Gambaran Karakteristik Kasus Vulnus Pada Pasien Di Instalasi Gawat Darurat RS Bintang Amin

Ragil Nurdiansyah, Festy Ladyani, Anggunan Anggunan, Nita Sahara

Sari


Luka merupakan kondisi terputusnya kontinuitas jaringan yang menyebabkan pemisahan jaringan yang sebelumnya sehat. Setiap kerusakan pada kulit, membran mukosa, atau jaringan di bawahnya dapat dikategorikan sebagai luka, yang dapat berupa luka superfisial sederhana hingga luka kompleks yang melibatkan struktur lebih dalam seperti otot, saraf, dan pembuluh darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kasus vulnus di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Bintang Amin tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh dari rekam medis pasien dengan vulnus pada tahun 2024 dengan jumlah sampel sebanyak 80 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berada pada kelompok usia dewasa muda 20–45 tahun (86,25%) dan berjenis kelamin laki-laki (63,75%). Penyebab tersering vulnus adalah kecelakaan kerja (42,5%), diikuti oleh kecelakaan lalu lintas dan penyebab lainnya. Jenis luka yang paling sering ditemukan adalah vulnus laceratum (78,75%). Kesimpulannya, kelompok dewasa muda berjenis kelamin laki-laki merupakan kelompok yang paling banyak mengalami vulnus, dengan kecelakaan kerja sebagai penyebab utama dan vulnus laceratum sebagai jenis luka yang paling dominan.


Kata Kunci


Instalasi Gawat Darurat; Karakteristik; Vulnus

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Afida, N. N. (2019). Pengelolaan pelambatan pemulihan pasca bedah pada Tn. N dengan vulnus laceratum di ruang Bougenvile RSUD Ungaran (Vol. 4). ResearchGate.

Afida, V. (2019). Pemetaan data statistika tentang dominannya faktor human error dalam laka lantas Kabupaten Bantul, DIY. FKIP Pendidikan Matematika UPY.

Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Chhabra, V., Anand, A. S., Baidya, A. K., Malik, S. M., Kohli, E., & Reddy, M. P. K. (2017). Hypobaric hypoxia induced renal damage is mediated by altering redox pathway. PLoS ONE, 13(7), e0195701.

El-Menyar, A., El-Hennawy, H., Al-Thani, H., Asim, M., & Abdelrahman, H. (2014). Traumatic injury among females: Does gender matter? Qatar Medical Journal, 2014(1), 1–8.

Gorge, J., Alsufyani, L., Almefreh, G., & Aljuhani, S. (2020). The age and gender distribution of patients admitted following nonfatal road traffic accidents in Riyadh: A cross-sectional study. Journal of Family Medicine and Primary Care, 9(1), 76–80.

Kujath, P., & Michelsen, A. (2008). Wounds – From physiology to wound dressing. Deutsches Ärzteblatt International, 105(13), 239–248.

Macaranas, I. T., Notarte, K. I. R., Ver, A. T. M., Pastrana, A. M., Chua, F. J., & Sumalapao, D. E. P. (2020). An epidemiological report on the burden and trend of injuries in the Philippines from 2011 to 2018.

Journal of Public Health in the Philippines, 9(August), 200–205.

Norma, N., Lopulalan, O., & Prayogi, R. (2019). Perbedaan efektivitas perawatan vulnus laceratum (luka robek) menggunakan betadine dan NaCl terhadap kecepatan penyembuhan. Nursing Arts, 13(1), 69–75.

Prayogi, R., & Lopulalan, O. (2019). Nursing Arts, 13(1), 69–75.

Putu, D., & Putu, W. B. I. G. A. (2023). Faktor-faktor yang memengaruhi resiliensi remaja pasca dating violence: Sebuah studi literatur. Humanitas (Jurnal Psikologi), 7(1), 113–124. https://doi.org/10.31289/humanitas.v7i1.13771

Risma, K., Liddle, M., Birkett, K., & Bonjour, A. (2018). A collaborative approach to improving health care for children with developmental disabilities. Pediatrics, 142(6), e20180427.

Roshanaei, G., Khoshravesh, S., Abdolmaleki, S., Bathaei, T., & Farzian, M. (2022). Epidemiological pattern of trauma patients based on the mechanisms of trauma: Trends of a regional trauma center in Midwest of Iran. BMC Emergency Medicine, 22, 1–8.

Ryan, A. (2014). Pengaruh getah jarak cina (Jatropha multifida L.) terhadap waktu penyembuhan luka. Karya Tulis Ilmiah, FK Universitas Maranatha, Bandung.

Sugiyono. (2022). Metode Studikuantitatif, kualitatif, dan R&D (Cet. 3). Bandung: Alfabeta.

Suriani, N., Risnita, R., & Jailani, M. S. (2023). Konsep populasi dan sampling serta pemilihan partisipan ditinjau dari studi ilmiah pendidikan. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 24–36.

Syah, G. A., Husnain, M., Hayat, K., Cambiaso, E., Fayyaz, U. U., Mongelli, M., Akram, H., & Ghazanfar Abbas, S. (2022). Preventing MQTT vulnerabilities using IoT-enabled intrusion detection system. Sensors, 22(2), 567.

Wahyuni, R. D., Sampe, J., Dokter, P. P., Kedokteran, F., Infeksi, D., Dan, T., Kedokteran, F., Klinik, D. P., Kedokteran, F., Saraf, D., &

Kedokteran, F. (2024). Death of arrival (DOA) akibat cedera kepala pada kecelakaan kerja: Laporan kasus death on arrival (DOA) due to head injuries in occupational accidents: A case report. Jurnal Ilmiah Kedokteran, 6(2), 129–134.

Yadika, A. D. N., & Wintoko, R. (2020). Manajemen terkini perawatan luka. Jurnal Kedokteran Universitas Lampung, 4(2), 183–189.

Zuhan, A., Rahman, H., & Januarman, J. (2018). Profil penanganan luka pada pasien trauma di instalasi gawat darurat Rumah Sakit Umum Provinsi Nusa Tenggara Barat. Unram Medical Journal, 5(3), 21–26.




DOI: https://doi.org/10.33024/jikk.v13i3.20911

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc4.footer##

Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Lampung



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.