Hubungan Antara Konsumsi Junk Food Dengan Obesitas Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Bandar Lampung Angkatan 2021, 2022, Dan 2023

Afnan Naufal Padisha, Fonda Octarianingsih Shariff, Ringgo Alfarisi, Dessy Hermawan

Sari


Obesitas merupakan akumulasi lemak berlebih yang berisiko terhadap kesehatan dan sering dikaitkan dengan pola konsumsi makanan tak sehat, termasuk junk food. Studi ini bertujuan menganalisis hubungan antara konsumsi junk food dengan kejadian obesitas pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Bandar Lampung angkatan 2021, 2022, dan 2023. Studi ini ialah studi kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross-sectional. Studi ini memakai 211 sampel yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data didapatkan melalui kuesioner tingkat konsumsi junk food dan pengukuran indeks massa tubuh (IMT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden tergolong obesitas (52,6%) dan konsumsi junk food terbanyak berada pada kategori rendah (45,0%). Uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang sangat signifikan antara tingkat konsumsi junk food dengan status obesitas (p = 0,000). Distribusi data memperlihatkan bahwa seluruh responden dengan konsumsi junk food tinggi tergolong obesitas, sedangkan responden dengan konsumsi rendah mayoritas tidak obesitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa konsumsi junk food memperbesar risiko obesitas di kalangan mahasiswa kedokteran, yang dapat menjadi perhatian dalam upaya promosi gaya hidup sehat pada kelompok usia produktif.


Kata Kunci


Indeks Massa Tubuh; Junk Food; Mahasiswa Kedokteran; Obesitas

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Alshammari, G. M., Osman, M. A., Alabdulkarem, K. B., Alsoghair, S. M., Mohammed, M. A., Al-Harbi, L. N., & Yahya, M. A. (2022). The effect of dietary behaviors on the nutritional status and associated factors of Yemeni students in Saudi Arabia. PloS One, 17(5), e0268659.

Balitbangkes. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Daulay, K. H. P., & Zaldi, Z. (2025). Asupan junk food berhubungan dengan risiko terjadinya nyeri kepala pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Jurnal Pandu Husada, 6(2), 26–37.

Datar, A., & Nicosia, N. (2012). Junk food in schools and childhood obesity. Journal of Policy Analysis and Management, 31(2), 312–337.

Ekawaty, F., & Rizona, F. (2019, February). Hubungan frekuensi mengkonsumsi junkfood dan durasi tidur dengan obesitas pada anak sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas Aur Duri Kota Jambi tahun 2017. In Proceeding Seminar Nasional Keperawatan (Vol. 4, No. 1, pp. 63–73).

Hermawan, D., Muhani, N., Sari, N., Arisandi, S., Lubis, M. Y., & Firdaus, A. A. (2020). Mengenal obesitas. Penerbit Andi.

Indrapermana, I. G. K. F., & Pratiwi, I. G. A. P. E. (2019). Hubungan junk food terhadap obesitas pada anak usia sekolah dasar di SD Santo Yoseph 2 Denpasar. Jurnal Medika Udayana, 8(11), 1–5.

Kemenkes RI. (2021). Buku pedoman pengelolaan pencegahan obesitas bagi tenaga kesehatan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023 (pp. 1–68). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kristiana, T., Hermawan, D., Febriani, U., & Farich, A. (2020). Hubungan antara pola tidur dan kebiasaan makan junk food dengan kejadian obesitas pada mahasiswa Universitas Malahayati tahun 2019. Human Care Journal, 5(3), 750–761.

Mandoura, N., Al-Raddadi, R., Abdulrashid, O., Shah, H. B. U., Kassar, S. M., Hawari, A. R. A., ... & Usman, H. B. (2017). Factors associated with consuming junk food among Saudi adults in Jeddah City. Cureus, 9(12), e2008.

Masyitoh, M., & Budiono, I. (2023). Faktor yang berhubungan dengan kejadian gizi lebih dan obesitas pada remaja. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 3(1), 59–68.

Nugroho, P. S., & Hikmah, A. U. R. (2020). Kebiasaan konsumsi junk food dan frekuensi makan terhadap obesitas. Jurnal Dunia Kesmas, 9(2), 185–191.

Oktaviani, W. D. (2012). Hubungan kebiasaan konsumsi fast food, aktivitas fisik, pola konsumsi, karakteristik remaja dan orang tua dengan indeks massa tubuh (IMT) (Studi kasus pada siswa SMA Negeri 9 Semarang tahun 2012). Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, 1(2), 18843.

Prima, T. A., Andayani, H., & Abdullah, M. N. (2018). Hubungan konsumsi junk food dan aktivitas fisik terhadap obesitas remaja di Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Biomedis, 3(1).

Rafiony, A., Purba, M. B., & Pramantara, I. D. P. (2015). Konsumsi fast food dan soft drink sebagai faktor risiko obesitas pada remaja. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 11(4), 170.

Riskawati, Y. K., Savitri, K. A., & Ramdani, P. R. (2020). Hubungan tingkat aktivitas fisik dengan indeks massa tubuh mahasiswa program studi sarjana kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Majalah Kesehatan, 7(4), 231–238.

Saras, T. (2023). Menggali dampak junk food: Membedah realitas dan mencari solusi. Tiram Media.

Saufani, I. A. (2022). Hubungan konsumsi fast food dengan status gizi siswa sekolah menengah kejuruan. ‘Afiya: Jurnal Kesehatan, 9(1).

Shah, T., Purohit, G., Nair, S. P., Patel, B., Rawal, Y., & Shah, R. M. (2014). Assessment of obesity, overweight and its association with the fast food consumption in medical students. Journal of Clinical and Diagnostic Research, 8(5), 57.

Sharma, J., Khare, S., Shrivastava, S., & Kalra, S. (2010). Etiology of obesity—What a family practitioner needs to know. WebMedCentral.

Singh, A., Dhanasekaran, D., Ganamurali, N., Preethi, L., &

Sabarathinam, S. (2021). Junk food-induced obesity—a growing threat to youngsters during the pandemic. Obesity Medicine, 26, 100364.

Siregar, F. N. M., Febriyanti, E., Damayanty, A. E., & Rahmi. (2024). Obesitas “Si Bom Waktu”: Kenali-Obati. UMSU Press.

Veena, V., MR, S. C., Shruthi, M. N., & Khan, S. I. (2018). Junk food eating habits and obesity among medical college students in Bangalore: A cross-sectional study. National Journal of Community Medicine, 9(2), 100–105.

Wijaya, N. V., Dahliah, D., & Pancawati, E. (2024). Dampak kebiasaan mengonsumsi junk food terhadap berat badan. Mahesa: Malahayati Health Student Journal, 4(2), 455–464.

World Health Organization. (2024). Obesity and overweight.

Yahya, N. (2018). Kupas tuntas obesitas. PT. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Yuniah, B., Feriandi, Y., & Yulianto, F. A. (2023). Proporsi konsumsi junk food dan status gizi berlebih di mahasiswa kedokteran. Jurnal Riset Kedokteran, 69–74.




DOI: https://doi.org/10.33024/jikk.v12i12.21164

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc4.footer##

Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Lampung



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.