Penentuan Tinggi Badan Berdasarkan Panjang Tulang Femur Pada Mahasiswa Suku Bali Di Universitas Malahayati

Muhammad Taufik Akbar, Mala Kurniati, Upik Pebriyani, Adrian Rival Djamil, Dita Fitriani

Sari


Identifikasi korban dalam kasus forensik, seperti pembunuhan dan bencana alam, sering kali menghadapi kesulitan ketika hanya bagian tubuh tertentu yang tersisa. Tulang femur sebagai tulang panjang terpanjang dalam tubuh manusia memiliki potensi tinggi sebagai indikator estimasi tinggi badan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara ukuran panjang tulang femur dengan tinggi badan pada mahasiswa suku Bali di Universitas Malahayati. Rancangan penelitian numerik dengan metode potong lintang yang dilaksanakan pada Maret 2025. Subjek studi ini mencakup 37 responden yang sudah dipilih melalui metode consecutive sampling. Hasil menunjukkan panjang hubungan signifikan panjang femur pria terhadap tinggi badan (p = 0.001; r = 0.888) dan panjang femur wanita terhadap tinggi tubuh yang menunjukan bahwa nilai p = 0.001 (p<0.05) dengan nilai r = 0.892. Dapat disimpulkan adanya hubungan erat antara panjang tulang femur laki-laki terhadap tinggi badan dan terdapat korelasi yang sangat kuat antara panjang tulang femur perempuan terhadap tinggi badan. Hasil penelitian ini memiliki implikasi penting dalam bidang ilmu forensik, khususnya dalam upaya rekonstruksi tubuh korban yang tidak teridentifikasi melalui estimasi tinggi badan berdasarkan sisa tulang rangka.


Kata Kunci


Tulang Femur; Tinggi Badan; Identifikasi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Bahasuan, N. (2023). Buku Ajar Ilmu Kedokteran Forensik Medikolegal. Pt. Arvi Jaya Abadi.

Bidmos, M. A., Dayal, M. R., & Adeyemi, T. A. (2013). Sex determination from the femur in South African whites and blacks. Forensic Science International, 226(1–3), 300.e1–300.e7.

De Mendonça, M. C. (2000). Estimation of height from the length of long bones in a Portuguese adult population. American Journal of Physical Anthropology, 112(1), 39–48.

Handajani, P. T., & Prima, A. (2014). Panjang Tulang Femur Dapat Menjadi Penentu Tinggi. Jurnal Kedokteral Syiah Kuala, 14(1), 38.

Holmgren, A., Martos-moreno, G. Á., Niklasson, A., Martínez-villanueva, J., & Argente, J. (2021). The Pubertal Growth Spurt Is Diminished In Children With Severe Obesity. Pediatric Research, September 2020. https://doi.org/10.1038/s41390-020-01234-3

Kanchan, T., & Krishan, K. (2013). Personal Identification in Forensic Examinations. Anthropology, 2(1), 2–3. https://doi.org/10.4172/2332-0915.1000114

Krishan, K., Kanchan, T., & Sharma, A. (2012). Estimation of stature from dimensions of hands and feet in a North Indian population. Journal of Forensic and Legal Medicine, 19(5), 297–303.

Lee, S., Gong, H., Hyun, J., Koo, H., Lee, H., Chung, N., Choi, Y., & Yang, K. (2017). Estimation Of Stature From Femur Length Measured Using Computed Tomography After The Analysis Of Three-Dimensional Characteristics Of Femur Bone In Korean Cadavers. https://doi.org/10.1007/s00414-017-1556-z

Nora, M., & Muhammad Fajar, A. (2016). Estimasi Tinggi Badan Berdasarkan Panjang Tulang Femur Perkutan Pada Mahasiswa Suku Aceh Universitas Malikussaleh. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Malikussaleh, 4, I1-VI13.

Pamukti, H. P., & Soularto, D. S. (2016). Korelasi antara Tinggi Badan dan Panjang Tungkai Bawah Perkutan pada Mahasiswa Ras Jawa Usia Pertumbuhan. Mutiara Medika, 16(1), 15–19.

Parinduri, A. G. (2022). Identifikasi Tulang Belulang. Majalah Ilmiah Methoda, 12(1), 37–44. https://doi.org/10.46880/methoda.vol12no1.pp37-44

Randolph-quinney, P. S., & Black, S. M. (2011). Forensic Anthropology. January.

Saputri, A. H. N., Junitha, I. K., & Suaskara, I. B. M. (2023). Identifikasi Forensik Berdasarkan Pemeriksaan Primer Dan Sekunder Sebagai Penentu Identitas Korban: Studi Kasus Banjir Bandang Luwu Utara, Sulawesi Selatan Forensic Identification Based on Primary and Secondary Xamination As Determination of Victims Ident. Jurnal Simbiosis, 11(1), 1–14. http://ojs.unud.ac.id/index.php/simbiosis

Shella, R. putri, Parinduri, Abdul Gafar, Savista, Taya Elsa, & Ritonga, M. (2023). Penentuan Tinggi Badan Berdasarkan Estimasi Panjang Femur Di Kota Medan. In skripsi (Issue 9). https://www.jstage.jst.go.jp/article/jime/47/2/47_263/_pdf/-char/ja

Surdam, Z., Makmun, A., Naulanda, M., Indarwati, R. P., & Ardiansyah, H. (2022). Estimasi Tinggi Badan berdasarkan Panjang Tulang Femur pada Mahasiswa Suku Bugis Universitas Muslim Indonesia Suku, Mahasiswa Universitas, Bugis Indonesia, Muslim. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(3), 1684–1687. https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i3.2704

Ozaslan, A., Karadayi, B., Kolusayin, M. O., Kaya, A., & Afsin, H. (2003). Stature estimation from upper extremity long bones. Forensic Science International, 135(2), 111–114.

Raxter, M. H., Ruff, C. B., & Auerbach, B. M. (2006). Technical note: Revised fully stature estimation technique. American Journal of Physical Anthropology, 130(3), 374–384.

Tanudjaja, G. N. (2022). Hubungan Tinggi Badan Dengan Panjang Tulang Femur Pada Etnis Sangihe Di Madidir Ure. Universitas Sam Ratulangi.

Trotter, M., & Gleser, G. C. (1952). Estimation of stature from long bones of American Whites and Negroes. American Journal of Physical Anthropology, 10(4), 463–514.




DOI: https://doi.org/10.33024/jikk.v13i1.20836

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc4.footer##

Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Lampung



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.