Hubungan Faktor Cuaca Dengan Rhinitis Alergi Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2022–2023

Futrie Ramadanie, Arti Febriyani Hutasuhut, Deviani Utami, Bara Ade Wijaya

Sari


Rhinitis alergi merupakan gangguan saluran pernapasan yang prevalensinya cenderung meningkat, terutama di wilayah tropis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor cuaca dengan status rhinitis alergi pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2022–2023. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian berjumlah 177 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Status rhinitis alergi dinilai menggunakan kuesioner Score for Allergic Rhinitis (SFAR), sedangkan data cuaca berupa suhu udara, kelembapan udara, dan curah hujan diperoleh dari laman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) wilayah Bandar Lampung selama periode April–Juni 2025. Data cuaca dihubungkan dengan responden berdasarkan periode penelitian dan wilayah tempat penelitian, sehingga paparan cuaca merepresentasikan kondisi cuaca makro, bukan paparan lingkungan individual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66,1% responden memiliki status rhinitis alergi positif berdasarkan skor SFAR. Analisis bivariat menunjukkan bahwa curah hujan memiliki hubungan bermakna dengan status rhinitis alergi (p = 0,037), sedangkan suhu udara (p = 0,611) dan kelembapan udara (p = 0,102) tidak menunjukkan hubungan bermakna. Tidak ditemukannya hubungan bermakna pada suhu dan kelembapan udara dapat dipengaruhi oleh variasi cuaca yang relatif homogen selama periode penelitian, keterbatasan kekuatan statistik, atau kemungkinan bias paparan ekologis. Penelitian ini menemukan hubungan antara curah hujan dan status rhinitis alergi, namun hasil perlu diinterpretasikan secara hati-hati karena desain potong lintang, penggunaan data cuaca wilayah, dan penilaian rhinitis alergi berbasis kuesioner tanpa konfirmasi diagnosis klinis.


Kata Kunci


Cuaca; Curah Hujan; Kelembapan; Rhinitis Alergi; Suhu

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


BMKG RI. (2025). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Republik Indonesia.

BMKG Stasiun Klimatologi Lampung. (2025). Buletin Klimatologi Lampung Vol. 28 No. 11 Mei 2025. Stasiun Klimatologi Lampung.

Beheshti R, Grant TL, Wood RA. Minimizing Indoor Allergen Exposure: What Works? Curr Allergy Asthma Rep. 2024 Nov 13;25(1):3. doi: 10.1007/s11882-024-01185-3. PMID: 39535667; PMCID: PMC12379700.

Bousquet, J., Schünemann, H. J., Togias, A., Bachert, C., Erhola, M., Hellings, P. W., Klimek, L., Pfaar, O., Wallace, D., Ansotegui, I., Agache, I., Bedbrook, A., Bergmann, K. C., Bewick, M., Bonniaud, P., Bosnic-Anticevich, S., Bossé, I., Bouchard, J., Boulet, L. P., … Zuberbier, T. (2020). Next-generation Allergic Rhinitis and Its Impact on Asthma (ARIA) guidelines for allergic rhinitis based on GRADE and real-world evidence. Journal of Allergy and Clinical Immunology, 145(1), 70–80.e3.

Brożek, J. L., Bousquet, J., Agache, I., Agarwal, A., Bachert, C., Bosnic-Anticevich, S., Brignardello-Petersen, R., Canonica, G. W., Casale, T., Chavannes, N. H., Correia de Sousa, J., Cruz, A. A., Cuello-Garcia, C. A., Demoly, P., Dykewicz, M., Etxeandia-Ikobaltzeta, I., Florez, I. D., Fokkens, W., Fonseca, J., … Schünemann, H. J. (2017). Allergic Rhinitis and its Impact on Asthma (ARIA) guidelines—2016 revision. Journal of Allergy and Clinical Immunology, 140(4), 950–958.

