BODY LOTION EKSTRAK BIT MERAH (Beta vulgaris L.) KOMBINASI ALOE VERA SEBAGAI ANTIOKSIDAN DAN PELEMBAB KULIT

Aza Mu'azzarah, Gusti Ayu Rai Saputri, Tutik Tutik

Sari


Bit merah (Beta vulgaris L.) mengandung senyawa betasianin serta banyak menyimpan kandungan metabolit sekunder sehingga digunakan sebagai antioksidan. Lidah buaya (Aloe vera L.) mengandung senyawa mukopolisakarida yang dapat membantu meningkatkan kelembaban pada kulit. Sehingga kedua bahan alami tersebut dapat dijadikan kosmetik. Tujuan dilakukan penelitian untuk memperoleh formulasi body lotion ekstrak bit merah yang dikombinasikan dengan Aloe vera sebagai agen antioksidan dan pelembab kulit. Studi ini difokuskan pada pengembangan formula yang stabil dan efektif, dengan evaluasi fisik, uji aktivitas antioksidan, dan pengukuran kelembaban kulit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula 4 adalah sediaan yang paling optimal. Formula ini tidak hanya memenuhi semua persyaratan uji evaluasi fisik sediaan topikal, tetapi juga menunjukkan aktivitas antioksidan yang paling kuat. Nilai IC50 untuk formula 4 adalah 53,22 ppm, yang menempatkannya dalam kategori antioksidan kuat. Selain itu, sediaan ini juga terbukti efektif dalam meningkatkan kelembaban kulit. Formula 1 hingga 3 menunjukkan aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 yaitu 91,38 ppm; 85,55 ppm; dan 65,26 ppm

Kata Kunci


Aloe vera, Antioksidan, Bit Merah, Body Lotion, Pelembab Kulit

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ananda, T. P., Febriani, Y., & Sudewi. (2023). Formulasi Sediaan Body lotion dari Ekstrak Etanol Buah Bit (Beta vulgaris L.) sebagai Pelembab Kulit dan Antioksidan. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 6(3), 980–988.

Andree, M., Setiawan, W., Nugroho, E. K., & Lestario, L. N. (2015). Ekstraksi Betasianin dari Kulit Umbi Bit (Beta vulgaris) Sebagai Pewarna Alami. 27(1), 38–43. https://doi.org/https://doi.org/10.24246/agric.2015.v27.i1.p38-43

Boo, Y. C. (2020). Emerging Strategies to Protect the Skin from Ultraviolet Rays Using Plant-Derived Materials. Antioxidants, 9(7), 637. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/antiox9070637

Cancer Skin Foundation. (2026). Kanker Kulit: Fakta & Statistik. https://www.skincancer.org/id/skin-cancer-information/skin-cancer-facts/

Daud, N. S., Musdalipah, M., & Idayati, I. (2018). Optimasi Formula Lotion Tabir Surya Ekstrak Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus costaricensis) Menggunakan Metode Desain D-Optimal. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 5(2), 72–77. https://doi.org/https://doi.org/10.25077/jsfk.5.2.72-77.2018

Iskandar, B., Dian, Z. P., Renovita, F., & Leny. (2021). Formulasi dan Evaluasi Gel Lidah Buaya (Aloe vera Linn) sebagai Pelembab Kulit dengan Penggunaan Carbopol Sebagai Gelling Agent. 5(1), 1–8. http://journal.stikessuryaglobal.ac.id/index.

Julian, A., Thorburn, S., & Geldhof, J. G. (2020). Health Beliefs About UV and Skin Cancer Risk Behaviors. Cancer Control, 27(4), 1–10. https://doi.org/https://doi.org/10.1177/1073274819894008

Lestari, M. D., Maimunah, S., & Prayoga, A. (2023). Formulation of Red Beet (Beta vulgaris L) and Aloe Vera Gel Extracts as Anti-Aging. 9(7), 449–461.

Lutfiah, A., Mellaratna, W. P., & Topik, M. M. (2023). Uji Efektivitas Ekstrak Lidah Buaya (Aloe vera) Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Propionibacterium acnes Secara In Vitro. Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan, 6(2), 251–262. https://jurnal.umpar.ac.id/index.php/makes%0AISSN

Mutiara, R., Djangi, M. J., & Herawati, N. (2016). Isolasi dan Uji Aktivitas Antioksidan Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Metanol Kulit Buah Mangrove Pidada (Sonneratia caseolaris) Isolation and Antioxidant Activity Test of Secondary Metabolites Compound Methanol Extract of Mangrove Pidada Rind ’ s ( Sonneratia caseolaris ). 52–62.

Nugrahaeni, A. R. D., Roniawan, H. F., & Januarti, I. B. (2024). Formulasi dan Evaluasi Fisik Sediaan Handbody Lotion Niacinamide dengan Kombinasi Alpha Arbutin sebagai Brightening. INPHARNMED Journal, 8(1), 8–19. https://doi.org/https://doi.org/10.21927/inpharnmed.v8i1.4244

Pebri, E., Putra, D., & Pratama, R. R. (2022). Pengaruh Penambahan Gel Lidah Buaya (Aloe vera) pada Pembuatan Skin Lotion dari Minyak Kelapa Murni (Virgin Coconut Oil). 16(1), 134–144. https://doi.org/10.21107/agrointek.v16i1.11102

Puckett, Y., & Steele, R. B. (2025). Basal Cell Carcinoma (V). StatPearls. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK482439

Rahman, N., & Abram, H. (2017). Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun dan Kulit Labu Air (Lagenaria siceraria (Molina ) Standl.) Antioxidantactivity of Calabash ’ s Leaves and Skin Extract ( Lagenaria siceraria ( Molina ) Standl .). 6(5), 98–106.

Rouf, A. N., & Muhammad, K. (2023). Analisis Perbaikan Penulisan List Of Material Program Preservasi Menggunakan Metode Root Cause Analysis (RCA). JUSTI (Jurnal Sistem Dan Teknik Industri), 4(4), 452–459.

Wiranata, I. G., Malida, M., & Sasadara, V. (2022). Pengaruh Pelarut dan Metode Ekstraksi Terhadap Kandungan Metabolit Sekunder dan Nilai IC50 Ekstrak Umbi Bit (Beta vulgaris L.) Effect of Solvent and Extraction Method on Secondary Metabolites and IC50 of Beetroot Extract ( Beta Vulgaris L .). Jurnal Integrasi Obat Tradisional, 2(1): 7-13.

Wulansari, A. N. (2018). Alternatif Cantigi Ungu (Vaccinium varingiaefolium) Sebagai Antioksidan Alami : Review. Farmaka, 16(2), 419–429.

Young, A. . (2016). Photobiology: Rook’s Textbook of Dermatology (9th ed.). Willey Blackwell.




DOI: https://doi.org/10.33024/jikk.v13i8.24796

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc4.footer##

Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Lampung



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.