kemmapuan Keluarga Merawat Anggota Keluarga dengan Skizofrenia. 6, 1442–1448.
Ariga, S. (2022). Hubungan Antara Tingkat Pendidikan dan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Hidup Sehat , Berkualitas di Lingkungan Rumah. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 723–730.
Atmojo, B. S. R., Widiyanto, B., Haryanti, W., & Oktafia, R. (2023). Analisis peran tenaga kesehatan dan dukungan keluarga dalam proses pemulihan odgj di puskesmas. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKI): Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 11(1), 137–144.
Dinata, B. A., Pribadi, T., & Triyoso, T. (2023). Dukungan keluarga dan kualitas hidup pada pasien dengan Skizofrenia. Holistik Jurnal Kesehatan, 17(4), 285–293. https://doi.org/10.33024/hjk.v17i4.9190
Ilma Al Wasi, Z., Putri, D. E., & Renidayati, R. (2021). Hubungan Pengetahuan dan Stigma pada Keluarga dengan Beban Keluarga Dalam Merawat Pasien Skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Padang. Jurnal Sehat Mandiri, 16(2), 57–68. https://doi.org/10.33761/jsm.v16i2.326
Kadir, N. U., Wijaya, F., & Sanusi, M. (2023). Jenis Gangguan Psikotik Berdasarkan PPDGJ III. Journal of Social Science Research, 3(4), 9140–9150.
Kanda, R. L., & Tanggo, W. D. (2022). Gambaran Dukungan Keluarga pada Pasien dengan ODGJ di RSKD Provinsi Sulawesi Selatan. In Jurnal stella maris makassar 2022.
Kaur, M., & Kaur, S. (2023). Concept of quality of life in health care research: a review. International Journal Of Community Medicine And Public Health, 10(10), 3931–3937. https://doi.org/10.18203/2394-6040.ijcmph20232869
Kemenkes RI. (2021). Kemenkes Beberkan Masalah Permasalahan Kesehatan Jiwa di Indonesia – Sehat Negeriku. Kemenkes RI, 1–21. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20211007/1338675/kemenkes-beberkan-masalah-permasalahan-kesehatan-jiwa-di-indonesia/
Kemenkes RI. (2024). Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023. In
Kharisma, N., Agustriyani, F., Damayanti, R., & Surmiasih. (2025). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitias Hidup Keluarga Dalam Merawat Pasien Skizofrenia di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Ambarawa Kabupaten Pringsewu. Health Research Journal of Indonesia, 3(3), 180–186. https://doi.org/10.63004/hrji.v3i3.576
Latifa, R. (2020). Buku Saku Pertolongan Pertama Ppsikologis Pada Orang Dengan Gangguan Jiwa (Odgj).
Lundqvist, L. O., Rytterström, P., Rask, M., Brunt, D., Sellin, T., Grim, K., Rystedt, I., & Schröder, A. (2024). Influence of mental health service provision on the perceived quality of life among psychiatric outpatients: associations and mediating factors. Frontiers in Psychiatry, 14(January). https://doi.org/10.3389/fpsyt.2023.1282466
Mabunda, N. F. (2025). Factors Associated with Family Involvement or Lack Thereof in Caring for Mental Health Care Users : A Qualitative Study. 1–12.
Mubarak, Z., & Nafisah, S. (2022). Tingkat Pengetahuan Keluarga Terhadap Kesehatan Jiwa Lnasia dengan Riwayat Penyakit Kejiwaan di Kabupaten Demak Jawa Barat. Nurse Education Today, 7(5), 247. https://doi.org/10.1016/0260-6917(87)90013-x
Murphy, S. M., Flores, A. T., Wojtalik, J. A., Keshavan, M. S., & Eack, S. M. (2024). Symptom contributors to quality of life in schizophrenia: Exploratory factor and network analyses. Schizophrenia Research, 264, 494–501. https://doi.org/10.1016/j.schres.2024.01.028
Nurhaeni, A., Marisa, D. E., & Oktiany, T. (2022). Peningkatan Pengetahuan Tentang Gangguan Kesehatan Mental Pada Remaja. JAPRI Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 01(01), 29–34.
