Analisis Hubungan Persiapan Persalinan Ibu Hamil Trimester III Dengan Tingkat Kecemasan Saat Pandemi Covid-19 Di BPM R Jatijajar Kota Depok

Shindy Marshela -  "Universitas Nasional", Indonesia
Andi Mayasari Usman* -  Universitas Nasional, Indonesia
Retno Widowati -  Universitas Nasional, Indonesia
ABSTRACK                                      

Coronaviruses are a large family of viruses that cause disease in humans and animals. In humans it can cause respiratory tract infections, ranging from the common cold to serious illnesses such as Middle East Respiratory Syndrome (MERS) and Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). The COVID-19 pandemic has been recognized as a trigger for anxiety, especially in pregnant women. Pregnant women are a vulnerable population at risk  of contracting the COVID-19 virus. The Covid-19 phenomenon has become a multidimensional disaster that has occurred in various countries, including Indonesia. So adaptation is needed  in responding to changes that can overcome physical and mental problems in society, especially the adaptation of pregnant women in preparation for childbirth during the COVID- 19 pandemic. To find out the relationship between preparation for delivery in third trimester pregnant women and the level of anxiety during the COVID-19 pandemic. This study uses a quantitative method with a cross sectional approach. Sampling using total sampling technique with a sample of 34 people. The measurement method is using a questionnaire with a measuring instrument using a questionnaire and the data obtained will be analyzed univariately and bivariately using the Chi Square test. The results showed that there were 25 pregnant women aged 21-35 years (73.5%), with a job as a housewife as many as 25 people (73.5%), and pregnancy with their first child as many as 18 people (47.4 %), with good delivery preparation as many as 29 people (85.3%) and a very severe level of anxiety as many as 21 people (61.8%). Based on the results of the Chi Square calculation, P-value 0.000 <0.05 is obtained, which means that H0 is rejected and Hα is accepted. There is a relationship between the preparation for delivery of pregnant women in the third trimester and the level of anxiety during the covid-19 pandemic. It is hoped that health workers can maintain regular counseling to pregnant women about preparation for childbirth and about anxiety in pregnant women during examinations.

Keywords : Covid-19, Anxiety, Childbirth Preparation

 

ABSTRAK 

Coronavirus adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada manusia bisa menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). Pandemi covid-19 telah diakui sebagai pemicu kecemasan, terutama pada wanita hamil. Wanita hamil termasuk populasi rentan yang beresiko tertular virus covid-19. Fenomena covid-19 ini menjadi sebuah bencana multidemensional yang terjadi di berbagai negara termasuk Indonesia. Maka dibutuhkan adaptasi dalam merespon perubahan yang dapat mengatasi permasalahan fisik dan mental di masyarakat terutama adaptasi ibu hamil dalam persiapan persalinan di masa pandemi covid-19. Tujuan penelitian ini untuk memperjelas adanya hubungan antara persiapan persalinan pada ibu hamil trimester III dengan tingkat kecemasan selama masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan sampel sebanyak 34 orang. Cara ukur menggunakan angket dengan alat ukur menggunakan kuisioner dan data yang diperoleh akan diuji secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa ibu hamil yang berusia 21-35 tahun sebanyak 25 orang (73,5%), dengan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga sebanyak 25 orang (73,5%), dan kehamilan anak pertama sebanyak 18 orang (47,4%), dengan persiapan persalinan yang baik sebanyak 29 orang (85,3%) serta tingkat kecemasan yang sangat berat sebanyak 21 orang (61,8%). Berdasarkan hasil perhitungan Chi Square didapatkan P-value 0.000 < 0,05 yang artinya H0 ditolak dan Hα diterima. Terdapat hubungan antara persiapan persalinan ibu hamil trimester III dengan tingkat kecemasan saat pandemi covid-19. Diharapkan bagi tenaga kesehatan bisa mempertahankan konseling secara teratur kepada ibu hamil tentang persiapan persalinan dan tentang kecemasan pada ibu hamil saat melakukan pemeriksaan.

