Edukasi Daring Tentang Aktivitas Fisik untuk Mencegah Sedentary Lifestyle Pada Mahasiswa Di Era Digital
Sari
Era digital telah membawa berbagai perubahan yang baik sebagai dampak positif yang bisa gunakan sebaik-baiknya. Namun dalam waktu yang bersamaan, era digital juga membawa efek baik dan tidak baik, sehingga menjadi tantangan baru dalam kehidupan manusia di era digital ini. Kemudahan yang didapat pun dapat mengubah gaya hidup seseorang menjadi sedentary lifestyle. Ditambah lagi kemajuan seperti pada bidang teknologi, transportasi, peralatan rumah tangga membuat seseorang menjadi malas bergerak. Sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya aktivitas fisik di era digital, telah dilakukan kegiatan penyuluhan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada tanggal 8 Juni 2025. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati. Penyuluhan disajikan secara interaktif dengan penggunaan media PowerPoint, dan disampaikan oleh tim penyuluh berdasarkan pendekatan berbasis pengetahuan terkini.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya aktivitas fisik tidak hanya dalam konteks olahraga, tetapi juga aktivitas sehari-hari. Penyuluhan berbasis digital terbukti menjadi metode efektif untuk menanamkan kesadaran akan pola hidup sehat di tengah tantangan era teknologi.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Amrynia, S. U., Prameswari, G. N. 2021. Hubungan Pola Makan, Sedentary Lifestyle, dan Durasi Tidur dengan Kejadian Gizi Lebih Pada Remaja (Studi Kasus di SMA Negeri 1 Demak). Indonesian Journal of Public Health and Nutrition. 2(1). 112-121.
Biddle, S. J. H., Ciaccioni, S., Thomas, G., & Vergeer, I. (2019). Physical activity and mental health in children and adolescents: An updated review of reviews and an analysis of causality. Psychology of Sport and Exercise, 42, 146–155.
Chaeroni, A., Ma'mun, A., & Budiana, D. (2021). Aktivitas Fisik: Apakah Memberikan Dampak Bagi Kebugaran Jasmani Dan Kesehatan Mental?. Sporta Saintika, 6(1), 54-62.
Guthold, R., Stevens, G. A., Riley, L. M., & Bull, F. C. (2018). Worldwide trends in insufficient physical activity from 2001 to 2016: a pooled analysis of 358 population-based surveys with 1.9 million participants. The Lancet Global Health, 6(10), e1077–e1086.
Istiqomah, S. N., Lisiswanti, R. 2017. Dampak Eksposur Layar Monitor Terhadap Gangguan Tidur Dan Tingkat Obesitas Pada Anak Anak. Majority. 6(2). 73-78.
Juana, S. Y. A., Abdullatip, P., Fachrezi, D. A., Wahyudi, A., Permana, D. S., & Tarigan, B. (2024). Dampak Perkembangan Teknologi Informasi Terhadap Aktivitas Fisik Mahasiswa. Jurnal Ilmiah Spirit, 24(2), 80-91.
Katzmarzyk, P. T., & Lee, I. (2012). Sedentary Behaviour and Life Expectancy in the USA : a cause-deleted life table analysis. BMJ Open. 1–8.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). (2023). Pedoman Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Kemenkes RI.
Maidartati et al. (2022) ‘Gambaran Sedentary Lifestyle Pada Remaja Di SMA Kota Bandung’, Jurnal Keperawatan BSI, 10(2), pp. 250–265.
Pertiwi, B. S., Isnaeni, W. 2021. Analisis Lama Waktu Penggunaan
Gadget Pada Kalangan Mahasiswa Di Masa Pandemi. Journal of Innovative Science Education.
Purwani, D. A. (2021). Pemberdayaan era digital. Bursa Ilmu.
Warburton, D. E. R., & Bredin, S. S. D. (2017). Health benefits of physical activity: a systematic review of current systematic reviews. Current Opinion in Cardiology, 32(5), 541–556.
World Health Organization. (2020). Guidelines on physical activity and sedentary behaviour
DOI: https://doi.org/10.33024/jakk.v4i1.21015
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Universitas Malahayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