Caraballo, L., Zakzuk, J., Lee, B. W., Acevedo, N., Soh, J. Y., Sánchez-Borges, M., Hossny, E., García, E., Rosario, N., Ansotegui, I., Puerta, L., & Sánchez, J. (2016). Particularities of allergy in the tropics. World Allergy Organization Journal, 9, 20.

D’Amato, G., Annesi-Maesano, I., Urrutia-Pereira, M., Del Giacco, S., Rosario Filho, N. A., Chong-Neto, H. J., Solé, D., Ansotegui, I., Cecchi, L., Zamparelli, A. S., Tedeschini, E., Biagioni, B., Murrieta-Aguttes, M., & D’Amato, M. (2016). Thunderstorm-related asthma: What happens and why. Clinical & Experimental Allergy, 46, 390–396.

D'Amato G, Chong-Neto HJ, Monge Ortega OP, Vitale C, Ansotegui I, Rosario N, Haahtela T, Galan C, Pawankar R, Murrieta-Aguttes M, Cecchi L, Bergmann C, Ridolo E, Ramon G, Gonzalez Diaz S, D'Amato M, Annesi-Maesano I. The effects of climate change on respiratory allergy and asthma induced by pollen and mold allergens. Allergy. 2020 Sep;75(9):2219-2228. doi: 10.1111/all.14476. Epub 2020 Aug 5. PMID: 32589303.

Dao-siebel, T., Holstiege, J., Graw, K., Christoph, M., Matzarakis, A., Halbleib, R., & Lamy, E. (2025). Association between climate indicators and hay fever incidence in children and adolescents in Freiburg, Germany. Frontiers in Public Health.

Husni, T., Yusni, & Fadhlia. (2020). Perbandingan kadar

immunoglobulin E serum pada pasien rinitis alergi dengan faktor risiko genetik. Journal of Medical Science, 1(1), 55–60.

Park, K. J., Moon, J. Y., Ha, J. S., Kim, S. D., Pyun, B. Y., Min, T. K., &

Park, Y. H. (2013). Impacts of heavy rain and typhoon on allergic disease. Osong Public Health and Research Perspectives, 4(3), 140–145.

Rathasari, N. P. D. (2024). Deteksi rhinitis alergi berdasarkan penilaian kuesioner Score for Allergic Rhinitis (SFAR) pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana tahun 2023. Research in Otorhinolaryngology - Head and Neck Surgery, 1(1).

Schreurs, W., Schermer, T. R. J., Luijks, H. D., Akkermans, R. P., & Bischoff, E. W. M. A. (2022). 25-year retrospective longitudinal study on seasonal allergic rhinitis associations with air temperature in general practice. npj Primary Care Respiratory Medicine, 32, 54.

Sihotang, W. Y., Silalahi, M. I., Sinurat, B., Dina, S., Ongko, N. X., Diana, L., & Widyaningsih, W. (2021). Prevalensi dan faktor risiko sangkaan rinitis alergi pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia. Jurnal Prima Medika Sains, 3(2), 47–52.

Singh, A. B., & Kumar, P. (2022). Climate change and allergic diseases: An overview. Frontiers in Allergy, 3, 1–9.

Sunarmi, N., Kumailia, E. N., Nurfaiza, N., Nikmah, A. K., Aisyah, H.

N., Sriwahyuni, I., & Lailly, S. N. (2022). Analisis faktor unsur cuaca terhadap perubahan iklim di Kabupaten Pasuruan pada tahun 2021 dengan metode Principal Component Analysis. Newton-Maxwell Journal of Physics, 3(2), 56–64.

Wei Rong, C. W., Salleh, H., Nishio, H., & Lee, M. (2024). The impact of increasing ambient temperature on allergic rhinitis: A systematic review and meta-analysis of observational studies. Science of the Total Environment, 947, 174348.

Zahra, M., Zachreini, I., & Khairunnisa, Z. (2023). Hubungan rinitis alergi dengan kualitas hidup pada guru SDN di Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan, 6(2), 263–272.




DOI: https://doi.org/10.33024/jikk.v13i5.23079

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc4.footer##

Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Lampung



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.