Pengaruh Konsumsi Natrium, Aktivitas Fisik, Dan Konsumsi Buah Terhadap Tekanan Darah Dengan Obesitas Sebagai Variabel Mediasi Pada Calon Jamaah Haji
Sari
Hipertensi secara klinis didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik ≥140 mmHg atau diastolik ≥90 mmHg. Dalam pemodelan statistik, Mean Arterial Pressure (MAP) digunakan sebagai variabel dependen kontinu untuk menggambarkan tekanan perfusi kardiovaskular secara keseluruhan. Faktor risiko utama hipertensi meliputi obesitas, kurangnya aktivitas fisik, konsumsi garam berlebih, dan asupan kalium yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko langsung dan tidak langsung terhadap hipertensi pada jamaah haji Kabupaten Lampung Tengah tahun 2025, dengan fokus pada peran obesitas sebagai variabel mediator. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain potong lintang (cross-sectional). Dari populasi 179 jamaah penderita hipertensi, terpilih 118 responden sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan pada bulan April dan Mei 2025 melalui kuesioner serta pengukuran klinis, lalu dianalisis menggunakan metode univariat, bivariat, dan analisis jalur (path analysis). Kelayakan model analisis jalur diuji menggunakan indikator Goodness-of-Fit (GoF) (seperti Chi-Square, RMSEA, dan CFI) untuk memastikan validitas model. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata frekuensi jalan kaki jamaah adalah 4,08 kali/minggu, konsumsi natrium sebesar 3,13 sendok teh/hari, konsumsi buah pir 174,58 gram/hari, Indeks Massa Tubuh (IMT) sebesar 26,21 kg/m², dan rata-rata MAP sebesar 78,26 mmHg (menunjukkan kondisi hemodinamik yang terkontrol pada kelompok sampel). Konsumsi natrium berhubungan signifikan dengan obesitas (p=0.035; ρ=-0.194)dan tekanan darah tinggi (p=0.000; ρ=0.406). Sebaliknya, aktivitas fisik dan konsumsi buah tidak memiliki hubungan signifikan dengan obesitas maupun MAP. Analisis jalur menunjukkan adanya hubungan langsung antara konsumsi natrium dan tekanan darah, serta membuktikan bahwa obesitas tidak berperan sebagai mediator. Disarankan bagi jamaah untuk membatasi konsumsi garam maksimal 5 gram/hari dan bagi ahli gizi untuk membantu menyediakan serta mendistribusikan makanan rendah garam selama ibadah haji.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Anwar, R. (2014). Konsumsi buah dan sayur serta konsumsi susu sebagai faktor risiko terjadinya hipertensi di Puskesmas S. Parman Kota Banjarmasin. Jurnal Skala Kesehatan, 5(1), 1–8.
Ekarini, N. L. P., Wahyuni, J. D., & Sulistyowati, D. (2020). Faktor - faktor yang berhubungan dengan hipertensi pada usia dewasa. Jkep, 5(1), 61–73. https://doi.org/10.32668/jkep.v5i1.357
Firman, F. (2024). Hubungan konsumsi natrium/garam dengan status hipertensi: Studi cross sectional di Kota Makassar. Multidisciplinary Journal of Education, Economic and Culture, 2(1), 43–49. https://doi.org/10.61231/mjeec.v2i1.234
Fitri, N. (2022). Hubungan asupan natrium dengan obesitas pada orang dewasa: Analisis lanjut. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 14(2), 112–120.
Hutajulu, K., Bayhakki, B., & Zulfitri, R. (2024). Efektivitas latihan fisik dan edukasi terhadap penurunan tekanan darah tinggi: Studi literatur. Jurnal Keperawatan, 16(3), 1137–1144.
https://journal2.stikeskendal.ac.id/index.php/keperawatan/article/vie
w/2071
Juniarti, E., Zaini, S., & Suhariyanto. (2023). Olahraga jalan kaki sebagai alternatif untuk menurunkan berat badan dan tekanan darah pada wanita usia subur di Wilayah Kerja Puskesmas Tekarang Kabupaten Sambas. Jurnal Kesehatan, 6(3), 1–13.
Kementerian Kesehatan RI. (2015). Pedoman Umum Pengendalian Obesitas. Jakarta: Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan.
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/4634/2021 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Hipertensi Dewasa. Jakarta.
Kementerian Kesehatan RI. (2022). Hipertensi Paling Banyak Dialami Jemaah Haji Indonesia, Ini Cara Cegahnya. Jakarta: Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik.
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Laporan Kesehatan Embarkasi Haji KKP Panjang Tahun 2023. Lampung.
