PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA REMAJA (Studi Kasus di Panti Rehabilitasi Pamardi Putra Ya yasan Sinar Jati Kemiling Bandar Lampung Tahun 2012)

Firmansyah Firmansyah, Sugeng Juwono Mardihusodo, Gunawan Irianto

Sari


Saat ini tingkat penyalahgunaan narkoba di Indonesi a telah menjadi keprihatinan masyarakat, karena terjadinya kasus semakin hari bu kannya semakin menurun tapi malah semakin meningkat. Penyalahgunaan narkoba dil ihat dari pengguna telah menjangkau berbagai kalangan termasuk pejabat, apar at hingga rakyat kecil serta makin meningkatnya kasus pada kalangan remaja. Berdasarka n penelitian Badan Narkotika Nasional tahun 2008, Provinsi Lampung menempati uru tan ke sembilan sebagai pecandu se Indonesia, dengan jumlah pemakai mencapai 115.25 2 orang atau 2,01% dari jumlah penduduk. Pemerintah melalui Badan Narkotika Nasion al terus berupaya menekan angka penyalahgunaan narkoba agar misi Indonesia yang beb as narkoba tahun 2015 bisa terwujud. Upaya ini juga didukung dengan terbitnya Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yakni penyalahguna narkoba harus masuk panti rehabilitasi bukan dijatuhi hukuman penjara, tapi bagi pengedar dan bandar narkoba dijatuhi hukuman yang berat. Tujuan penelitian ini adalah me ngetahui karakteristik umur, pendidikan dan jenis kelamin, mengetahui faktor-fak tor yang mempengaruhi terjadinya penyalahgunaan narkoba pada remaja yaitu faktor ind ividu, faktor lingkungan sosial dan faktor ketersediaan narkoba. Penelitian ini menggunakan Metode Kualitatif , tehnik pengambilan sampel dengan purposive sampling dan analisis masalah dengan content analysis. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan b ahwa faktor kepribadian remaja penyalahguna narkoba cenderung anti sosial, seluruh nya tahu tentang narkoba, memakai narkoba karena ikut-ikutan dan solider deng an teman, komitmen agama yang lemah, dan tidak bisa menolak ajakan teman untuk me makai narkoba. Faktor lingkungan keluarga seluruhnya pathogenik, begitu juga lingkun gan sosial masyarakat banyak pemakai narkoba dan mendukung untuk berperilaku ant i sosial. Faktor ketersediaan narkoba itu sendiri mudah didapat. Bebagai upaya at au strategi dilakukan dalam mengatasi masalah ini, selain dengan melakukan peni ngkatan upaya Promosi Kesehatan tentang narkoba ditengah masyarakat dan institusi, pencegahan narkoba berbasis masyarakat melalui pendekatan Desa Siaga Narkoba, d an memperbanyak program terapi dan rehabilitasi narkoba berbasis masyarakat serta yang tidak kalah pentingnya adalah penegakan hukum berupa memperberat hukuman bagi ban dar dan pengedar narkoba. Kata Kunci: Narkoba, Remaja dan Masyaraka

Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v2i3.372

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##





Published by: Faculty of Public Health, Malahayati University

Jurnal Dunia Kesmas indexed by:

   
pISSN: 2301-6604dan eISSN: 2549-3485

Jl. Pramuka No. 27 Kemiling Bandar Lampung Cq. Tim Jurnal Dunia Kesmas. 
Whatsapp : +62 813-7966-3738 (Fitri Ekasari) dan +62 852-2824-8738 (Nurul Aryastuti )

"

_______________________

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.