Rosella Infusion And Iron Supplementation Increase Hemoglobin In Pregnant Women With Anemia
Abstract
Latar Belakang: Anemia pada kehamilan tetap menjadi masalah kesehatan ibu yang penting karena dikaitkan dengan peningkatan risiko komplikasi pada ibu dan perinatal. Di wilayah kerja Puskesmas Kelumbayan, tercatat 18 dari 140 ibu hamil (12,86%) mengalami anemia pada tahun 2024. Suplementasi zat besi merupakan standar perawatan, sementara rosela (*Hibiscus sabdariffa*) mengandung vitamin C dan senyawa lain yang dapat mendukung penyerapan zat besi.
Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberian seduhan rosela sebagai pendamping suplementasi zat besi terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia.
Metode: Penelitian kuasi-eksperimental dengan desain *pretest-posttest* dua kelompok ini melibatkan 40 ibu hamil trimester kedua atau ketiga yang mengalami anemia ringan; masing-masing kelompok terdiri dari 20 peserta yang dipilih secara purposif. Peserta dialokasikan secara non-acak ke dalam kelompok intervensi dan kelompok kontrol sesuai dengan desain kuasi-eksperimental. Kedua kelompok menerima suplementasi standar zat besi/folat, sedangkan kelompok intervensi juga menerima seduhan rosela yang dibuat dari 1,5 g kelopak bunga rosela kering yang diseduh dalam 300 mL air, diminum satu kali sehari selama 14 hari. Kadar hemoglobin diukur menggunakan alat *Easy Touch* sebelum dan sesudah intervensi. Uji Shapiro-Wilk digunakan untuk menilai normalitas data, uji *paired-sample t-test* untuk menilai perubahan dalam kelompok (jika asumsi terpenuhi), dan uji *independent-samples t-test* untuk membandingkan perubahan hemoglobin antar-kelompok.
Hasil: Rata-rata kadar hemoglobin pada kelompok intervensi meningkat dari 10,41 ± 0,33 g/dL menjadi 11,42 ± 0,37 g/dL, sedangkan pada kelompok kontrol meningkat dari 10,36 ± 0,33 g/dL menjadi 10,93 ± 0,29 g/dL. Rata-rata peningkatan masing-masing adalah 1,01 g/dL dan 0,57 g/dL. Analisis menunjukkan adanya perbedaan peningkatan antar-kelompok sebesar 0,485 g/dL (IK 95% 0,24–0,63; p < 0,001). Kesimpulan: Pemberian seduhan rosela sebagai terapi tambahan pada suplementasi zat besi dikaitkan dengan peningkatan kadar hemoglobin yang lebih besar dibandingkan dengan suplementasi zat besi/asam folat saja pada ibu hamil dengan anemia ringan.
Saran: Studi terkontrol lebih lanjut dengan masa pemantauan yang lebih lama serta pengendalian asupan makanan dan kepatuhan suplementasi yang lebih baik disarankan sebelum penerapan secara rutin.
Kata kunci: anemia pada kehamilan; hemoglobin; suplementasi zat besi; rosela; vitamin C
ABSTRACT
Background: Anemia in pregnancy remains an important maternal health problem because it is associated with increased risks of maternal and perinatal complications. In the Kelumbayan Community Health Center service area, 18 of 140 pregnant women (12.86%) were recorded as having anemia in 2024. Iron supplementation is standard care, while rosella (Hibiscus sabdariffa) contains vitamin C and other compounds that may support iron absorption.
Objective: To analyze the effect of rosella infusion used as an adjunct to iron supplementation on hemoglobin levels among pregnant women with anemia.
