The Relationship between Third-Trimester Pregnant Women's Knowledge and Readiness for Early Initiation of Breastfeeding Implementation

Desliana Desliana, Suharman Suharman, Neneng Siti Lathifah

Abstract


Latar Belakang: Inisiasi Menyusu Dini (IMD) berperan penting dalam menurunkan angka kematian neonatal, meningkatkan keberhasilan ASI eksklusif, dan mencegah stunting. Cakupan IMD dunia tahun 2025 baru mencapai 48%, sedangkan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kalianda sebesar 61,8%. Studi pendahuluan pada 10 ibu hamil menunjukkan 80% ibu primigravida belum memahami IMD secara lengkap dan 40% ibu belum siap melaksanakan IMD.

Tujuan: Mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil trimester III dengan kesiapan pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kalianda Kabupaten Lampung Selatan.

Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi seluruh ibu hamil trimester III di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kalianda sebanyak 46 orang, dengan sampel 46 responden yang diambil secara total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan kesiapan pelaksanaan IMD, dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.

Hasil: Sebanyak 30 responden (65,2%) memiliki pengetahuan baik tentang IMD dan 29 responden (63,0%) siap melaksanakan IMD. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil trimester III dengan kesiapan pelaksanaan IMD (p-value = 0,021; OR = 5,476).

Kesimpulan: Pengetahuan ibu hamil trimester III berhubungan signifikan dengan kesiapan pelaksanaan IMD.

Saran: UPTD Puskesmas Kalianda disarankan meningkatkan konseling IMD pada kelas ibu hamil, mengoptimalkan media edukasi, serta melibatkan suami dan keluarga dalam persiapan persalinan.

 

Kata kunci: Pengetahuan, Ibu Hamil Trimester III, Kesiapan, Inisiasi Menyusu Dini (IMD)

 

ABSTRACT

 

Background: Early Initiation of Breastfeeding (EIBF) is an important strategy to reduce neonatal mortality, improve exclusive breastfeeding success, and prevent stunting. Global EIBF coverage in 2025 reached only 48%, while coverage in the working area of Kalianda Public Health Center was 61.8%. A preliminary study on 10 pregnant women showed that 80% of primigravida mothers did not fully understand EIBF and 40% were unprepared to perform it after delivery.

Objective: To determine the relationship between third-trimester pregnant women's knowledge and readiness for EIBF implementation in the working area of Kalianda Public Health Center, South Lampung Regency.

Methods: This quantitative study used a cross-sectional design. The population comprised 46 third-trimester pregnant women in the working area of Kalianda Public Health Center, with a sample of 46 respondents selected through total sampling. Data were collected using a knowledge questionnaire and an EIBF readiness instrument, then analyzed using univariate and bivariate analysis with the Chi-Square test.

Results: Most respondents (65.2%; n=30) had good knowledge of EIBF, and 63.0% (n=29) were ready to implement EIBF. A significant relationship was found between knowledge and readiness for EIBF implementation (p-value = 0.021; OR = 5.476).

Conclusion: Knowledge among third-trimester pregnant women is significantly related to readiness for EIBF implementation.

Suggestions: Kalianda Public Health Center is recommended to strengthen EIBF counseling in maternal classes, optimize educational media, and involve husbands and families in birth preparation.

 

Keywords: Knowledge, Third-Trimester Pregnant Women, Readiness, Early Initiation of Breastfeeding (EIBF)


Keywords


Knowledge, Third-Trimester Pregnant Women, Readiness, Early Initiation of Breastfeeding (EIBF)

Full Text:

PDF

References


Arikunto, S. (2022). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. (Rineka Cipta (ed.); IV). Rineka cipta.

Budiman. (2020). Kapita selekta Pengetahuan dan sikap untuk penelitian kesehatan.

Dinkes Lampung. (2024). Propil Kesehatan Lampung tahun 2023. https://drive.google.com/drive/folders/1-6JonMPqoB7ZwBurSFlZiUeb74pJezjD

Dinkes Lampung Selatan. (2025). Kabupaten Lampung Selatan Dalam Angka 2025.

