Kehamilan Ektopik Terganggu Dengan Ruptur Tuba Sinistra Pada Wanita Usia 29 Tahun: Laporan Kasus

Bambang Kurniawan, Annisa Nursyafitri, Adinda Safira, Amirah Halfa Adillah, Adlian Fathurrahman, Aldy Yoza, Muhammad Yudhi Nandang Raharja, Wahid Haris Munhadi, Yuke Wulandari

Sari


Kehamilan ektopik merupakan kondisi ketika implantasi hasil konsepsi terjadi di luar kavum uteri. Ketika terjadi ruptur pada kehamilan ektopik, kondisi ini dikenal sebagai kehamilan ektopik terganggu. Beberapa faktor risiko dapat berkontribusi terhadap kejadian ini, antara lain riwayat kehamilan ektopik sebelumnya, gangguan atau kerusakan tuba fallopi, serta riwayat infeksi salpingitis. Dilaporkan seorang wanita usia 29 tahun datang dengan keluhan nyeri di perut bagian bawah disertai hasil pemeriksaan kehamilan yang positif. Hasil laboratorium menunjukkan penurunan kadar hemoglobin dari 10,4 g/dL dan leukositosis. Pemeriksaan ultrasonografi menemukan kantung gestasi ekstrauterin pada adneksa kiri tanpa gambaran kehamilan intrauterin. Pasien kemudian dilakukan tindakan laparotomi emergensi dan salpingektomi kiri. Setelah prosedur operasi, pasien diberikan terapi berupa resusitasi cairan, transfusi PRC, analgesik, asam traneksamat, antibiotik profilaksis, serta suplemen pemulihan. Kondisi pasien berangsur membaik dan akhirnya dipulangkan dalam keadaan stabil. Kesimpulan: Identifikasi dini serta pemberian tindakan pembedahan segera pada kasus kehamilan ektopik terganggu sangat berperan dalam menekan angka morbiditas dan mortalitas. Kombinasi data anamnesis, pemeriksaan laboratorium, dan ultrasonografi merupakan pendekatan utama dalam penegakan diagnosis. Kasus ini dilaporkan karena pentingnya identifikasi dini terhadap pasien dengan gejala yang tidak khas sehingga dapat mencegah mortalitas.  


Kata Kunci


Kehamilan Ektopik; Kehamilan Ektopik Terganggu; Salpingektomi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


AAFP. (2020). Diagnosis and Management of Ectopic Pregnancy. American Family Physician, 101(10), 599-606.

ACOG. (2018). ACOG Practice Bulletin No. 193: Tubal Ectopic Pregnancy. Obstetrics & Gynecology, 131(3), e91-e103.

Aravianti, N. L. S., dkk. (2022). Gambaran Kejadian Kehamilan Ektopik Terganggu di RSUD Wangaya Kota Denpasar Tahun 2019-2021. Oksitosin: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 9(1), 1-13.

Cacciatore, B., et al. (1990). Transvaginal sonographic findings in ectopic pregnancy. Radiology, 174(2), 375-380

Damianus. (2023). Magnetic Resonance Imaging (MRI) as a Problem-Solving Tool in Diagnosing Ectopic Pregnancy: A Case Report. Damianus Journal of Medicine, 22(3), 258-264.

Ghafarian, K., & Kurzweil, A. (2023). Transvaginal Ultrasound. In StatPearls. StatPearls Publishing.

Lin, E. P., et al. (2008). Diagnosing ectopic pregnancy: US-based criteria and clinical correlation. RadioGraphics, 28(6), 1661-1671.

Lin, E. P., et al. (2018). Diagnosing ectopic pregnancy in the emergency department. Ultrasonography, 37(1), 78-87

Logor, S. C. D., Wagey, F. W., & Loho, M. F. T. (2013). Tinjauan kasus kehamilan ektopik di Blu RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado periode 1 Januari 2010 –31 Desember 2011. Jurnal E-Biomedik, 1(1), 40-44

Panelli, S., et al. (2024). Ectopic Pregnancy: Pathophysiology,

Diagnosis, and Treatment. Medicina, 60(2), 268

Panelli, D. M., Phillips, C. H., & Brady, P. C. (2015). Incidence, diagnosis and management of tubal and nontubal ectopic pregnancies: A review. Fertility Research and Practice, 1, 15.

Putri, BM. & Putri, MH. (2025). Kehamilan Ektopik Terganggu: Laporan Kasus dan Tinjauan Pustaka Komprehensif. The Indonesian Journal of General Medicine. Vol. 17. No. 3

Rana, P., et al. (2013). Ectopic pregnancy: a review. Archives of Gynecology and Obstetrics, 288(4), 747-757.

Rohmahtin, E. S. (2022). Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kejadian Kehamilan Ektopik: Literature Review. Gebindo, 10(4)

Sari, R. D. P., & Prabowo, A. Y. (2018). Buku Ajar: Perdarahan pada Kehamilan Trimester 1. Fakultas Kedokteran Universitas Lampung.

Sari, W. F., dkk. (2021). Faktor Risiko Kehamilan Ektopik: Studi Literatur. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 5(3), 277-287.

Suryawan, A., dkk. (2005). Profil Penderita Kehamilan Ektopik Terganggu Periode 1 Januari 2003 sampai 31 Desember 2004 di RS Immanuel Bandung. Jurnal Kedokteran Maranatha, 5(1)




DOI: https://doi.org/10.33024/jikk.v13i7.23937

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc4.footer##

Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Lampung



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.