Analisis Faktor Risiko Kejadian Preeklampsia Berat di Kabupaten Mesuji

Candra Irawati -  Universitas Mitra Indonesia, Indonesia
Endang Budiati* -  Universitas Mitra Indonesia, Indonesia
Dewi Rahayu -  Universitas Mitra Indonesia, Indonesia

ABSTRACT

 

According to WHO (2021), around 295,000 women die, the most common causes being bleeding, high blood pressure, infection and unsafe abortion. The aim of this research is to find out the risk factors for the occurrence of severe preeclampsia in Mesuji Regency in 2023. This type of quantitative research with a case control approach design. The study population was all pregnant women at 22 weeks' gestation with a total of 2,710 mothers, with a total of 105 research respondents. The results of the bivariate analysis stated that there was a relationship between completeness of ANC visits p-value 0.000, history of hypertension p-value 0.023, nutritional status p-value 0.000, obesity p-value 0.027 and family support p-value 0.016 with the incidence of severe preeclampsia. There is no relationship between maternal age and a p-value of 0.599 with the incidence of severe preeclampsia. The results of the multivariate analysis showed that the mother's nutritional status was the dominant factor associated with the incidence of severe preeclampsia with a p-value of 0.000 and an OR (odds ratio) of 8.588. Suggestions for the community health centre to increase mentoring and education on the importance of intake patterns and improving the nutrition of pregnant women, and it is hoped that the local government can bridge the collaboration between various sectors and interested stakeholders in efforts to improve nutrition and strategies for receiving health services for all people, especially those with low accessibility in Mesuji Regency

 

Keywords: Risk Factors, Severe Preeclampsia

 

 

ABSTRAK

 

Preeclampsia merupakan penyebab umum kematian ibu paa masa kehamilan dan persalinan. Menurut WHO (2021), sekitar 295.000 wanita meninggal, penyebab paling umum yaitu perdarahan, tekanan darah tinggi, infeksi dan aborsi tidak aman. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor risiko kejadian preeclampsia berat di Kabupaten Mesuji tahun 2023. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain pendekatan case control. Populasi penelitian yaitu seluruh ibu hamil usia kehamilan 22 minggu dengan jumlah 2.710 ibu, dengan total responden penelitian sejumlah 105 orang. Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa ada hubungan kelengkapan kunjungan ANC p-value 0,000, riwayat hipertensi p-value 0,023, status gizi p-value 0,000, obesitas p-value 0,027 dan dukungan keluarga p-value 0,016 dengan kejadian preeclampsia berat. Tidak ada hubungan umur ibu dengan nilai p-value 0,599 dengan kejadian preeclampsia berat. Variabel status gizi ibu menjadi faktor dominan yang berhubungan dengan kejadian preeclampsia berat dengan p-value 0,000 dan OR (odd ratio) 8,588. Saran bagi puskesmas meningkatkan pendampingan dan edukasi pentingnya pola asupa dan perbaikan gizi ibu hamil, serta diharapkan pemerintah daerah dapat menjembatani terjalinnya kolaborasi antar berbagai sektor dan stakeholder yang berkepentingan dalam upaya perbaikan gizi dan strategi penerimaan layanan kesehatan kepada seluruh masyarakat terutama dengan aksesibilitas rendah di Kabupaten Mesuji.

 