Kementerian Kesehatan RI. (2025). Syarat Istitha’ah Kesehatan Terkini yang Harus Dipenuhi Jemaah Haji. Jakarta.
Li, X. (2016). Fruit and vegetable consumption and the risk of obesity: A systematic review and dose-response meta-analysis of prospective cohort studies. Public Health Nutrition, 19(14), 2542–2553.
Mansoor, M., Hamer, O., Sandrasekar, K., Argent, C., & Hill, J. (2023). Walking as an intervention to reduce blood pressure in adults with hypertension: recommendations and implications for clinical practice. British Journal of Cardiac Nursing, 18(3), 1–6. https://doi.org/10.12968/bjca.2022.0119
Nani, N., & Raf, K. R. (2024). Faktor risiko yang berhubungan dengan hipertensi pada jemaah haji Embarkasi Banjarmasin Kalimantan Selatan 2024. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 8(2), 105-114. https://doi.org/10.7454/epidkes.v8i2.1116
Notoatmodjo, S. (2018). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nuraini, N., Novitasari, I., & Afrilia, E. M. (2023). Efektivitas durasi aktivitas fisik dengan berjalan kaki terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi di Desa Sukamurni Wilayah Kerja Puskesmas Gembong Kabupaten Tangerang. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI), 7(1), 89–98.
Octarini, D. L., Meikawati, W., & Purwanti, I. A. (2023). Hubungan kebiasaan konsumsi makanan tinggi natrium dan kalium dengan tekanan darah pada usia lanjut. Prosiding Seminar Kesehatan Masyarakat, 1(1), 10–17.
https://doi.org/10.26714/pskm.v1iseptember.186
Pertiwi, A. D. (2025). Pengaruh program jalan kaki ritmik terhadap stabilitas hemodinamik pasien hipertensi esensial. Jurnal Keperawatan Klinis, 13(1), 45–53.
Pratiwi, E. D., & Helda. (2024). Faktor risiko hipertensi jamaah haji DKI Jakarta tahun 2024: Studi potong lintang. Jurnal Kesehatan Komunitas, 8(3), 5505–5514.
Rahmawati, A. (2023). Pengaruh intervensi aktivitas fisik jalan kaki terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 12(2), 201–210.
Raprianti, S. F., & Karjadidjaja, I. (2021). Hubungan kecukupan asupan sayur dan buah terhadap tekanan darah pasien usia produktif di Puskesmas Kecamatan Kalideres Jakarta Barat. Tarumanagara Medical Journal, 3(1), 161–168. https://doi.org/10.24912/tmj.v3i2.11758
Sakti, A., Alwi, I., Muhadi, M., & Shatri, H. (2020). Karakteristik mortalitas jemaah haji Indonesia akibat penyakit kardiovaskular. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 6(4), 178–185. https://doi.org/10.7454/jpdi.v6i4.355
Samsiati, D., Nurhamidi, & Anwar, R. (2023). Hubungan aktifitas fisik, konsumsi buah dan sayur, dan kualitas tidur. Jurnal Riset Pangan dan Gizi, 5(2), 52–58.
Sari, Y. N. I. (2020). Berdamai dengan Hipertensi. Jakarta: Bumi Medika.
Satira, A. (2024). Pendekatan diet holistik dalam tata laksana overweight dan obesitas pada populasi dewasa. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 20(3), 142–151.
Smeltzer, S. C. (2018). Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth (Edisi 12, Penerj. D. Yulianti & A. Kimin). Jakarta: Buku Kedokteran EGC.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Survei Kesehatan Indonesia (SKI). (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) dalam Angka 2023: Data Akurat Kebijakan Tepat. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kemenkes RI.
Susilo, Y., & Wulandari, A. (2019). Cara Jitu Mengatasi Hipertensi. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Unger, T., Borghi, C., Charchar, F., Khan, N. A., Poulter, N. R., Prabhakaran, D., ... & Schutte, A. E. (2020). International Society of Hypertension global hypertension practice guidelines. Hypertension, 75(6), 1334–1357. https://doi.org/10.1161/HYPERTENSIONAHA.120.15026
World Health Organization (WHO). (2021). Hypertension Fact Sheets. WHO International.
Youssef, S., dkk. (2022). The association between dietary sodium intake, adiposity, and metabolic syndrome components. Journal of Human Hypertension, 36(5), 445–452.
DOI: https://doi.org/10.33024/jikk.v13i7.22567
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc4.footer##
Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Lampung

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
_JIKK_2024-2.pdf_.png)

1.png)
.png)
.png)
.png)
.jpg)



