Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keikutsertaan Wanita Usia Subur (WUS) Dalam Melakukan Pemeriksaan Inspeksi Visual Asetat (IVA) Test

Eka Agustina* -  S1 Kebidanan Universitas Malahayati, Indonesia
Sunarsih Sunarsih -  S1 Kebidanan Universitas Malahayati, Indonesia
Anggraini Anggraini -  S1 Kebidanan Universitas Malahayati, Indonesia
Achmad Farich -  Universitas Malahayati, Indonesia

Supp. File(s): Skripsi

Introduction : The Gedung Rejo Sakti Health Center is one of the sub-district health centers in the Tulang Bawang district with very low IVA examination results, at 29% and lower than in 2021, which was 32%. The aim of the research is to know the factors that influence the participation of women of reproductive age (WUS) in conducting a visual acetate inspection (IVA) test at the Rejo Sakti Health Center, Tulang Bawang Regency in 2023.

Methods : This research is a quantitative research with a cross-sectional approach. The population is women of reproductive age at the Gedung Rejo Sakti Health Center in 2023. The sample for this research is part of women of reproductive age at the Gedung Rejo Sakti Health Center in 2023, totaling 357 people. The sampling technique was Stratified Random Sampling and primary data collection was carried out using a questionnaire. Data analysis used the chi square test.

Result : The analysis showed that the frequency distribution of WUS who had never done an IVA Test was 269 people (75.4%), WUS with a good level of knowledge were 242 people (67.8%), WUS with higher education level were 245 people (68.6%) ) and WUS who did not receive support from their husbands for the IVA Test were 235 people (65.8%). There is a significant relationship between level of knowledge (P-value = 0.000), level of education (P-value = 0.000) and husband's support (P-value = 0.000) with WUS participation in the IVA Test at the Gedung Rejo Sakti Health Center in 2023. Recommended Health workers can further improve education and outreach to the community through direct counseling to WUS about the importance of detecting cervical cancer with the IVA test.

 

Key Words : IVA test, education, knowledge, husband’s support

 

ABSTRAK

 

Puskesmas Gedung Rejo Sakti merupakan salah satu puskesmas kecamatan di kabupaten tulang bawang dengan capaian pemeriksaan iva yang masih sangat rendah. yaitu 29% dan lebih rendah bila  dibandingkan dengan capaian tahun 2021 yaitu 32%. Tujuan penelitian diketahui faktor-faktor yang mempengaruhi keikutsertaan wanita usia subur (wus) dalam melakukan pemeriksaan inspeksi visual asetat (iva) test di Puskesmas Gedung Rejo Sakti Kabupaten Tulang Bawang tahun 2023.

Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan dengan pendekatan Cross sectional.  Populasi adalah keseluruhan wanita usia subur di Puskesmas Gedung Rejo Sakti tahun 2023. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian dari wanita usia subur di Puskesmas Gedung Rejo Sakti tahun 2023 yang berjumlah 357 orang. Teknik pengambilan sampel dilaksanakan secara Stratified Random Sampling dan pengumpulan data primer dilakukan  dengan menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan menggunakan uji chi square.

Hasil analisis didapatkan distribusi frekuensi WUS yang belum pernah melakukan pemeriksaan IVA Test sebanyak 269 orang (75,4), WUS dengan tingkat pengetahuan baik sebanyak 242 orang (67,8%), WUS dengan tingkat pendidikan tinggi sebanyak 245 orang (68,6%) dan WUS yang tidak mendapatkan dukungan suami untuk melakukan pemeriksaan IVA Test sebanyak 235 orang (65,8%). Ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan (P-value = 0,000), tingkat pendidikan (P-value = 0,000) dan dukungan suami (P-value = 0,000) dengan keikutsertaan WUS dalam melakukan pemeriksaan IVA Test di Puskesmas Gedung Rejo Sakti tahun 2023. Petugas kesehatan untuk lebih meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat melalui konseling langsung kepada WUS akan pentingnya melakukan deteksi kanker serviks melalui pemeriksaan IVA test.

