Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri

Nova Muhani, Christin Angelina Febriani, M. Reza Mahendra, Nakita Wima Puri, Luh Dewi, Nadia Adela Putri, Rika Oktaviani, Monica Falentina Putri, Nur Syifa Aulia, Taura Riska Viona, Khumairoh Khumairoh, Khairunnisa Khairunnisa

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prevalensi dan faktor risiko diare di masyarakat wilayah kerja Puskesmas Hajimena melalui survei Mawas Diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik dengan metode survei cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup informasi demografi, kondisi sanitasi, pola makan, dan faktor lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi diare di wilayah kerja Puskesmas Hajimena mencapai 15%. Analisis lebih lanjut mengidentifikasi beberapa faktor risiko signifikan, termasuk rendahnya kualitas air minum, buruknya sanitasi, dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang higiene pribadi. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan fasilitas sanitasi dan edukasi kesehatan sebagai langkah preventif untuk mengurangi kejadian diare. Rekomendasi diberikan untuk program intervensi yang lebih efektif dalam meningkatkan kondisi kesehatan masyarakat.


Keywords


Kesehatan Masyarakat; Prevalensi,Faktor Risiko,Diare,Puskesmas Hajimena,Survei Mawas Diri,Sanitasi,Higiene.

Full Text:

PDF

References


D. P. Mekuto. 2019. pengaruh merebus air sumur terhadap kualitas mikroba dan kesehatan masyarakat di daerah pedesaan. Journal of Water, Sanitation and Hygiene for Development, Volume 9, Issue 4, December 2019

Dewi, R., Siregar, U. E., & Aristantia, O. (2021). Evaluasi Penggunaan Kombinasi Zink dan Probiotik pada Penanggulangan Pasien Diare Anak Di Instalasi Rawat Inap RSUD H. Abdul Manap Jambi Tahun 2020. Pharma Xplore: Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi, 6(2), 55-63.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung (2024)

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (2018). Panduan Pelaksanaan Musyawarah Mawas Diri (MMD) di Desa. Jakarta

Kemkes RI (2022). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2020. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI.

Melvani, R. P., Zulkifli, H., & Faizal, M. (2019). Analisis faktor yang berhubungan dengan kejadian diare balita di Kelurahan Karyajaya Kota Palembang. Jumantik (jurnal ilmiah penelitian kesehatan), 4(1), 57-68.

Sten Ly Ibrahim Adam, Edson Yahuda Putra, Raymond Tumiwa, Ray Felt Tamba Ani. 2021. Aplikasi Pesan Antar Air Mineral Isi Ulang dan Gas Elpiji Berbasis Android. CSRID (Computer Science Research and Its Development Journal)

Utama, S. Y. A., Inayati, A., & Sugiarto, S. (2019). Hubungan Kondisi Jamban Keluarga Dan Sarana Air Bersih Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Arosbaya Bangkalan. Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 10(2), 820-832.

World Health Organization (WHO). (2017). Diarrhoeal disease. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diarrhoeal-disease. Diakses pada tanggal 20 Juni 2024

Yansen Yansen, Bambang Ali Nugroho, Budi Hartono. 2017. preferensi konsumen terhadap atribut air minum kemasan: pendekatan analisis konjoin. Food Research International, Volume 100, Part 1, November 2017, Pages 83-90




DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v15i2.16838

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Dunia Kesmas

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Published by:
Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Editorial Address:
Jl. Pramuka No. 27 Kemiling Bandar Lampung Cq. Tim Jurnal Dunia Kesmas.
Whatsapp : 0822-8154-6379 (admin)