Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Kecemasan Antenatal
ABSTRAK
Kecemasan antenatal merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya penyulit pada kehamilan, persalinan dan bayi baru lahir. Diperkirakan sekitar lebih 20% ibu hamil mengalami kecemasan antenatal, namun sebagian besar kasus kecemasan antenatal tidak terlaporkan karena pengkajian antenatal saat ini lebih terfokus kepada pemeriksaan fisik. Tujuan penelitian mengidentifikasi kecemasan antenatal dan analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kecemasan antenatal. Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dari bulan Juli-Agustus 2018 menggunakan Pregnancy Related Anxiety Questionnaire revised 2 (PRAQ-r2), kuesioner untuk sosiodemografi terdiri dari usia, pendidikan, status ekonomi, perilaku kesehatan, umur kehamilan, paritas, status obstetri dan kuesioner untuk dukungan keluarga. Sampel dalam penelitian ini adalah 160 orang. Data dianalisis menggunakan Chi-square. Hasil dari penelitian ditemukan ibu hamil yang berpartisipasi mengisi kuesioner adalah 144 dari 160 (Respon Rate 90,62%). Ibu hamil yang mengalami kecemasan antenatal sebanyak 38 orang (26,4%) dan yang tidak mengalami kecemasan antenatal sebanyak 106 orang (73,6%). Faktor yang berhubungan dengan kecemasan antenatal diantaranya paritas (p=0,003), status obstetri (p=0,000), usia kehamilan (p=0,001), dukungan keluarga (p=0,000) dan perilaku kesehatan (p=0,000). Simpulan penelitian ini bahwa kecemasan merupakan gangguan mental yang sering terjadi pada ibu hamil, sehingga pentingnya memahami faktor-faktor yang terkait dengan kecemasan antenatal agar dapat merencanakan asuhan kebidanan yang tepat serta mengembangkan intervensi secara holistik.
Kata Kunci: Kecemasan antenatal, PRAQ-r2