Kata Kunci: Faktor Risiko, Preeklampsia Berat

  1. Alatas, Haidar, 2019. Hipertensi Pada Kehamilan. Diterbitkan Oleh Papdi Cabang Purwokerto.
  2. Azizah, Nur Siti. 2019. Pengaruh Faktok Individu, Sosial, Budaya, Psikologi Terhadap Keputusan Pemilihan Tempat Persalinan Ibu Preeclampsia. Universitas Airlangga.
  3. Astuti, Fuji Sri. 2015. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Preeclampsia Kehamilan Di Wilayah Kerja Puskesmas Pamulang Kota Tangerang Selatan. Program Studi Kesehatan Masyarakat Uin Syarif Hidayatullah Jakarta.
  4. Astriana, Susliawati, Yuviska Ate Ika. 2016. Hubungan Obesitas Dengan Kejadian Hipertensi Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kusumadadi Kabupaten Lampung Tengah.
  5. Andriani, Rini, Murdiningsih, Sendy Pratiwi Rahmadhani, 2015. Hubungan Karakteritik Ibu Dengan Kejadian Preeclampsia Pada Ibu Hamil. Universitas Kader Bangsa
  6. Astuti, Lisa, Idriani. 2019. Hubungan Kepatuhan Melakukan Kunjungan Antenatal Care Dengan Kejadian Preeklmapsia Di Puskesmas Pamulang Tangerang Selatan Tahun 2019. Universitas Muhammadiyah Jakarta.
  7. Apriza, Tenti, Hama, Angkasa Dudung, Nadiyah. 2022. Hubungan Antara Tingkat Kecukupan Gizi Mikro Dan Status Gizi Terhadap Kejadian Preeclampsia. Universitas Esa Unggul.
  8. Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji, 2022, Data Kejadian Preeclampsia Pada Ibu Hamil Januari-Desember 2022.
  9. Darmadi,Faizal. 2018. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Preeklamspia Di Wilayah Kerja Puskesmas Bontoramba Kabupaten Jeneponto. Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Uin Alauddin Makassar
  10. Evi, Kurniawati. 2019. Hubungan Dukungan Suami Dengan Kejadian Preeklmapsia Pada Ibu Hamil Trisemester Iii Di Wilayah Kerja Puskesmas Singojuruh. Universitas Muhammadiyah Jember.
  11. Ella, Gebri, Julien Eka.2018. Hubungan Obesitas Dengan Preeclampsia Pada Ibu Hamil Trisemester Ii Dan Iii Di Rsud Bdul Wahab Sjahranie. Samarinda. Politeknik Kesehatan Kalimantan Timur.
  12. Ermiati, Rustikayanti Nety, Ayu Nuraeni Rhaayu. 2018. Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Perilaku Ibu Hamil Dalam Perawatan Preeklmapsia. Universitas Padjadjaran.
  13. Handayani, Devi, Fauzia Eva, Nurjanah Aisyah. 2021. Penanganan Gizi Buruk Kepada Ibu Hamil. Iain Syekh Nurjati Cirebon. Jurnal Forum Kesehatan : Media Publikasi Kesehatan Ilmiah Volume 11 Nomor 1 Bulan Agustus.
  14. Irwan. 2017. Buku Teori Perilaku Kesehatan. Absolute Media. Bantul Yogjakarta
  15. Ivana, Anggio, Santy Irene Putri, Yusnita Julyarni Akri. 2019. Hubungan Ibu Hamil Obesitas Dan Riwayat Hipertensi Dengan Risiko Terjadinya Preeclampsia Pada Ibu Hamil Di Klinik Rawat Inap Budhi Asih Turen. Univesitas Tribhuwana Tunggadewi.
  16. Karima, Muthi, Nurulia, Machmud Rizanda, Yusrawati. 2016. Hubungan Faktor Risiko Kejadian Preeclampsia Berat Di Rsup Dr. M Djamil Padang.
  17. Kurniawati, Dini, Septiyono, Afdi Eka Ratna Sari. 2020. Buku Preeclampsia Dan Perawatannya. Penerbit Cv Khd Production. Kalianyar Bondoowoso.
  18. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2020. Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu, Edisi Ketiga. Jakarta
  19. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2014. Tentang Pelayanan Antenatal Care. Jakarta
  20. Kusumawati, Widya, Mirawati Inneke, 2016. Hubungan Usia Ibu Bersalin Dengan Kejadian Preeclampsia Di Rs Aura Syifa Kabupaten Kediri.
  21. Lestari, Silvia, Azza Awatiful, Kholifah Siti. 2021. Hubungan Dukungan Kelaurga Dalam Pemenuhan Nutrisi Ibu Hamil Dengan Kejadian Preeclampsia Di Wilayah Kerja Puskesmas Panti Kabupaten Jember. Universitas Muhammadiyah Jember.
  22. Lugita, Sari, Liya. 2022. Hubungan Obesitas Dengan Kejadian Preeclampsia Pada Ibu Hamil. Universitas Dehasen Bengkulu. Jurnal Mitra Rafflesia Volume 1 Januari – Juni 2022.
  23. Masturoh, Imas. 2018. Buku Metodologi Penelitian Kesehatan. Bahan Ajar. Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan Badan Pengembangan Dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan. Kemenkes Republik Indonesia
  24. Mustaghfiroh, Lailatul, Nurhana Sari, Resty Prima Kartika. 2020. Hubungan Faktor Umur, Gravida, Status Gizi Dan Riwayat Hipertensi Terhadap Kejadian Preeclampsia. Stikes Bakti Utama Pati. Jurnal Ilmiah Permas : Jurnal Ilmiah Stikes Kendal Volume 10 Nomor 1, Halaman 41-50.