 

Kata kunci    : Pemeriksaan IVA Test, Pendidikan, Pengetahuan, dukungan suami



Supplement Files

  1. Arum, P. (2015). Kanker Serviks, panduan bagi wanita untuk mengenal mencegah & mengobati. Yogyakarta: Notebook
  2. BKKBN. (2022). Demi Keselamatan Ibu dan Bayi, BKKBN Sarankan Usia 20-35 Tahun, https://nasional.kompas.com/read/2022/12/24/18232871/demi-keselamatan-ibu-dan-bayi-bkkbn-sarankan-ibu-hamil-di-usia-20-35-tahun, di unduh pada tanggal 18 Februari 2023
  3. Budiman & Riyanto. (2013). Kapita Selekta Kuesioner Pengetahuan Dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan. Jakarta : Salemba Merdeka
  4. Citra. (2019). Hubungan Dukungan Kesehatan Dengan Perilaku WUS (Wanita Usia Subur) Dalam Pemeriksaan IVA. Midwifery Journal, Volume 4, Nomor 2
  5. Dieni.(2019). Gizi Pra Konsepsi. Jakarta :Sinar Grafika Offset
  6. Damayanti.(2020).Pengaruh Dukungan Suami Pada Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks. Jurnal Bikfokes Volume 1 Edisi 2
  7. Hastono, S.P. (2018). Basic data analysis for health research training. Depok: Fakultas kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.
  8. Kartini. (2017). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu tentang pemeriksaan Inspeksi Visual Asetat di Puskesmas Poasia Kota Kendari. Helath Information Jurnal Penelitian Volume 9 Nomor 2
  9. Kemenkes RI. (2015). Buku Acuan : Pencegahan kanker Leher rahim Dan Kanker Payudara. Jakarta: Direktorat Pengendalian Penyakit Tidak menular, Direktorat Jenderal PP & PL.
  10. Kemenkes RI. (2015). Pedoman Teknis Pengendalian Kanker Payudara & Kanker Leher Rahim. Jakarta: Direktorat Pengendalian Penyakit Tidak menular, Direktorat Jenderal PP & PL.
  11. Kemenkes RI. (2022). Wanita Berisiko Terkena Kanker Serviks. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/389/wanita-beresiko-terkena-kanker-serviks, Diunduh dalam pada tanggal 16 Februari 2023.
  12. Kemenkes RI. (2022). Cegah Kanker Serviks Sedari Dini. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/24/cegah-kanker-serviks-sedari-dini, Diunduh dalam pada tanggal 18 Februari 2023.
  13. Nurjanah.(2022). Factors Related to Women Of Childbearing Age (WUS) Participation in Performing a Visual Inspection Of Acetit Acid (IVA) Pamulang Health Center in 2022. Nursing And Health Sciences Journal Volume 2, Number 2.
  14. Notoatmodjo. (2017). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta.
  15. Notoatmodjo, (2012). Metodologi Penelitian. Jakarta: penerbit Buku Kedokteran EGC.
  16. Purwanti. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang IVA dengan Perilaku Pemeriksaan IVA, Jurnal Kesehatan Poltekes Kemenkes RI Pangkal Pinang, Volume 8, Nomor 1
  17. Purwoastuti & Walyani. (2015). Panduan Materi Kesehatan Reproduksi Dan Keluarga Berencana. Yogyakarta : Penerbit Pustaka Baru.
  18. Riksani. (2015). Kenali kanker Serviks Sejak Dini. Yogyakarta : Penerbit Andi Offset
  19. Savitri. (2015). Kupas Tuntas Kanker Payudara, Leher Rahim dan Rahim. Yogyakarta : Penerbit Pustaka Baru Press
  20. Setiati. (2009). Waspadai 4 Kanker Ganas Pembunuh Wanita. Yogyakarta : Penerbit Andi Offset
  21. Shalikhah. (2017). Dukungan Keluarga Dan Perilaku Deteksi Dini Kanker Serviks Pada Wanita Usia Subur Di Puskesmas 1 Sewon Bantul. Jurnal Ilmiah Kebidanan Volume 9, Nomor 1.
  22. Siregar.(2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pemeriksaan IVA Test Pada Wanita Usia Subur Di Desa Simatupang Kecamatan Muara. Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup, Volume 6, Nomor 1
  23. Susilawati. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keikutsertaan Wanita Usia Subur Dalam Pemeriksaan IVA Di Puskesmas PAAL V Kota Jambi. Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Kandungan, Volume 13, Nomor 1.
  24. Wulandari. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilku Pemeriksaan Inspeksi Visual Asetat (IVA) Padawanita Usia Subur (WUS) Di Puskesmas Sukmajaya. Juke Kedokteran Unila, Volume 2, Nomor 2

MJ : Midwifery Journal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.cense.