Maternal Chronic Energy Deficiency, Complementary Feeding, And Stunting Among Children Under Two Years

Alfina Zahra, Prasetyowati Prasetyowati

Abstract


Latar Belakang: Stunting masih menjadi salah satu masalah gizi kronis yang berdampak terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Meskipun prevalensi stunting di Indonesia dan Provinsi Lampung menunjukkan tren penurunan, stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Natar yang melaporkan 30 kasus stunting pada tahun 2024. Riwayat Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu selama kehamilan dan praktik pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) merupakan faktor yang berpotensi berkaitan dengan kejadian stunting.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan riwayat Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu selama kehamilan dan praktik pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dengan kejadian stunting pada anak usia di bawah dua tahun.

Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain case-control dan dilaksanakan pada akhir Juli 2025 di wilayah kerja Puskesmas Natar. Populasi penelitian terdiri dari 117 anak usia di bawah dua tahun. Sampel berjumlah 72 responden, terdiri dari 24 kasus dan 48 kontrol dengan perbandingan 1:2, yang dipilih menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, catatan kesehatan, dan pengukuran antropometri. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05.

Hasil: Sebanyak 20,8% ibu memiliki riwayat KEK selama kehamilan dan 79,2% tidak memiliki riwayat KEK. Sebanyak 63,9% responden memiliki praktik pemberian MP-ASI kategori kurang dan 36,1% kategori baik. Riwayat KEK selama kehamilan berhubungan signifikan dengan stunting (p = 0,001; OR = 9,308). Praktik pemberian MP-ASI juga berhubungan signifikan dengan stunting (p = 0,030; OR = 4,231).

Kesimpulan: Riwayat KEK pada ibu selama kehamilan dan praktik pemberian MP-ASI berhubungan secara signifikan dengan kejadian stunting pada anak usia di bawah dua tahun.

Saran: Tenaga kesehatan perlu memperkuat pemantauan status gizi ibu selama kehamilan serta meningkatkan edukasi mengenai praktik pemberian MP-ASI yang tepat kepada ibu dan keluarga sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

 

Kata kunci: stunting, Kekurangan Energi Kronis, MP-ASI, anak di bawah dua tahun, gizi ibu.

 

ABSTRACT

 

Background: Stunting remains a major chronic nutritional problem affecting child growth and development. Although prevalence in Indonesia and Lampung Province has declined, stunting remains a public health concern, including in the working area of Natar Community Health Center, where 30 cases were reported in 2024. Maternal Chronic Energy Deficiency (CED) during pregnancy and complementary feeding practices are potential factors associated with stunting.

Objective: This study aimed to determine the association between maternal history of Chronic Energy Deficiency (CED) during pregnancy, complementary feeding practices, and stunting among children under two years of age.

Methods: This quantitative study employed a case-control design and was conducted in late July 2025 in the working area of Natar Community Health Center. The population consisted of 117 children under two years of age. The sample comprised 72 respondents (24 cases and 48 controls; ratio 1:2) selected using simple random sampling. Data were collected using a questionnaire, health records, and anthropometric measurements. Univariate and bivariate analyses were performed using the Chi-Square test with α = 0.05.

Results: A total of 20.8% of mothers had a history of CED during pregnancy, whereas 79.2% had no history of CED. Poor complementary feeding practices were reported among 63.9% of respondents, while 36.1% had good practices. Maternal history of CED was significantly associated with stunting (p = 0.001; OR = 9.308). Complementary feeding practices were also significantly associated with stunting (p = 0.030; OR = 4.231).

Conclusion: Maternal history of Chronic Energy Deficiency during pregnancy and complementary feeding practices were significantly associated with stunting among children under two years of age.

Suggestions: Health professionals should strengthen maternal nutritional monitoring during pregnancy and improve education on appropriate complementary feeding practices for mothers and families as part of stunting prevention.

 

Keywords  : stunting, Chronic Energy Deficiency, complementary feeding, children under two years, maternal nutrition.


Keywords


Stunting, Chronic Energy Deficiency, Complementary Feeding, Toddlers, Maternal Nutrition

Full Text:

PDF

References


Amelia, F., Andriani, P., & Dewi, Y. (2022). Infant feeding practices and growth outcomes among children under five. Journal of Child Nutrition, 14(2), 85–93.

Anggraini, T., Putra, D., & Sari, M. (2022). Food safety and nutritional problems in children. Indonesian Journal of Public Health, 17(3), 201–210.