Kata Kunci : Covid-19, Kecemasan, Persiapan Persalinan

  1. Alamsyah, M. (2020). Rekomendasi Penanganan Virus Corona (Covid-19) Pada Maternal (Hamil, Bersalin Dan Nifas). Surabaya. Pengurus Pusat Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia.
  2. Angesti, E. P. W. (2020). Hubungan Tingkat Kecemasan Dan Pengetahuan Ibu Hamil Trimester 3 Dengan Kesiapan Menghadapi Persalinan Di Masa Pandemi Covid-19 Di Puskemas Benowo Dan Tenggilis. Universitas Airlangga Surabaya.
  3. Budiyarti, Y & Makiah (2018). Pengaruh Terapi Murotal Al-Quran Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Primigravida Trimester III Di Wilayah Puskesmas Pekauman. Umiversitas Muhammadiyah Banjarmasin.
  4. Daswati, S. (2021). Menurunkan Kecemasan Ibu Nifas Dengan Metode Kanguru. Bandung. CV MEDIA SAINS INDONESIA
  5. Difa, O. (2015). Hubungan Kunjungan Antenatal Care (ANC) Dengan Kesiapan Persalinan Pada Ibu Hamil Trimester III Di Puskesmas Srandakan Bantul. Akademi Kebidanan Yogyakarta
  6. Dewi, N & Raudhatum, N. (2017). Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Persiapan Persalinan Ibu Hamil Trimester III Menjelang Persalinan di Bidan Praktek Mandiri Yuniar Desa Cot Nambak Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar. Universitas Ubudiyah Indonesia.
  7. Dwiky, M. (2020). Gangguan Kecemasan Pada Wanita Hamil Di Saat Pandemi Covid-19. Universitas Lampung
  8. Fajrin, D. H. (2020). Geliat Dunia Kesehatan Indonesia Di Masa Pandemi Covid-19. Cv. Adanu Abimata. Indramayu, 91-92.
  9. Hafid, A & Hasrul. (2021). Hubungan Kejadian Pandemi Covid-19 Dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester Ketiga. Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Muhammadiyah Sidrap.
  10. Heriani, H. (2016). Kecemasan Dalam Menjelang Persalinan Ditinjau Dari Paritas, Usia dan Tingkat Pendidikan. Stikes Al-Ma’arif Baturaja
  11. Kemenkes RI. (2021). Penjelasan Virus Corona. Jakarta : Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses di https://www.kemkes.go.id. Pada tanggal 09 Juli 2021.
  12. Kemenkes RI. (2016). Infodatin Data dan Informasi. Jakarta : Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
  13. Mardiani. (2017). Sikap Ibu Hamil Trimester III Tentang Persiapan Persalinan Di Puskesmas Puuwatu Kota Kendari Tahun 2017. Politeknik Kesehatan Kendari.
  14. Marzuki, I., Bachtiar, E., Zuhriyatun, F. (2021). COVID-19 : Seribu Satu Wajah. Yayasan Kita Menulis. Jakarta, 1-2.
  15. Muzayyana, & Sitti, N. (2021). Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Dalam Menghadapi Persalinan Di Masa Pandemi Covid-19. Perkumpulan Rumah Cemerlang Indonesia. Tasikmalaya, 16-17.
  16. Nandia. J.R.D. (2012). Pengaruh Konseling Terhadap Persiapan Ibu Primigravida Trimester III Dalam Menghadapi Persalinan Di Rumah Bersalin Mitra Ibu Purwekerto. Universitas Muhamadiyah Purwekerto.
  17. Nufus, H, & Rima, B. (2016). Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Dengan Perilaku Persiapan Persalinan. Stikes Cendekia Insan Medika Jombang.
  18. Nurachma, E., Suprihatin., Hendriyani, D. (2020). Modul Asuhan Antenatal Di Komunitas. Yayasan Kita Menulis. Jakarta, 32-33
  19. Nuraisya, W. (2018). Deteksi Risiko Tinggi Kehamilan Pada Pelayanan ANC Terpadu di Puskesmas Bendo Kabupaten Kediri. Jurnal kesehatan andalas.
  20. Novitasari, T. (2013). Keefektivan Konseling Kelompok Pra-Persalinan Untuk Menurunkan Tingkat Kecemasan Primigravida Menghadapi Persalinan. Universitas Negeri Semarang.
  21. Putranti. T. (2014). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Tentang Persalinan Dengan Kesiapan Primigravida Menghadapi Persalinan. Universitas Sebelas Maret.
  22. Putri, H. E & Muqodas, I. (2019). Pendekatan Concrete-Pictorial-Abstract (CPA), Kecemasan Matematis, Self-Efficacy Matematis, Instrumen Dan Rancangan Pembelajarannya. UPI Sumedang Press. Sumedang.
  23. Rahmitha. (2017). Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Primigravida Trimester III Di Puskesmas Kecamatan Tamalanrea Makassar. Universitas Hasanuddin.
  24. Retno, D. (2021). Asuhan Kehamilan. Jakarta. Yayasan Kita Menulis.
  25. Salistia, Y.B. (2019). Aspek Kecemasan Saat Menghadapi Ujian Dan Bagaimana Strategi Pencegahannya. CV. Jakad Media Publishing. Surabaya, 11-14.
  26. Sehmawati & Anggita, S. (2020). Self-Hypnosis Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Dalam Persiapan Menghadapi Persalinan Di Masa Pandemic Covid-19. Universitas An Nuur Purwodadi.
  27. Shodiqoh, E. R., & Fahriani. S. (2014). Perbedaan Tingkat Kecemasan Dalam Menghadapi Persalinan Antara Primigravida Dan Multigravida. Universitas Airlangga Jawa Timur.
  28. Susanto, A. (2018). Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah. Jakarta. Prenadamedia Group.
  29. Tambaru, R. (2020). Pengaruh Kecemasan Pandemi Covid-19 Terhadap Pengeluaran ASI Ibu Post Partum Di Bidan Praktik Mandiri HJ. Rusmawati. Politeknik Kesehatan Kalimantan Timur. Kalimantan Timur.
  30. Windatania, M. (2019). Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Primigravida Menjelang Persalinan Melalui Dukungan Suami Dan Status Kesehatan. Maluku.
  31. WHO. (2021). Data Sebaran Pasien Covid-19. Diakses di https://covid19.go.id pada tanggal 09 Juli 2021.
  32. Wulandari, S & Wantini, N. A. (2020). Ketidaknyamanan Fisik Dan Psikologis Pada Ibu Hamil Trimester III Di Wilayah Puskesmas Berbah Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Universitas Respati Yogyakarta.
  33. Yulita, N. (2019). Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Dalam Menghadapi Persalinan. Poltekkes Kemenkes Palu
  34. Zainiyah, Z & Eny, S. (2020). Anxiety In Pregnant Women During Coronavirus (covid-19) Pandemic In East Java Indonesia. Madura.