Hubungan Kadar Asam Urat terhadap Stadium Gagal Ginjal Kronik pada Pasien di Rumah Sakit Bintang Amin Bandar Lampung
Sari
Gagal ginjal kronis (GGK) merupakan kondisi menurunnya fungsi ginjal secara progresif selama kurun waktu tertentu. Prevalensi penyakit GGK ini cukup tinggi dan menjadi penyebab kematian terbanyak ke-12 di seluruh dunia. Salah satu faktor yang diduga berkaitan erat dengan progresivitas GGK ialah kadar asam urat yang tinggi (hiperuresemia). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya hubungan kadar asam urat terhadap stadium gagal ginjal kronis pada pasien di RS Bintang Amin Bandar Lampung tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan dari rekam medis 49 pasien GGK di RS Bintang Amin Tahun 2025 dan dianalisis secara statistik menggunakan uji Pearson Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien didominasi oleh laki-laki sebanyak 26 orang (53,1%) dan pasien dengan kelompok usia 45-65 tahun sebanyak 27 orang (55,1%). Selain itu, sebanyak 39 pasien (79,6%) memiliki kadar asam urat tinggi dan 33 orang (67,35%) dari jumlah tersebut berada pada stadium berat GGK (stadium 4-5). Kesimpulan : ada hubungan yang signifikan antara kadar asam urat dengan stadium GGK, dengan nilai p=0,019 (p<0,05) dan nilai odds ratio (OR) sebesar 2,7 (CI 95%; 1,31-5,65)
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Guo, Q., Lu, X., Wang, Y., Zhang, L. & Zhao, F. (2020) 'Hyperuricemia and the progression of chronic kidney disease: A systematic review and meta-analysis', International Urology and Nephrology, 52(1), pp. 99–110.
Kidney Disease: Improving Global Outcomes (KDIGO) (2024) KDIGO 2024 Clinical Practice Guideline for the Evaluation and Management of Chronic Kidney Disease. Kidney International, 105(Suppl. 4S), pp. S1–S150.
Kaewput, W., Thongprayoon, C., Rangsin, R., Mao, M.A., Cheungpasitporn, W. & Bathini, T. (2020) 'The association between serum uric acid and progression of chronic kidney disease: A cohort study', BMC Nephrology, 21(1), pp. 1–8.
Mazzaferro, S., De Martini, N., Rotondi, S., Tartaglione, L. & Ureña-Torres, P. (2021) 'Hyperuricemia, urate-lowering therapy and kidney disease: A review', Journal of Clinical Medicine, 10(3), pp. 1–18.
Oh, T.R., Choi, H.S., Kim, C.S., Bae, E.H., Ma, S.K. & Kim, S.W. (2020) 'Hyperuricemia has increased the risk of progression of chronic kidney disease: Propensity score matching analysis', Scientific Reports, 10, Article 6681.
Pelupessy, D.C., Lestari, N. & Wahyuni, S. (2021) 'Hubungan kadar asam urat dengan derajat penyakit ginjal kronik pada pasien rawat jalan', Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, 12(2), pp. 103–110.
Ranow, R., Sari, N., Putri, A. & Yuliana, D. (2024) 'Prevalensi hiperurisemia dan artritis gout di Provinsi Lampung', Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(1), pp. 45–53.
Riskesdas (2018) Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Wu, B., Zhang, Y., Li, H., Wang, X. & Chen, Y. (2024) 'Age-related decline in kidney function and mechanisms of chronic kidney disease progression', Frontiers in Nephrology, 4, Article 1362145.
World Health Organization (2024) Global Health Estimates 2024: Leading Causes of Death. Geneva: World Health Organization.
DOI: https://doi.org/10.33024/jikk.v13i7.22101
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc4.footer##
Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Lampung

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
_JIKK_2024-2.pdf_.png)

1.png)
.png)
.png)
.png)
.jpg)