Methods: This quasi-experimental two-group pretest-posttest study included 40 pregnant women in the second or third trimester with mild anemia, with 20 participants in each group selected purposively. Participants were allocated non-randomly to an intervention group and a control group in accordance with the quasi-experimental design. Both groups received the standard iron/folate supplementation used in the study, while the intervention group additionally received rosella infusion prepared from 1.5 g of dried rosella calyces brewed in 300 mL of water once daily for 14 days. Hemoglobin was measured using an Easy Touch device before and after the intervention. Shapiro-Wilk testing assessed normality, paired-sample t-tests assessed within-group changes when assumptions were met, and an independent-samples t-test compared hemoglobin change between groups.
Results: Mean hemoglobin in the intervention group increased from 10.41 ± 0.33 g/dL to 11.42 ± 0.37 g/dL, while the control group increased from 10.36 ± 0.33 g/dL to 10.93 ± 0.29 g/dL. Mean increases were 1.01 g/dL and 0.57 g/dL, respectively. The source analysis reported a between-group difference in improvement of 0.485 g/dL (95% CI 0.24–0.63; p < 0.001).
Conclusion: Rosella infusion used as an adjunct to iron supplementation was associated with a greater increase in hemoglobin than iron/folate supplementation alone among pregnant women with mild anemia.
Suggestions: Further controlled studies with longer follow-up and better control of dietary intake and supplementation adherence are recommended before routine implementation.
Keywords: anemia in pregnancy; hemoglobin; iron supplementation; rosella; vitamin C
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Almatsier, S. (2019). Prinsip dasar ilmu gizi. Gramedia Pustaka Utama.
Arikunto, S. (2017). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Astuti, R. Y., & Ertiana, D. (2018). Anemia dalam kehamilan. Pustaka Abadi.
Bakta, I. M. (2019). Hematologi klinik ringkas (2nd ed.). EGC.
Dahlia, M., Pangestu, G. K., & Ciptiasrini, U. (2024). Pengaruh pemberian teh bunga rosella dan jus jambu biji terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja anemia di PMB “M” Toboali Bangka Selatan tahun 2024, 4, 1574–1583.
Goonewardene, I. M. R., & Senadheera, D. I. (2018). Randomized control trial comparing effectiveness of weekly versus daily antenatal oral iron supplementation in preventing anemia during pregnancy. Journal of Obstetrics and Gynaecology Research, 44(3), 417–424. https://doi.org/10.1111/jog.13546
Hindratni, F., Sari, S. I., & Fathunikmah. (2025). Effectiveness of “GUCHIRO” as an alternative food to prevent anemia in pregnant women. JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan, 13(2), 210–215. https://doi.org/10.36929/jpk.v13i2.939
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan Indonesia 2023.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Survei Kesehatan Indonesia 2023.
Khoerunnisa, L. (2024). Pengaruh pemberian teh rosella (Hibiscus sabdariffa) terhadap kadar hemoglobin (Hb) ibu hamil di TPMB “N” Kabupaten Bogor tahun 2023 [Undergraduate thesis, Universitas Nasional].
Kholijah, L. P. (2021). Pengaruh seduhan kelopak rosella kering terhadap kadar hemoglobin ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Langsat Kota Pekanbaru [Undergraduate thesis, Poltekkes Kemenkes Riau].
Malinda, O. (2020). Potensi antioksidan dalam kelopak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.) sebagai anti-aging. Jurnal Kinetika, 11(3), 60–65.
Manuaba, I. B. G. (2019). Ilmu kebidanan, penyakit kandungan & keluarga berencana untuk pendidikan bidan. EGC.
Mayunita, A. (2024). Efektivitas pemberian seduhan bunga rosella + Fe terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil di PMB Adhe Marhani Kelurahan Srimukti Tambun Utara. Malahayati Nursing Journal, 6(2), 445–460. https://doi.org/10.33024/mnj.v6i2.10706
Mizawati, A., & Wulandari, R. (2021). The effectiveness of rosella flowers to the changes of hemoglobin levels of third trimester pregnant women in the area of the Ratu Agung Community Health Center in 2020. Jurnal Ners dan Kebidanan, 8(1), 38–42. https://doi.org/10.26699/jnk.v8i1.ART.p038-042
Muchtar, R. (2014). Sinopsis obstetri: Obstetri fisiologi, obstetri patologi. EGC.