Black, R. E., Victora, C. G., Walker, S. P., Bhutta, Z. A., Christian, P., de Onis, M., & Uauy, R. (2021). Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet, 398(10295), 427–451.

Darlis, I. (2024). Pemberian MP-ASI dan pertumbuhan anak usia dini. Jakarta: Pustaka Kesehatan Indonesia.

Dewey, K. G., & Begum, K. (2021). Long-term consequences of stunting in early life. Maternal & Child Nutrition, 17(2), 1–10.

Fadilah, N., Yusuf, M., & Hapsari, D. (2022). Recurrent infections and child growth failure. Journal of Community Health, 10(2), 112–120.

Fauziah, R., Handayani, S., & Dewi, A. (2024). Nutrition education and complementary feeding improvement among mothers. Jurnal Gizi Indonesia, 13(1), 45–54.

Fitria, L., Kurniasih, M., & Maulana, H. (2023). Nutrient intake and linear growth among toddlers. Asian Journal of Nutrition, 11(3), 156–164.

Handayani, N., Kurniasari, D., & Rahmah, E. (2022). Maternal undernutrition and child growth outcomes. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 98–106.

Hastuti, S., Wulandari, N., & Pratiwi, R. (2023). Complementary feeding quality and child development. Journal of Early Childhood Nutrition, 9(2), 77–86.

Hidayati, N., Yusuf, M., & Kurniawan, H. (2022). Feeding practices and stunting risk in early childhood. Jurnal Gizi dan Pangan, 17(1), 34–42.

Jatiningsih, S. P., & Budiono, I. (2023). Determinants of stunting among industrial workers’ families. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(2), 87–95.

Juwono, L. (2003). Makanan pendamping ASI dan tumbuh kembang anak. Jakarta: EGC.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Pedoman pemberian makanan pendamping ASI untuk bayi dan anak. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Survei Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Kemenkes RI.

Khairani, F., & Ningsih, H. (2024). Chronic energy deficiency and stunting risk among children aged 2–4 years. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 20(1), 25–34.

Krisnawaty, A., Putri, D., & Sari, N. (2023). Maternal nutritional status and complementary feeding practices associated with stunting. Indonesian Journal of Public Health, 18(4), 244–252.

Kurniawati, Y., Prasetyo, D., & Lestari, E. (2023). Maternal knowledge and complementary feeding behavior. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Indonesia, 15(2), 66–75.

Lestari, N., & Handayani, F. (2023). Nutritional problems in pregnancy and child growth. Jurnal Kebidanan Indonesia, 14(1), 55–63.

Lestari, W., Pratama, A., & Safitri, E. (2024). Maternal malnutrition and long-term child health. Journal of Maternal Health, 8(1), 10–18.

Maulina, A., Hasanah, N., & Firdaus, M. (2024). Childcare practices and nutritional outcomes. Jurnal Ilmu Kesehatan Anak, 7(2), 101–109.

Mufida, L., Widyaningsih, T., & Maligan, J. (2022). Prinsip dasar pemberian MP-ASI pada anak. Jurnal Pangan dan Gizi, 12(1), 1–9.

Nubli, M. A. (2023). Maternal nutrition and fetal development. Indonesian Midwifery Journal, 5(1), 44–52.

Pratiwi, D., Nurhayati, S., & Kurniawan, A. (2021). Maternal nutritional adequacy during pregnancy. Jurnal Gizi Masyarakat, 9(2), 88–96.

Putri, S., Rahman, R., & Kurniawan, A. (2023). Environmental factors and stunting incidence. Journal of Environmental Health, 14(1), 52–60.

Torlesse, H., Cronin, A. A., Sebayang, S. K., & Nandy, R. (2022). Determinants of stunting among Indonesian children. Maternal & Child Nutrition, 18(1), 1–12.

UNICEF. (2023). The State of the World’s Children 2023. New York: UNICEF.

World Health Organization. (2023). Child Growth Standards. Geneva: World Health Organization.

World Health Organization. (2023). Complementary Feeding Guidelines for Infants and Young Children. Geneva: World Health Organization.

World Health Organization. (2023). Global Nutrition Report. Geneva: World Health Organization.




DOI: https://doi.org/10.33024/jkm.v12i8.26446

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)

Policies

Submissions

Other

Focus and Scope
Section Policies
Peer Review Process
Publication Frequency
Open Access Policy
Online Submissions
Author Guidelines
Copyright Notice
Privacy Statement
Author Fees
Journal Sponsorship
Journal History
Site Map
About this Publishing System