Profil Psikobehavioral Pelaku Kejahatan Seksual : Tinjauan Psikologis-Kriminologis Untuk Perkembangan Strategi Rehabilitasi Efektif

Aulya Khalisha Gunawan, Lutfiya Nur Fadhilla, Sania Tresna Ningrum, Muhammad Rifki, Pujiarohman Pujiarohman

Sari


Kejahatan seksual merupakan permasalahan multidimensi yang tidak hanya melukai korban secara fisik, psikologis, tetapi juga berakar dari kompleksitas faktor psikologis, sosial, dan kriminologis yang melatarbelakangi perilaku pelaku. Peningkatan jumlah kasus kekerasan seksual di Indonesia menunjukkan pentingnya kajian mendalam terhadap karakteristik pelaku guna mendukung strategi intervensi dan rehabilitasi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi profil psikobehavioral pelaku kekerasan seksual berdasarkan literatur terkini, serta mengkaji faktor risiko dan pendekatan rehabilitatif yang efektif. Metode yang digunakan berupa tinjauan sistematis dengan pendekatan literature review terhadap artikel ilmiah yang diterbitkan dalam rentang tahun 2015 hingga 2025, menggunakan panduan PRISMA dan penilaian kualitas studi berdasarkan STROBE. Didapatkan hasil bahwa pelaku kekerasan seksual umumnya memiliki latar belakang trauma masa kecil, gangguan kepribadian seperti antisosial, narsistik, defisit empati, distorsi kognitif, serta kecerdasan emosional yang rendah. Faktor lingkungan seperti keluarga disfungsional dan ketimpangan relasi kuasa juga menjadi pemicunya. rehabilitasi pelaku kekerasan seksual perlu menggunakan pendekatan multidisipliner, termasuk terapi perilaku kognitif (CBT), Good Lives Model, terapi psikodinamik,intervensi berbasis keluarga serta pendidikan seksual komprehensif, guna menekan kekambuhan perilaku dan mendukung reintegrasi sosial yang konstruktif.


Kata Kunci


Profil psikologi; Karakteristik psikologi; Pelaku kekerasan seksual; kekerasan seksual

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abi Heriana, R., Muslim, I. and Kalimantan Timur, M. (2024) ‘Analisis Pemberian Tindakan Rehabilitasi Bagi Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Seksual’, Unmuha Law Journal, 1(1), pp. 44–55. Available at: http://dx.doi.org/10.21043/ji.v2i1.4289.

Agustin, U. M., Mubina, N., & Hakim, A. R. (2021). Efektivitas Penggunaan Media Film dalam Meningkatkan Empati pada Narapidana Kasus Kekerasan Seksual di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Karawang. Jurnal Psikologi Prima, 4(2). doi:10.34012

Amanda, C. & Adhari, A. (2024). Pentingnya Pendidikan Seksualitas dalam Mencegah Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan, 7(1), pp. 677–686.

Arianti, Y., Soraida, S., Isyanawulan, G., & Wulindari, A. (2025). Analysis Of Family Conflict of Child Victims Sexual Violence in Palembang City. POPULIKA, 13, 22-45. doi:10.37631/populika.v13i1.1644

Barros, S. et al. (2022) ‘Community intervention programs for sex offenders: A systematic review’, Frontiers in Psychiatry, 13(1). Available at: https://doi.org/10.3389/fpsyt.2022.949899.

Brassard, A., Dugal, C., Daspe, M. È., Péloquin, K., Savard, C., Lafontaine, M. F., & Godbout, N. (2023). A Latent Profile Analysis of Intimate Partner Violence Perpetrated by Men Seeking Help. Journal of Interpersonal Violence, 38(19–20), 10542–10565.

Butt, J. S., Kadry, D., & Abdelaziz, A. (2025). Criminal Minds: Understanding the Psychological Profile of Sex Offenders, 7(1), 21–42.

Cantor, J., Blanchard, R., Robichaud, L., & Christensen, B. (2020). Quantitative Reanalysis of Aggregate Data on IQ in Sexual Offenders. Psychological Bulletin, 131, 555-568. doi:10.1037/0033-2909.131.4.555

Carolina, N. et al. (2022) ‘Strategi Intervensi Untuk Menekan Kasus Kekerasan Seksual: Isu Dan Tren’, Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia, 8(2), p. 60. Available at: https://doi.org/10.31602/jmbkan.v8i2.7098.

