Keluhan Nyeri Telinga Pada Pemetik Daun Teh Di Perkebunan Kemuning, Karanganyar, Jawa Tengah

Anggi Setiorini, Bara Ade Wijaya Suprayitno

Sari


Pekerja pemetik daun teh memiliki risiko mengalami gangguan kesehatan akibat paparan lingkungan kerja. Salah satu keluhan yang ditemukan adalah nyeri telinga akibat faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keluhan nyeri telinga pada pemetik daun teh di Perkebunan Kemuning, Karanganyar, Jawa Tengah. Penelitian dilakukan dengan desain deskriptif Cross Sectional pada 30 wanita pemetik daun teh dengan usia 30–60 tahun yang telah bekerja lebih dari 10 tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara dan pemeriksaan fisik sederhana terkait keluhan nyeri telinga. Sebanyak 18 dari 30 responden (60%) melaporkan nyeri telinga, terutama pada pekerja dengan masa kerja >15 tahun. Faktor risiko yang berkontribusi antara lain paparan udara dingin, kelembapan, ketinggian tempat bekerja serta posisi kerja yang memengaruhi telinga. Pemetik daun teh berisiko mengalami keluhan nyeri telinga akibat faktor lingkungan kerja.


Kata Kunci


Nyeri telinga; Pemetik daun teh; Kesehatan kerja

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ardiansyah, M., & Nurlela, S. (2020). Hubungan faktor lingkungan kerja dengan gangguan kesehatan telinga pada pekerja industri. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(2), 123–30. https://scholar.google.com/scholar?q=Ardiansyah+M+Nurlela+2020+Hubungan+faktor+lingkungan+kerja+dengan+gangguan+kesehatan+telinga+pekerja+industri

Ciorba, A., Bianchini, C., Pelucchi, S., & Pastore, A. (2012). The impact of occupational noise on hearing function. International Journal of Occupational Medicine and Environmental Health, 25(2), 143–52. https://scholar.google.com/scholar?q=Ciorba+2012+occupational+noise+hearing+function

Hon, C., & Luong, A. (2019). Barotrauma of the ear and sinus. Otolaryngologic Clinics of North America, 52(4), 635–48. https://scholar.google.com/scholar?q=Hon+Luong+2019+Barotrauma+of+the+ear+and+sinus

Jang, C. H., & Park, H. (2018). Ear problems caused by exposure to cold and humid environments. Journal of Occupational Health, 60(4), 321-8. https://scholar.google.com/scholar?q=Jang+Park+2018+Ear+problems+cold+humid+environments

Karanganyar, P. K. (2015). Wisata Perkebunan Teh di Karanganyar, Jawa Tengah. Karanganyar: Pemerintah Kabupaten Karanganyar. https://scholar.google.com/scholar?q=Karanganyar+2015+Wisata+Perkebunan+Teh+Karanganyar

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2020). Statistik perkebunan Indonesia: Komoditas teh tahun 2018–2020. Jakarta: Direktorat Jenderal Perkebunan.

https://scholar.google.com/scholar?q=Kementerian+Pertanian+2020+Statistik+perkebunan+Indonesia+teh

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Prevalensi disabilitas pendengaran pada populasi usia ≥1 tahun berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia 2023. https://ppni-inna.org/detail-berita/g1Y6N7

Kuo, C. Y., Wang, M. C., & Hsu, C. J. (2020). The role of Eustachian tube in middle ear pressure regulation. Journal of Otology, 15(2), 63–70.

https://scholar.google.com/scholar?

q=Kuo+Wang+Hsu+2020+Eustachian+tube+middle+ear+pressure

Merijanti, L. (2022). Noise exposure and hearing health in the workplace. Jurnal Biomedika dan Kesehatan, 5(3), 132–135. Prevalensi gangguan pendengaran akibat paparan kebisingan mencapai 21,7%–34,5%. Diakses dari https://ijhsrd.com/index.php/ijhsrd/article/download/294/183/3313

Mhaske AN, Gupta N, Mishra A, Jaiswal S, Dausage C, Meena J, Goyal G. Air Nozzle Injury: Barotrauma Resulted From an Industrial Accident. Cureus. 2024 May 26;16(5):e61096. doi: 10.7759/cureus.61096. PMID: 38919243; PMCID: PMC11197677. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11197677/

Pradhan A, Vescan A, Lee JW. Eustachian tube dysfunction in adults. CMAJ. 2025 Nov 2;197(37):E1227. doi: 10.1503/cmaj.250163. PMID: 41184050; PMCID: PMC12578445. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC12578445/

Prasetyo, A., & Yuliana, D. (2021). Faktor risiko gangguan telinga pada pekerja lapangan dengan paparan lingkungan ekstrem. Jurnal Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher Indonesia, 11(1), 25–32. https://scholar.google.com/scholar?

q=Prasetyo+Yuliana+2021+gangguan+telinga+pekerja+lapangan

Rakhmayanti, D. (2014). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas kerja pemetik daun teh di Perkebunan Kemuning, Karanganyar. Universitas Sebelas Maret. https://scholar.google.com/scholar?q=Rakhmayanti+2014+Analisis+faktor+produktivitas+kerja+perkebunan+Kemuning

Sadé, J., Ar, A., & Avraham, S. (2019). Middle ear barotrauma: Pathophysiology and prevention. Annals of Otology, Rhinology & Laryngology, 128(11), 1032–9. https://scholar.google.com/scholar?q=Sadé+2019+Middle+ear+barotrauma+Annals+Otology

Setia, M. S. (2016). Methodology series module 3: Cross-sectional studies. Indian Journal of Dermatology, 61(3), 261–4. https://scholar.google.com/scholar?q=Setia+2016+Methodology+series+module+3+cross%E2%80%91sectional+studies

Widodo, S., & Lestari, P. (2020). Analisis hubungan lama kerja dengan keluhan kesehatan pada pekerja perkebunan. Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(2), 89–96. https://scholar.google.com/scholar?q=Widodo+Lestari+2020+Analisis+hubungan+lama+kerja+pekerja+perkebunan

World Health Organization. (2021). World report on hearing. Geneva: World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240018162

Yadav, R. K., & Mukhia, R. (2016). Ear disorders in agricultural workers: A review. International Journal of Otorhinolaryngology and Head & Neck Surgery, 2(3), 55–60. https://scholar.google.com/scholar?q=Yadav+Mukhia+2016+Ear+disorders+agricultural+workers




DOI: https://doi.org/10.33024/jikk.v13i1.23111

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc4.footer##

Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Lampung



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.