Profil Kesehatan Kabupaten Klungkung. (2023). Profil Kesehatan Kabupaten Klungkung 2023. Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung. https://diskes.baliprov.go.id/download/profil-kesehatan-klungkung-2023/
Profil Kesehatan Provinsi Bali. (2024). Profil Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2024.
Puput Safitri, A. (2022). Gambaran Tingkat Pengetahuan Keluarga Dalam Merawat Anggota Keluarga Yang Mengalami Gangguan Jiwa Di Wilayah Kerja Puskesmas Bandarharjo Semarang. Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, 5–18.
Ramadhanis, R., & Lanin, D. (2022). Pengaruh Peran Keluarga Dan Tenaga Kesehatan Puskesmas Nanggalo Kota Padang Terhadap Kepatuhan Minum Obat Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), 6(3), 10265–10269. https://doi.org/10.36312/jisip.v6i3.3385
Renwick, L., Susanti, H., Keliat, B., Wulandari, D., Fadilah, R., Diorarta, R., Brooks, H., Bee, P., & Lovell, K. (2025). Culturally adapting family interventions for people with schizophrenia in Indonesia : An intervention development study using programme theory. International Journal of Nursing Studies Advances, 9(July), 100409. https://doi.org/10.1016/j.ijnsa.2025.100409
Suhardiningsih, A. V. S., Sustrami, D., & Mundakir, M. (2024). Parenting style, family support, and relapse among schizophrenia patients: a literature review. Healthcare in Low-Resource Settings, 12(1). https://doi.org/10.4081/hls.2024.11820
Susanti, H., Brooks, H., Keliat, B. anna, Bradshaw, T., Wulandari, D., Fadilah, R., Diorarta, R., Suherman, Bee, P., Lovell, K., & Renwick, L. (2024). Stakeholder perspectives of family interventions for schizophrenia in Indonesia: a qualitative study. BMC Psychiatry, 24(1), 1–15. https://doi.org/10.1186/s12888-024-05504-w
Tambunan, A., Arif, & Rahmawati, A. (2023). Dukungan Sosial Keluarga Terhadap Keberfungsian Sosial OrangDengan Gangguan Jiwa Di Dusun Persil, Desa Rojopolo,Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang. Jurnal Kesejahteraan dan Pelayanan Sosial, 4, 15–35. http://jkps.uho.ac.id/index.php/journal
Tessier, A., Roger, K., Gregoire, A., Desnavailles, P., Misdrahi, D., & Luciano, M. (2023). Family psychoeducation to improve outcome in caregivers and patients with schizophrenia : a randomized clinical trial. June, 1–9. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2023.1171661
Vitria, V., Yuliana, Y., & Syafrizal, M. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Persepsi Masyarakat terhadap Penderita Skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Kumun Kota Sungai Penuh. Jurnal Ners, 7(2), 1700–1705. https://doi.org/10.31004/jn.v7i2.16567
WHO. (2022). Gangguan Mental Skizofrenia. 11(1), 1–6.
WHO. (2023). Mental Health Gap Action Programme for Mental, neurological, and substance use conditions.
Widayat, A. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga Dengan Kemampuan Merawat Pasien Halusinasi Di Rsi Banjarnegara.
Yasuma, N., Sato, S., Yamaguchi, S., Matsunaga, A., Shiozawa, T., & Tachimori, H. (2024). Effects of brief family psychoeducation on family caregiver burden of people with schizophrenia provided by psychiatric visiting nurses : a cluster randomised controlled trial. 1–12.
DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v6i10.24830
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Publisher: Universitas Malahayati Lampung

Semua artikel dapat digunakan dibawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


Panduan Penulisan





