Analisis Kepatuhan Kunjungan Balita Pasca Pandemi di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Gelora Tanah Abang Jakarta Pusat

Indah Wiyanti -  Program Studi Kebidanan Program Sarjana Kebidanan Fakultas Kesehatan, Jakarta, Indonesia
Risza Choirunissa* -  Program Studi Kebidanan Program Sarjana Kebidanan Fakultas Kesehatan, Jakarta, Indonesia
Rini Kundaryanti -  Program Studi Kebidanan Program Sarjana Kebidanan Fakultas Kesehatan, Jakarta, Indonesia

Supp. File(s): Setifikat Perjanjian Penulis

ABSTRACT

 

The coverage of visits by toddlers to Posyandu in Tanah Abang District in 2022 will reach 45.8%, so it is still below the target of 90%. Several factors related to visits by toddlers to Posyandu include knowledge, education, parity, employment, father's support and the role of cadres. To analyze compliance with post-pandemic toddler visits at Posyandu in the working area of the Gelora Tanah Abang Health Center, Central Jakarta in 2023. Quantitative analytic research with a cross sectional approach. The sample of mothers with toddlers in the working area of the Tanah Abang Gelora Health Center, Central Jakarta in October 2022 was 134 respondents using a purposive sampling technique. Bivariate analysis using the chi square test. Most mothers do not comply with post-pandemic toddler visits at Posyandu 54.5%, have less knowledge 52.2%, low education 52.2%, multipara parity 53.0%, working mothers 56.7%, no got father support 57.5%, cadres played an active role 59.7%. There is a significant relationship between mother's knowledge (p = 0.016), mother's education (p = 0.000), mother's parity (p = 0.006), mother's occupation (p = 0.000), father's support (p = 0.000), and role of cadres (p = 0.000), with adherence to post-pandemic toddler visits at Posyandu. Mother's work has a high probability of compliance with post-pandemic toddler visits at Posyandu with OR 12.981.

 

Keywords: Compliance, Post-Pandemic, Visiting Posyandu.

 

ABSTRAK

 

Cakupan kunjungan balita ke Posyandu di Kecamatan Tanah Abang tahun 2022 mencapai 45,8% sehingga masih di bawah capaian target 90%. Beberapa faktor yang berhubungan dengan kunjungan balita ke Posyandu diantaranya pengetahuan, pendidikan, paritas, pekerjaan, dukungan ayah dan peran kader.

Tujuan penelitian ini menganalisis kepatuhan kunjungan balita pasca pandemi di posyandu wilayah kerja Puskesmas Gelora Tanah Abang Jakarta Pusat tahun 2023. Penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel ibu yang mempunyai balita di wilayah kerja Puskesmas Gelora Tanah Abang Jakarta Pusat pada bulan Oktober 2022 sebanyak 134 responden dengan teknik purposive sampling. Analisis bivariat menggunakan uji chi square. Sebagian besar ibu tidak patuh melakukan kunjungan balita pasca pandemi di Posyandu 54,5%, memiliki pengetahuan kurang 52,2%, pendidikan rendah 52,2%, paritas multipara 53,0%, ibu bekerja 56,7%, tidak mendapat dukungan ayah 57,5%, kader berperan aktif 59,7%. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu (p = 0,016), pendidikan ibu (p = 0,000), paritas ibu (p = 0,006), pekerjaan ibu (p = 0,000), dukungan ayah (p = 0,000), dan peran kader (p = 0,000), dengan kepatuhan kunjungan balita pasca pandemi di Posyandu. Pekerjaan ibu berpeluang besar terhadap kepatuhan kunjungan balita pasca pandemi di Posyandu dengan OR 12,981.

 

Kata kunci: Kepatuhan, Kunjungan Posyandu, Pasca Pandemi.

 