Chow, R. T. S., Yu, R., Geddes, J. R., & Fazel, S. (2024). Personality disorders, violence and antisocial behaviour: updated systematic review and meta-regression analysis. The British Journal of Psychiatry, 1-11. doi:10.1192/bjp.2024.226

Dworkin, E. R., Menon, S. V., Bystrynski, J., & Allen, N. E. (2017). Sexual assault victimization and psychopathology: A review and meta-analysis. Clin Psychol Rev, 56, 65-81. doi:10.1016/j.cpr.2017.06.002

Fadhli, A. (2017). Buruknya Kualitas Perkawinan Pemicu Kekerasan Seksual: Studi terhadap Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Kabupaten Agam. Kafa`ah Journal of Gender Studies, 7, 173. doi:10.15548/jk.v7i2.170

Fogarty, A., Brown, S., Gartland, D., McMahon, G., FitzPatrick, K., Seymour, M., ... Giallo, R. (2024). Patterns of intimate partner violence exposure across the first 10 years of life and children's emotional-behavioural outcomes at 10 years. Child Abuse & Neglect, 153, 106814. doi:10.1016/j.chiabu.2024.106814

Hairi, P. J. (2015). Problem Kekerasan Seksual: Menelaah Arah Kebijakan Pemerintah Dalam Penanggulangannya. Negara Hukum, 6(1), pp. 1–15. Available at: http://www.komnasperempuan.or.id/wp-content/

Kearney, M. S. & Harris, B. H. (2017). The role of the family in preventing sexual violence: A systemic review of family-based interventions. Journal of Family Psychology, 31(2), 150-163.

Maghfirah, N. M. R. (2025). Stop Kekerasan Seksual dengan Pendidikan Anak Sejak Dini. Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan, 3(1), 155-168. doi:10.55606/lencana.v3i1.4508

Mouilso, E. & Calhoun, K. (2015). Personality and Perpetration: Narcissism Among College Sexual Assault Perpetrators. Violence Against Women, 22. doi:10.1177/1077801215622575

Nurjannah (2024). Pendekatan Multidimensi dalam Penanganan Kekerasan Seksual Penyandang Disabilitas: Integrasi Psikologi, 1(2).

Sopiyan, A., Aulia, R., & Rohmatullah, Y. (2024). Tinjauan Psikologis terhadap Motif Pelaku Kekerasan Seksual, 2.

Steel, C. M. S., Newman, E., O'Rourke, S., & Quayle, E. (2020). A systematic review of cognitive distortions in online child sexual exploitation material offenders. Aggression and Violent Behavior, 51, 101375. doi: https://doi.org/10.1016/j.avb.2020.101375

Stiernströmer, E., Väfors Fritz, M., Mellgren, C., & Khoshnood, A. (2022). Demographic characteristics of convicted child sexual abusers in South of Sweden, between 2013 and 2018: a pilot study. Forensic Science Research, 7(3), 393-401.

doi:10.1080/20961790.2022.2052590

Stinson, J. D., Puszkiewicz, K. L., & Lasher, M. P. (2023). Associations Between Self-Regulation, Experiences of Childhood Adversity, and Problematic Sexual and Aggressive Behaviors. Sexual Abuse, 35(1), 31-53. doi:10.1177/10790632211058067

Tuliah, S. (2018). Kajian Motif Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak Melalui Modus Operandi di Lingkungan Keluarga. eJournal Sosiatri-Sosiologi, 6(2), 1-17.

Urruela, C., Pérez-Reigosa, G., Herrero, Ó., Escorial, S., & Colom, R. (2025). Remarkable Differential Verbal and Non-Verbal/Performance Cognitive Profiles in Homicide and Sexual Offenders with Adult Victims. Anuario de Psicología Jurídica, 35, 63-69.

doi:10.5093/apj2024a8

Vicenzutto, A., Joyal, C. C., Telle, É., & Pham, T. H. (2022). Risk Factors for Sexual Offenses Committed by Men With or Without a Low IQ: An Exploratory Study. Frontiers in Psychiatry, 13, 1-10. doi:10.3389/fpsyt.2022.820249

Xiao, Y., Zong, L., Geng, J.-d., Deng, Z.-y., & Zhu, S.-y. (2020). Analysis of demographic profile, sexual offenses and defense ability among intellectually disabled females. Forensic Science International: Reports, 2, 100121. doi: https://doi.org/10.1016/j.fsir.2020.100121

Yusadek, H. R. (2023). Hubungan Kecerdasan Emosi dengan Kekerasan dalam Pacaran pada Remaja di Sumatera Barat. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 12360-12366.




DOI: https://doi.org/10.33024/jikk.v13i2.22221

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc4.footer##

Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Lampung



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.