Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Angka Kejadian Rhinitis Alergi Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2021

Raihan Indra Fata, Ade Utia Detty, Rinto Hadiarto, Barra Ade Wijaya Suprayitno

Sari


Rhinitis alergi (RA) merupakan gangguan pernapasan atas yang umum ditemukan pada dewasa muda, termasuk mahasiswa kedokteran. Aktivitas fisik diduga memengaruhi kejadian RA melalui modulasi sistem imun, namun bukti ilmiah masih belum konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan aktivitas fisik dengan kejadian RA pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2021. Penelitian ini menggunakan desain  dengan pengumpulan data melalui kuesioner self-reported pada 96 responden yang dipilih secara acak. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat aktivitas fisik dan kejadian RA (p = 0,576). Simpulan: Aktivitas fisik tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian rhinitis alergi pada mahasiswa kedokteran.


Kata Kunci


Rhinitis Alergi; Mahasiswa Kedokteran; Cross-Sectional; Chi-Square

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Admar, M. A. (2021). Hubungan Rhinitis Alergi Terhadap Prestasi Belajar. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(2), 592–7.

Cakram, B. (2023). Pengaruh Metode Kerja Kelompok Terhadap Kemandirian Belajar. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 08 September, 1112–22.

Djohan, G. A., & Dewi, S. M. (2020). Hubungan antara tingkat intensitas latihan fisik dengan prevalensi rhinitis pada mahasiswa Universitas Tarumanagara berusia 18-24 tahun. Tarumanagara Medical Journal, 2(2), 282–8.

E. Vlaski, K.Stavric, L Seckova, M. K. (2008). Influence of physical activity and television-watching time on asthma and allergic rhinitis among young adolescents : preventive or aggravating 36(5), 247–53.

Eltidar, T. R. (2021). Pengaruh Latihan Fisik terhadap Sistem

Kardiovaskular. Jurnal Medika Hutama, 03(01), 1288–92.

Kakli, H. A., & Riley, T. D. (2016). Allergic Rhinitis. Primary Care, 43(3), 465

Katotomichelakis, M., Iliou, T., Karvelis, I., Giotakis, E., Daniilides, G., Erkotidou, E., Lazaridis, C., & Anastassopoulos, G. K. (2017). Symptomatology Patterns in Children with Allergic Rhinitis. Medical Science Monitor : International Medical Journal of Experimental and Clinical Research, 23, 4939–46.

Kristian, H., Pelealu, O. C. P., & Mengko, S. K. (2022). Efek Olahraga terhadap Perbaikan Gejala Rinitis Alergi. Jurnal Biomedik:JBM, 14(1), 46.

Lisma, W., et al. (2024). Analisis Faktor Risiko Kejadian Rhinitis Alergi Pada Anak Usia 5-11 Tahun Di Wilayah Kerja Unit Pelaksana Teknis Dinas (Uptd) Puskesmas Meuraxa Banda Aceh Tahun 2023. 5(3), 6334–41.

Liva, G. A., Karatzanis, A. D., & Prokopakis, E. P. (2021). Review of Rhinitis: Classification, Types, Pathophysiology. Journal of Clinical Medicine, 10(14).

Nurhutami AD, Suprihati, Marliyawati D, & Mailasari AMK. (2020). Diponegoro Medical Journal Faktor Risiko Rinitis Alergi Pada Anak Usia 13-14 Tahun Di Semarang. Diponegoro Medical Journal, 9(2), 154–60.

Park, J., Park, J. H., Park, J., Choi, J., & Kim, T. H. (2020). Association between allergic rhinitis and regular physical activity in adults: A nationwide cross-sectional study. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(16), 1–11.

Tanaka, W., & Amaliah, M. (2020). Prevalensi rinitis alergi berdasarkan gejala klinis pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2015. Tarumanagara Medical Journal, 2(1), 173–6.

Tukuboya, V. T., Malonda, N. S. H., Sanggelorang, Y., Kesehatan, F., Universitas, M., & Ratulangi, S. (2020). Fakultas Keshetan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi selama masa covid-19 a. 9(6), 35–45.

Wise, S. K., et al (2018). International Consensus Statement on Allergy and Rhinology: Allergic Rhinitis. International Forum of Allergy & Rhinology, 8(2), 108–352.

Yulianto, A. A., & Alhamdi, F. (2022). Jurnal Hasi Studi Dan

Pengkajian Ilmiah Eksakta. Jppie, 01(01), 59–64.




DOI: https://doi.org/10.33024/jikk.v13i1.20719

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc4.footer##

Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Lampung



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.