Supplement Files

  1. Amalia, E., Syahrida, S., & Andriani, Y. (2019). Faktor Mempengaruhi Kunjungan Ibu Membawa Balita ke Posyandu Kelurahan Tanjung Pauh Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Perintis (Perintis’s Health Journal), 6(1), 60–67.
  2. Ardhiyanti, Y. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Balita ke Posyandu di Tanjung RHU Wilayah Kerja Puskesma Lima Puluh Kota Pekanbaru. Jurnal Menara Ilmu, 9(8), 125–131.
  3. Ayu, A., Harjono, Y., & Chairani, A. (2020). Pengetahuan, Sikap dan Kepemilikan KMS terhadap Kunjungan Ibu ke Posyandu Baktijaya Depok Knowledges, Attitudes and “ KMS ” Ownership to Mothers’s Visiting Posyandu Baktijaya Depok. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 12, 170–175.
  4. Azwar, S. (2021). Sikap Manusia, Teori dan Pengukurannya. Pustaka Pelajar.
  5. Azzahy. (2021). Ayo ke Posyandu. http://puskesmasoke.blogspot.com
  6. Chandra, B. R., & Humaedi, S. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Orang Tua Anak dengan Stunting dalam Pelayanan Posyandu di Tengah Pandemi Covid19. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 444. https://doi.org/10.24198/jppm.v7i2.28870
  7. Desty, E. M., & Wahyono, B. (2021). Kunjungan Balita ke Posyandu pada Masa Pandemi Covid-19. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 1(3), 544–554.
  8. Djamil, A. (2017). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Ibu Balita Menimbang Anaknya ke Posyandu. Jurnal Kesehatan, 8(1), 127. https://doi.org/doi.org/10.26630/jk.v8i1.409
  9. Dorland, N. (2020). Kamus Saku Kedokteran Dorland (28th ed.). EGC.
  10. Fara, Y. D., Fauziah, N. A., & Rahmayani, R. (2019). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Patisipasi Ibu Menimbang Balita. Wellness and Healthy Magazine, 1(2), 124–137.
  11. Faridah, Merry, Y., & Andriani, T. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Balita Ke Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Anak Air Kota Padang. Jurnal Ilmu Kesehatan (JIK), 2(1).
  12. Fitriyah, A., Purbowati, N., & Follona, W. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kunjungan Ibu Dengan Balita ke Posyandu. SEAJOM: The Southeast Asia Journal of Midwifery, 5(2), 79–83. https://doi.org/doi.org/10.36749/seajom.v5i2.73
  13. Hafifah, N. (2020). Peran Posyandu dalam Meningkatkan Kualitas Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Sukawening, Kabupaten Bogor. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat, 2(5), 893–900.
  14. Hasanah, I. J. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Ibu Balita dalam Menimbang Anaknya ke Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Kelurahan Rorotan Kecamatan Cilincing Jakarta Utara. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
  15. Hasbullah. (2019). Dasar – Dasar Ilmu Pendidikan. Raja Grafindo.
  16. Hermawan, N. S. A., Anggraini, L., & Nurhadi, R. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Partisipasi Ibu dalam Penimbangan Balita. Arkesmas (Arsip Kesehatan Masyarakat), 4(1), 156–161.
  17. Hidayat. (2021). Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia. Salemba Medika.
  18. Ike, Putri, T. H., & Fujiana, F. (2021). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil dalam Melakukan Kunjungan Antenatal Care (ANC) pada Masa Pandemi COVID-19 di Kelurahan Sagatani. Jurnal ProNers, 6(1), 1–11.
  19. Imanah, N. D. N., & Sukmawati, E. (2021). Peran Serta Kader dalam Kegiatan Posyandu Balita dengan Jumlah Kunjungan Balita pada Era New Normal. Jurnal Kebidanan Indonesia, 12(1), 95–105.
  20. Julianti, R. (2018). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Balita ke Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Salido Kabupaten Pesisir Selatan Tahun 2017. UNNES Journal of Social and Economics Research, 3(1), 55–64.
  21. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Ayo Posyandu Setiap Bulan.
  22. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021.
  23. Lestari, L. I. (2019). Hubungan antara Karakteristik Ibu Balita dengan Kunjungan Balita dalam Kegiatan Posyandu di Kelurahan Genuksari Kecamatan Genuk Kota Semarang Tahun 2019. Universitas Negeri Semarang.
  24. Maulana, D. J. (2019). Promosi Kesehatan. EGC.
  25. Mayadiningsih, I. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Rendahnya Cakupan Penimbangan Balita di Posyandu Mawar Desa Kertayuga Kecamatan Nusaherang Kabupaten Kuningan. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan.
  26. Munib, A. (2019). Pengantar Ilmu Pendidikan. UPT MKK.
  27. Muninjaya. (2020). Manajemen Kesehatan. EGC.
  28. Niven. (2021). Psikologi Kesehatan Pengantar Untuk Perawat dan Profesional Kesehatan Lain. EGC.
  29. Nofianti, S. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pemanfaatan Posyandu oleh Ibu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Maek Kabupaten Lima Puluh Kota. Universitas Indonesia Depok.
  30. Notoatmodjo, S. (2019). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
  31. Purwoastuti, E., & Walyani., E. . (2017). Panduan Materi Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Berencana. Pustaka Baru Press.
  32. Rahayu, S., & Aisyah, S. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Turunnya Minat Ibu Melakukan Imunisasi Pada Bayi pada Masa Pandemi. Journal of Excellent Health, 1(2), 79–90.
  33. Reihana. (2020). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Partisipasi Ibu untuk Menimbang Balita ke Posyandu. Jurnal Kedokteran Yarsi, 20(3), 143–157.
  34. Rhossela, P. (2018). Hubungan Paritas dan SIkap Ibu dengan Kunjungan Balita ke Posyandu di Puskesmas Samarinda. Politeknik Kesehatan Kalimantan Timur.
  35. Rosita. (2019). Pedoman Umum Pengelolaan Posyandu. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
  36. Rumiatun, D., & Mawaddah, D. S. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Ibu Balita ke Posyandu di Desa Mekarsari Kabupaten Lebak Provinsi Banten. Jurnal Medikes, 4(1).
  37. Sari, C. K. (2021). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kunjungan Balita di Posyandu. Jurnal Keperawatan, 13(1).
  38. Satriani, Yusuf, S., & Rusman, A. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kunjungan Balita ke Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Mangkoso Kabupaten Barru. Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan, 2(3).
  39. Setiadi. (2019). Konsep dan Keperawatan Keluarga. Graha ilmu.
  40. Slamet. (2020). Kumpulan Bahan Kuliah: Kelompok, Organisasi dan Kepemimpinan. Institut Pertanian Bogor.
  41. Soekanto, S. (2020). Sosiologi Suatu Pengantar. Raja Grafindo Persada.
  42. Suparmanto. (2019). Buku Pedoman Umum Pengelolaan Posyandu. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
  43. Suparyanto. (2019). Tumbuh Kembang dan Imunisasi. EGC.
  44. Wardani. (2019). Riset Sumber Daya Manusia. Gramedia Pustaka Utama.
  45. Wardhana, N. (2017). Pengaruh Perilaku Ibu tentang Imunisasi Terhadap Status Kelengkapan Imunisasi Dasar pada Anak di Kabupaten Majalengka. UI.
  46. Wawan, & Dewi. (2019). Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia. Nuha Medika.