  25. Mariati, Piska, Anggraini Helni, Rahmawati Eka, Suprida. 2022. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Preeclampsia Pada Ibu Hamil Trisemester Iii. Universitas Kader Bangsa.
  26. Mardiyah, Nurul, Ernawati, Wahyu Anis. Antenatal Care Dan Luaran Maternal Preeclampsia. Universitas Airlangga. Jurnal Indonesian Midwifery And Health Sciences. Volume 6 Nomor 3.
  27. Nurlaelah R, Hamslah Hamzah. 2021. Hubungan Antara Jarak Kelahiran Dan Usia Dengan Kejadian Preeclampsia Pada Ibu Hamil. Poltekkes Kemenkes Makassar.
  28. Nursalam, 2015. Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Penerbit Salemba Medika, Jakarta.
  29. Nur Azizah, Siti, 2019. Pengaruh Faktor Individu, Sosial, Budaya, Psikologi Terhadap Keputusan Persalinan Ibu Preeclampsia Di Wilayah Kecamatan Kenjeran. Universitas Airlangga.
  30. Nuraini, Biyanti, 2015. Risk Factor Of Hypertension. Fakultas Kesehatan Universitas Lampung
  31. Nur Azifah As’ad, 2018. Faktor Risiko Kejadian Preeclampsia Pada Ibu Hamil Di Rsu Anutapura Kota Palu. Universitas Hasanuddin Makassar.
  32. Nuke Devi Indrawati, Fitriani Nur Damayanti, Siti Nurjanah, 2016. Buku Ajar Pendidikan Kesehatan Kehamilan Risiko Tinggi Berbasis Tinggi. Program Studi Diii Kebidanan Fakultas Ilmu Keperawatan Dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Semarang.
  33. Profil Kesehatan Indonesia. 2021. Data Kejadian Kematian Ibu. Jakarta
  34. Profil Kesehatan Provinsi Lampung. 2020. Data Kematian Ibu Di Provinsi Lampung. Lampung
  35. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1031 Tahun 2005. Etika Penelitian Bidang Kesehatan.
  36. Paulina Lince Suwo. 2020. Hubungan Dukungan Keluarga Dan Gaya Hidup Dengan Kejadian Preeclampsia Pada Ibu Di Rsud Ende Nusa Tenggara Timur. Universitas Airlangga.
  37. Purwanti, Siti Aisyah, Sri Handayani. 2019. Hubungan Riwayat Hipertensi, Kadar Hemoglobin, Dan Obesitas Dengan Kejadian Preeklmapsia Pada Ibu Hamil Di Rsud Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2019. Universitas Kader Bangsa. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21 (1) Februari 2021 Halaman 413-420.
  38. Rozikhan. 2007. Faktor-Faktor Risiko Terjadinya Preeclampsia Berat Di Rumah Sakit Dr. H Soewomdo Kendal. Program Magister Epidemiologi Universitas Diponegoro Semarang.
  39. Sudarma Adiputra, Ni Wayan Trisnadewi, Ni Putu Wiwik Oktaviani, Dkk. 2021. Metodologi Penelitian Kesehatan. Penerbit Yayasan Kita Menulis.
  40. Siyoto. 2015. Dasar Metodologi Penelitian. Penerbit. Literasi Media Publishing Yogyakarta
  41. Sujarweni, V Wratna, 2014. Metode Penelitian. Yogyakarta. Pustaka Baru Press.
  42. Susila, Suyanto. 2014. Metode Penelitian Epidemiologi. Yogjakarta. Bursa Ilmu.
  43. Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif Dan R & D. Jakarta. Alfabeta
  44. Sondang Sidabutar, 2020. Buku Ajar Epidemiologi. Penerbit Forum Ilmiah Kesehatan (Forikes).
  45. Sunaringtyas, Widyasih, Rachmania Diana. 2023. Dukungan Keluarga Dengan Kejadian Preeclampsia Pada Ibu Hamil. Dosen Keperawatan Stikes Karya Husada Kediri. Jurnal Penerbit Hospital Majapahit Volume 15 Nomor 1 Tahun 2023.
  46. Sri Utami, Bekti. Utami Tin, Siwi Sekar Adiratna, 2020. Hubungan Riwayat Hipertensi Dan Status Gizi Dengan Kejadian Preeklmapsia Pada Ibu Hamil. Universitas Harapan Bangsa Purwokerto. Jurnal Ilmu Keperawatan Maternitas.
  47. Triyani Rosa Fiqha, 2020. Faktor Risiko Kejadian Preeclampsia Pada Ibu Hamil Di Rumah Sakit Umum Anutapura Kota Palu. Program Pascasarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Makassar.
  48. Octaviani, Laput Dionesia, Bonavantura N Ngagarang, Imelda Rosniyati Dewi. 2016. Hubungan Usia Ibu Dengan Kejadian Preeclampsia Berat Di Ruang Bersalin Blud Rsud Dr. Ben Mboi Ruteng Tahun 2016. Stikes St. Paulus Ruteng.
  49. Yuniarti, Theni, Rosyada Amrina. 2021. Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Dengan Kejadian Hipertensi Pada Wanita Usia Subur Di Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Sriwijaya.
  50. Who. 2021. Kesehatan Maternal Diakses Dilaman Website Resmi Who Pada Tanggal 10 Juli 2022 Pukul 13.29 Wib. Dengan Link Https://Www.Who.Int/Health-Topics/Maternal-Health#Tab=Tab_1
  51. Wulandari, Siswi. 2015. Hubungan Antara Jarak Kehamilan Dan Status Gizi Dengan Kejadian Preeclampsia Pada Ibu Hamil Di Rs Aura Syifa Kabupaten Kediri Tahun 2015. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kediri.