Hubungan Status Gizi Dan Kebiasaan Sarapan Pagi Terhadap Prestasi Belajar Pada Siswa Sekolah Dasar Di Min 2 Tanggamus

Lidiya Ayis Rakharen, Zulhafis Mandala, Yesi Nurmalasari, Devita Febriani Putri

Sari


Prestasi belajar merupakan indikator keberhasilan proses pembelajaran yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Status gizi dan kebiasaan sarapan pagi merupakan faktor yang diduga berperan dalam memengaruhi prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan kebiasaan sarapan pagi dengan prestasi belajar pada siswa kelas V-VI di MIN 2 Tanggamus. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 81 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Status gizi diukur menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT), kebiasaan sarapan diperoleh melalui kuesioner, dan prestasi belajar dinilai berdasarkan rata-rata nilai rapor. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan prestasi belajar (p = 0,194; r = 0,146), serta tidak terdapat hubungan antara kebiasaan sarapan pagi dengan prestasi belajar (p = 0,601; r = 0,059). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi maupun kebiasaan sarapan pagi dengan prestasi belajar siswa.


Kata Kunci


Status Gizi; Kebiasaan Sarapan Pagi; Prestasi Belajar

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anasiru, M. A., Misnati, & Ni Nengah Puspawati. (2017). Hubungan Kebiasaan Sarapan Dengan Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Negeri 13 Kabila Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango. 9(1), 20–31.

Cahyanto, E. B., Nugraheni, A., Sukamto, I. S., & Musfiroh, M. (2021). HUBUNGAN STATUS GIZI DAN PRESTASI BELAJAR The Relationship between Nutritional Status and Learning Achievement. PLACENTUM Jurnal Ilmiah Kesehatan Dan Aplikasinya, 9(1), 2021.

Hanim, B., Ingelia, I., & Ariyani, D. (2022). Kebiasaan Sarapan Pagi dengan Status Gizi Anak Sekolah Dasar. Jurnal Kebidanan Malakbi, 3(1), 28.

Hasrul, H., Hamzah, H., & Hafid, A. (2020). Pengaruh Pola Asuh Terhadap Status Gizi Anak. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(2), 792–797.

Khasanah, L., Rahmawati, Y. D., & Wahyani, A. D. (2023). Hubungan asupan kalori, kebiasaan sarapan dan status gizi dengan produktivitas kerja karyawan Universitas Muhadi Setiabudi. Jurnal Ilmiah Gizi Dan Kesehatan (JIGK), 4(02), 20–25.

Kristanti, L. A., & Sebtalesy, C. Y. (2019). Hubungan Status Gizi

dengan Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Negeri Purworejo 3 Kabupaten Madiun. Jurnal Komunikasi Kesehatan, X(1), 73–80.

Kurniasari, A. D., & Nurhayati, F. (2017). Hubungan Antara Tingkat Pendidikan , Pekerjaan dan Pendapatan Orang Tua Dengan Status Gizi Pada Siswa SD Hangtuah 6 Surabaya. Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, 5(2), 163–170.

Nur, A. A. W., Mokhtar, S., Nurmadilla, N., Bamahry, A. B., & Jafar, M. A. (2023). Hubungan Antara Status Gizi Dengan Prestasi Belajar Anak Pada Usia 9 – 12 Tahun. Wal’afiat Hospital Journal, 4(1), 23–30.

Permatasari, A. D., Iftitah, K. N., Sugiarti, Y., & Anwas, E. O. M. (2022). Peningkatan Literasi Indonesia Melalui Buku Elektronik. Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan, 10(2), 261.

Rahmiwati, A. (2020). Hubungan sarapan pagi dengan prestasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 5(November), 70–75.

Rawung, M. M., Wungouw, H. I. S., & Pangemanan, D. H. C. (2020). Hubungan Status Gizi dengan Prestasi Belajar Siswa SD Katolik St Fransiskus Xaverius Kakaskasen Kota Tomohon. EBiomedik, 8(1), 11–18.

Riskesdas. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf. In Lembaga Penerbit Balitbangkes (p. hal 156).

Sahid, M. H., & Disabilitas, K. N. (2021). Hubungan Status Gizi Dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas 1-3 Sekolah Dasar. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 5(2).

Seprianty, V., Tjekyan, S., & Thaha, A. (2020). Status Gizi Anak Kelas III SDN 1 Sungaililin. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 2(1), 129–134.

Simanjuntak, R. R. (2022). Gambaran Pengetahuan, Sikap, Praktik Makan Dan Status Gizi Mahasiswi Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Medan. Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse,

Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist), 17(2), 364–369.

Sya’baniyah, L., Widajanti, L., & Asna, A. F. (2022). Kebiasaan Sarapan, Status Gizi dan Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar di Indonesia. Penelitian Kesehatan Forikes, 13(5), 947–952.

Syafi’i, A., Marfiyanto, T., & Rodiyah, S. K. (2018). Studi Tentang Prestasi Belajar Siswa Dalam Berbagai Aspek Dan Faktor Yang Mempengaruhi. Jurnal Komunikasi Pendidikan, 2(2), 115.

Tumiwa, E., Sarimin, S., & Ismanto, A. (2016). Hubungan

Pengetahuan Tentang Sarapan Pagi Dengan Prestasi Belajar Anak Di Sd Inpres Talikuran Kecamatan Kawangkoan Utara. Jurnal Keperawatan UNSRAT, 4(1), 106891.

Vista, D., Hutasoit, M., & E, R. D. (2014). Status Gizi tidak Signifikan Menentukan Prestasi Belajar Siswa SD. Media Ilmu Kesehatan, 3(1), 36–42.

Wadhani, L. P. P., & Yogeswara, I. B. A. (2017). Tingkat konsumsi zat besi (Fe), seng (Zn) dan status gizi serta hubungannya dengan prestasi belajar anak sekolah dasar. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 5(2), 82–87.

Wulandari, A. S., Ernandi, D., & Herawati. (2024). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Akademik Siswa Sekolah Dasar. 6(3), 28–38.




DOI: https://doi.org/10.33024/jikk.v13i3.21016

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc4.footer##

Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Lampung



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.