Perbedaan Indeks Massa Tubuh Pasien Diabetes Melitus Dengan Dan Tanpa Neuropati Diabetik Di Klinik Ardhito Medika Bandar Lampung
Sari
Kelebihan berat badan dan obesitas merupakan faktor yang dapat memperburuk komplikasi kronis pada pasien Diabetes Melitus (DM), termasuk Neuropati Diabetik (ND). Peningkatan Indeks Massa Tubuh (IMT) diduga berhubungan dengan terjadinya komplikasi neuropati pada pasien DM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan IMT pada pasien DM dengan dan tanpa komplikasi Neuropati Diabetik di Klinik Ardhito Medika Bandar Lampung Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 91 pasien DM. Data diperoleh dari rekam medis, kuesioner Diabetic Neuropathy Symptom (DNS), dan pemeriksaan Diabetic Neuropathy Examination (DNE).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien DM dengan komplikasi ND paling banyak berada pada kelompok usia 50–59 tahun dan berjenis kelamin perempuan. Kategori IMT pasien DM dengan ND paling banyak termasuk overweight. Analisis menunjukkan terdapat perbedaan IMT yang signifikan antara pasien DM dengan komplikasi ND dan tanpa komplikasi ND. Nilai mean difference sebesar 5,01 kg/m² dengan 95% confidence interval 3,03–6,99 menunjukkan bahwa rata-rata IMT pasien DM dengan ND lebih tinggi dibandingkan pasien tanpa ND. Pasien DM yang mengalami komplikasi Neuropati Diabetik memiliki IMT yang secara bermakna lebih tinggi dibandingkan pasien DM tanpa komplikasi. Perbedaan rerata IMT sebesar 5,01 kg/m² mengindikasikan bahwa peningkatan berat badan berpotensi menjadi faktor yang berkontribusi terhadap terjadinya Neuropati Diabetik. Secara klinis, hasil ini menegaskan pentingnya pengendalian berat badan dan pemantauan status gizi sebagai bagian dari upaya pencegahan komplikasi neuropati pada pasien DM.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Anggraini, B. M., & Purwanti, O. S. (2024). The Relationship Between Body Mass Index and Diabetic Neuropathy in Patients With Diabetes Mellitus at the Regional General Hospital dr.Soehadi Prijonegoro Sragen District. Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health, 6(1), 453.https://doi.org/10.30829/contagion.v6i1.19460
American Diabetes Association. (2024). Microvascular complications and foot care: Standards of care in diabetes—2024. Diabetes Care, 47(Suppl. 1), S244–S259.
Ariana, R. (2022). Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Vo2Max Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Angkatan 2022. 1–23.
Baliou, S., Apetroaei, M.-M., Hatzidaki, E., Kuzmin, S. V., Tzatzarakis, M. N., Arsene, A. L., Tsatsakis, A., & Ioannou, P. (2025). The Interplay Between Obesity and Type 2 Diabetes: Common Pathophysiological Mechanisms Contributing to Telomere Shortening. Life, 15(6), 873.
https://doi.org/10.3390/life15060873
Callaghan, B. C., Xia, R., Reynolds, E., Banerjee, M., Rothberg, A. E., Burant, C. F., & Feldman, E. L. (2020). Better diagnostic accuracy of neuropathy in obesity: A longitudinal study. Diabetes Care, 43(4), 891–897.
Feldman, E. L., Callaghan, B. C., Pop-Busui, R., Zochodne, D. W., Wright, D. E., Bennett, D. L., … Viswanathan, V. (2019). Diabetic neuropathy. Nature Reviews Disease Primers, 5(1), 41.
IDF. (2021). International Diabetes Federation. In Diabetes Research and Clinical Practice (Vol. 102, Issue 2). https://doi.org/10.1016/j.diabres.2013.10.013
International Diabetes Federation. (2023). IDF Diabetes Atlas (10th ed.). Brussels: International Diabetes Federation.
KEMENKES. (2021). Kementrian Kesehatan Republik INdonesia, Bagaimana cara mengukur Indeks Massa Tubuh. 27, 5–6.
KEMENKES. (2022). Indeks Massa Tubuh (IMT) di Indonesia Tahun 2022, diakses pada Jumat, 16 September 2022 11:29 WIB. September, 0–2.
Labib Bima, M. M., Rahmayani, F., & Mutiara, H. (2023). Diagnostik, Faktor Risiko, dan Tatalaksana Ne$uropati Diabetik. Diagnosis, Faktor Risiko, Dan Tatalaksana Medula |, 13(April), 59.
Liu, J., Yuan, X., Liu, J., Yuan, G., Sun, Y., Zhang, D., Qi, X., Li, H., Zhang, J., Wen, B., & Guo, X. (2022). Risk Factors for Diabetic Peripheral Neuropathy, Peripheral Artery Disease, and Foot Deformity Among the Population With Diabetes in Beijing, China: A Multicente, Cross-Sectional Study. Frontiers in Endocrinology, 13(June), 1–7. https://doi.org/10.3389/fe$ndo.2022.824215
Nugroho, H., Widodo, D., & Pramono, L. A. (2025). Association between obesity and diabetic peripheral neuropathy among patients with type 2 diabetes mellitus in Indonesia. Journal of Diabetes and Metabolic Disorders, 24(1), 115–123
Li, Y., Zhang, X., & Chen, H. (2024). Causal relationship between body mass index and diabetic neuropathy: A Mendelian randomization study. Diabetology & Metabolic Syndrome, 16(1), 87–95.
Riskesdas. (2020). Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2019. Pemerintah Provinsi Lampung Dinkes, 44, 136.
Tesfaye, S., Boulton, A. J. M., Dyck, P. J., Freeman, R., Horowitz, M., Kempler, P., … Bernardi, L. (2010). Diabetic neuropathies: Update on definitions, diagnostic criteria, estimation of severity, and treatments. Diabetes Care, 33(10), 2285–2293.
Vincent, A. M., Callaghan, B. C., Smith, A. L., & Feldman, E. L. (2011). Diabetic neuropathy: Cellular mechanisms as therapeutic targets. Nature Reviews Neurology, 7(10), 573–583.
Pop-Busui, R., Boulton, A. J. M., Feldman, E. L., Bril, V., Freeman, R., Malik, R. A., … Ziegler, D. (2017). Diabetic neuropathy: A position statement by the American Diabetes Association. Diabetes Care, 40(1), 136–154.
van Acker, K., Bouhassira, D., De Bacquer, D., Weiss, S., Matthys, K., Raemen, H., … Mathieu, C. (2009). Prevalence and impact on quality of life of peripheral neuropathy with or without neuropathic pain in type 1 and type 2 diabetic patients attending hospital outpatient clinics. Diabetes & Metabolism, 35(3), 206–213.
WHO. (2022). Hari Obesitas Sedunia 2022 – Percepatan tindakan untuk menghentikan obesitas.
WHO. (2023). World Health Organization, Diabetes Melitus, Hiperglikemia,pencegahan, April 2023. April
DOI: https://doi.org/10.33024/jikk.v13i5.22247
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc4.footer##
Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Lampung

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
_JIKK_2024-2.pdf_.png)

1.png)
.png)
.png)
.png)
.jpg)