Nisa, R., Soejoenoes, A., & Wahyuni, S. (2017). Effect of roselle (Hibiscus sabdariffa) on changes in hemoglobin levels in pregnant women with anemia taking iron supplement. Belitung Nursing Journal, 3(6), 771–777. https://doi.org/10.33546/bnj.305
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan (6th ed.). Rineka Cipta.
Permatasari, B. Y. (2022). Pengaruh waktu penyeduhan terhadap karakteristik teh herbal campuran rosella (Hibiscus sabdariffa L.), teh hijau (Camellia sinensis L.), dan jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum).
Pratiwi, A. (2022). Efektivitas seduhan bunga rosella + Fe terhadap kadar haemoglobin pada ibu hamil di Puskesmas Sukaindah Kabupaten Bekasi periode Mei–Juni tahun 2021. Jurnal Ilmiah Bidan, 6(2), 7–15.
Prawirohardjo, S. (2020). Ilmu kebidanan. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Proverawati, A. (2019). Anemia dan anemia kehamilan. Nuha Medika.
Puspita, L., Surani, W., & Herlina, N. (2025). The effect of giving rosella flower brewing (Hibiscus sabdariffa) on the mother’s hemoglobin (Hb) levels pregnant anemia in the work area of the Community Health Center Inpatient Care of District Tatakarya North Lampung. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 10(1). https://doi.org/10.30604/jika.v10i1.3049
Rusmiati, D. (2019). Pengaruh pemberian suplemen zat besi dengan dan tanpa vitamin C terhadap kenaikan kadar hemoglobin ibu hamil. Jurnal Ilmiah Bidan, 4(2), 30–35.
Srivastava, R., Kant, S., Singh, A. K., Saxena, R., Yadav, K., & Pandav, C. S. (2019). Effect of iron and folic acid tablet versus capsule formulation on treatment compliance and iron status among pregnant women: A randomized controlled trial. Journal of Family Medicine and Primary Care, 8(2), 378–384. https://doi.org/10.4103/jfmpc.jfmpc_339_18
Stanworth, S. J., Churchill, D., Sweity, S., Holmes, T., Hudson, C., Brown, R., Lax, S. J., Murray, J., Spiby, H., Roy, N., Farmer, A., Gale, C., Crayton, E., Lorencatto, F., Griffiths, J., Mullings, J., Last, S., & Knight, M. (2024). The impact of different doses of oral iron supplementation during pregnancy: A pilot randomized trial. Blood Advances, 8(21), 5683–5694. https://doi.org/10.1182/bloodadvances.2024013408
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Supariasa, I. D. N. (2016). Ilmu gizi: Teori dan aplikasi. EGC.
Suryadinata, P. Y. A., Suega, K., Wayan, I., & Gde Dharmayuda, T. (2022). Faktor risiko yang mempengaruhi kejadian anemia defisiensi besi: A systematic review. E-Jurnal Medika Udayana, 11(2), 6. https://doi.org/10.24843/mu.2022.v11.i02.p02
World Health Organization. (2020). Global anaemia reduction efforts among women of reproductive age: Impact, achievement of targets and the way forward.
Zahra, T., Susanto, E., & Kumorowulan, S. (2024). Effect of a combination of soybean powder and rosella flowers (Hibiscus sabdariffa) on changes in hemoglobin levels in women of childbearing age. Health Information: Jurnal Penelitian, 16(1), 59–67. https://doi.org/10.36990/hijp.v16i1.1165
DOI: https://doi.org/10.33024/jkm.v12i07.23050
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)
Policies | Submissions | Other |
| Focus and Scope Section Policies Peer Review Process Publication Frequency Open Access Policy | Online Submissions Author Guidelines Copyright Notice Privacy Statement Author Fees | Journal Sponsorship Journal History Site Map About this Publishing System |


