HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN TINGKAT KEPATUHAN TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS CABANGBUNGIN

Destie Elmi Mufidah, Masita Sari Dewi, Nuzul Gyanata Adiwisastra, Rosiana Rosiana

Sari


Tuberkulosis merupakan penyakit yang menyerang paru-paru disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi hubungan tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan terhadap kualitas hidup pasien tuberkulosis paru di Puskesmas Cabangbungin. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik observasional dengan pengambilan data secara prospektif pada periode Juni-Juli tahun 2025 di Puskesmas Cabangbungin. Hasil  Penelitian sebanyak 52 responden, yang sebagian besar berjenis kelamin laki-laki, berusia 26–35 tahun, berpendidikan SMA, dan mayoritas bekerja. Mayoritas responden berada pada fase lanjutan dan termasuk kategori 1. Penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik. Tingkat kepatuhan responden paling banyak pada kategori baik. Selain itu, hampir seluruh responden memiliki kualitas hidup yang tinggi. Dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dan tingkat kepatuhan. Tidak ditemukan hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kualitas hidup, namun terdapat hubungan antara tingkat kepatuhan dan kualitas hidup.

Kata Kunci : Tuberkulosis, Pengetahuan, Kepatuhan, Kualitas Hidup.

 


Kata Kunci


Kata Kunci : Tuberkulosis, Pengetahuan, Kepatuhan, Kualitas hidup

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Amalia, A., Arini, H. D., & Dhrik, M. (2022). Analysis of The Relationship of Compliance Rate of Antituberculosis Drug on The Quality of Life of Lung Tuberculosis Patients. Jurnal Ilmiah Mahaganesha, 1(2), 67–74.

Annisa, N., & Hastono, S. P. (2022). Pengaruh kategori pengobatan terhadap keberhasilan pengobatan pasien tuberkulosis Jurnal Ilmiah Mahaganesha, 1. 64–71.

Damanik, C. M., H.Gultom, S., S.P.Sagala, D., & Ritonga, Y. S. (2024). The Relationship Of Knowledge And Compliance With Medication In Pulmonary Tuberculosis Patients At The Somambawa Health Center, Somambawa District, Nias Selatan District. Jurnal Kesehatan, Rekam Medis Dan Farmasi, 2(02), 79–86.

Dedi Pahrul, Helsy Desvitasari, & Asih Fatriansari. (2021). Analisis Pemahaman Penderita Tb Tentang Tuberkulosis Paru Terhadap Kualitas Hidup. Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences, 11(2), 86–94. https://doi.org/10.52395/jkjims.v11i2.327.

Dewi, M. S., Sagita, N., & Sari, I. P. (2023). Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis (Oat) Pada Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Cilamaya Karawang. Jurnal Buana Farma, 3(3), 41–48. https://doi.org/10.36805/jbf.v3i3.836.

Fadillah, L., & Supriyadi, A. (2023). Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kasus Tuberkulosis Paru (A Case Report). Penatalaksanaan Batuk Efektif, Jurnal Buana Farma, 2(8), 3109–3114. https://bajangjournal.com/index.php/JIRK/arti cle/view/4616.

Fitrianti, T., Wahyudi, A., & Murni, N. S. (2021). Analisis Determinan Kejadian Tuberkulosis Paru. Jurnal ’Aisyiyah Medika, 6(1). https://doi.org/10.36729/jam.v7i1.782.

Ghozali, M. T., & Murani, C. T. (2023). Relationship between knowledge and medication adherence among patients with tuberculosis: a crosssectional survey. Bali Medical Journal, 12(1), 158–163.

Goletti, D., Al-Abri, S., Migliori, G. B., Arlehamn, C. L., Haldar, P., Sundling, C., da Costa, C., To, K. W., Martineau, A. R., Petersen, E., Zumla, A., & Shan Lee, S. (2024). World Tuberculosis Day 2024 theme “Yes! We can end TB” can be made a reality through concerted global efforts that advance detection, diagnosis, and treatment of tuberculosis infection and disease. International Journal of Infectious Diseases, 141, 106993. https://doi.org/10.1016/j.ijid.2024.106993.

Journal, C. D., Arisandy, D., Yaldo, F., & Hour, P. T. (2025). Pengembangan strategi berpikir positif untuk meningkatkan kualitas hidup pasien tbc di lembaga masyarakat sehat sriwijaya. 6(1), 1116–1121. Jurnal Ilmiah Permas : Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 6(1), 1116–1121.

Kemenkes RI. (2020). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran : Tata Laksana Tuberkulosis. Kementerian

Kesehatan Republik Indonesia. Kemenkes RI. (2024). Buku Saku Tata Laksana Tuberkulosis. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Nafsi, A. Y., & Rahayu, S. R. (2020). Analisis Spasial Tuberkulosis Paru Ditinjau dari Faktor Demografi dan Tingkat Kesejahteraan Keluarga di Wilayah Pesisir. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia, 1(1), 72–82.

Pameswari, P., Halim, A., & Yustika, L. (2023). Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat pada Pasien Tuberkulosis di Rumah Sakit Mayjen H. A Thalib Kabupaten Kerinci. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 2(2), 116. https://doi.org/10.29208/jsfk.2016.2.2.60.

Rismawan, M., Sakit, R., Daerah, U., & Bajo, L. (2024). Hubungan antara kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup penderita tuberkulosis. Jurnal ’Aisyiyah Medika 17(1), 63–78.

Santos. (2021). Gambaran Pengetahuan Keluarga Pasien tentang penyakit TB Paru. Jurnal Keperawatan GSH, 10(1), 42.

Sunarmi, S., & Kurniawaty, K. (2022). Hubungan Karakteristik Pasien Tb Paru Dengan Kejadian Tuberkulosis. Jurnal ’Aisyiyah Medika, 7(2), 182–187.

Swarjana, I. K. D., Sukartini, T., & Makhfudli, M. (2021). Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Pengawas Minum Obat Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien TB Paru Di Puskesmas Tobadak Kabupaten Mamuju Tengah. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 6(1), 89–94. https://doi.org/10.30651/jkm.v6i1.2796.

Ulandari, S., Priyandani, Y., & Rahem, A. (2023). Gambaran Tingkat Pengetahuan Pasien Tuberkulosis di Puskesmas Kota Bengkulu. Malahayati Nursing Journal, 5(12), 4345– 4351.https://doi.org/10.33024/mnj.v5i12.12700.




DOI: https://doi.org/10.33024/jfm.v9i1.24351

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.