Hasibuan, A. F. M. N., & Nopa, I. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Motivasi Ibu Hamil Trimester III Dalam Melaksakan Inisiasi Menyusui Dini Di Puskesmas Medan Denai. 1(1).

Hastono. (2021). Analisis Data pada Bidang kesehatan (Rajawali Pres (ed.); 1st ed.). Rajawali Pres.

Karmika, N. N. K., Rahayu, S., & Rahyani, N. K. Y. (2022). Pengetahuan, Sikap Ibu Postpartumdan Dukungan Keluarga terhadapPelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini. Midwifery Care Journal.

Kemenkes. (2025). Profil Kesehatan Indonesia 2024.

Khadijah, S., Rahmi, S. L., & Mesalina, R. (2024). Pendampingan Ibu Hamil dalam Persiapan Pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini ( IMD ) melalui Pemanfaatan Media Promosi Kesehatan Digital di Wilayah Kerja Puskesmas Guguk Panjang Kota Bukittinggi. 8(1), 15–24.

Limbong. (2023). Pendidikan Dan Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Dengan Sikap Terhadap Inisiasi Menyusui Dini. 240–246.

Mallick, L., Benedict, R. K., & Wang, W. (2020). Facility readiness and counseling during antenatal care and the relationship with early breastfeeding in Haiti and Malawi. 7, 1–15.

Manuaba, I. B. . (2020). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan KB untuk Pendidikan Bidan (2nd ed.). EGC.

Nasution, R. S., & Oktamianti, P. (2023). Faktor Penghambat Keberhasilan Inisiasi Menyusu Dini (Imd) Pada Persalinan Sesar. Jurnal Cahaya Mandalika, Imd, 686–698.

Notoatmodjo. (2018). Metodologi penelitian kesehatan (Cetakan VI). (PT. Rineka Cipta (ed.)). PT. Rineka cipta.

Notoatmodjo, S. (2020). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku (2007th ed.). Rineka Cipta 2007.

Rahmah, S., Malia, A., & Maritalia, D. (2022). Asuhan kebidanan kehamilan. Syiah Kuala University Press.

Retnaningtyas, E., Surya, S., & Kediri, M. H. (2017). Pengaruh Pengetahuan Tentang Kelas Ibu Hamil Terhadap Perilaku Perawatan Kehamilan Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Nganjuk. JURNAL EDUMidwifery, 1(1), 42–49. http://journal.unipdu.ac.id

Roesli. (2021). Inisiasi Menyusu Dini Plus ASI Eksklusif. Pustaka Bunda.

Sugiono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D (Bandung:Alfabeta (ed.)). Bandung:Alfabeta.

Sulfakar, S., Tinggi, S., Kesehatan, I., Bangsa, B., Mapilli, P., Dini, I. M., & Partum, I. P. (2024). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini ( IMD ) di Wilayah Kerja Puskesmas Mapilli. Imd, 80–85.

Umar, F. (2021). Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan Kelangsungan ASI Anak Usia di Bawah Dua Tahun. Penerbit NEM.

UNICEF. (2025). Breastfeeding Too few children benefit from recommended breastfeeding practices. December 2025, 1–11.

WHO. (2023a). Early initiation of breastfeeding to promote exclusive breastfeeding. August, 1–5.

WHO. (2023b). Support for mothers to initiate and establish breastfeeding after childbirth. August, 1–7.

WHO. (2024a). Healthy Growth and Development. 1–13.

WHO. (2024b). Ibu Membutuhkan Lebih Banyak Dukungan Menyusui Selama Masa Kritis Bayi Baru Lahir. 2–5.

WHO. (2025). Levels and trends in child malnutrition. 1–24.

Yuliastuti, E., Retnowati, A., & Inisiasi, K. K. (2024). Literature Review : Faktor- Faktor yang Memengaruhi Pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini. 3(1), 920–927.




DOI: https://doi.org/10.33024/jkm.v12i8.27835

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati)

Policies

Submissions

Other

Focus and Scope
Section Policies
Peer Review Process
Publication Frequency
Open Access Policy
Online Submissions
Author Guidelines
Copyright Notice
Privacy Statement
Author Fees
Journal Sponsorship
Journal History
Site Map
About this Publishing System