Implementasi Tepid Water Sponge Dalam Mengatasi Masalah Hipertemia Pada Penderita Demam Berdarah Dangue

Lela Aini, Lenny Astuti, Dessy Suswitha, Dewi Rury Arindari

Sari


Implementasi Tepid Water Sponge Dalam Mengatasi Masalah Hipertemia Pada Penderita Demam Berdarah Dangue. Angka kejadian demam berdarah dengue (DBD) setiap tahun di Indonesia selalu meningkat. Masalah yang sangat sering dialami oleh pasien (DBD) adalah demam. Berbagai intervensi dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini, salah satunya adalah dengan water tepid sponge yang telah banyak dialkukan penelitian oleh beberapa ahli. Studi kasus ini merupakan penerapan asuhan keperawatan pada Ny M dengan diagnose medis demam berdarah denguedan didapatkan masalah keperawatan hipertermia. Fokus pemberian implementasi keperawatan untuk mengatasi masalah hipertermia dengan tindakan non farmakologi tepid water sponge atau kompres hangat. Tindakan pemberian tepid water sponge dilakukan 10-15 menit, dengan cara menyekah seluruh permukaan tubuh dengan menggunakan washlap yang sudah di rendam di air hangat. Sebelum dan setelah pemberian tepid water sponge dilakukan pengukuran suhu tubuh, didapatkan hasil penurunan suhu tubuh sebesar 1oC.Tindakan pemberian water tepid spongedalam kasus ini diharapkan dapat dijadikan tindakan mandiri perawat dalam mengatasi masalah hipertermia pada pasien dewasa.

Kata Kunci


Tepid water sponge, hipertermia, demam berdarah dengue

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Agung Mustajab. (2020). Telaah Asuhan Keperawatan Pada Anak Yang Mengalami DBD Dengan Masalah Keperawatan Hipertermia di ruang Melati RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan. Universitas Muhammadiyah Pringsewu.

Agustin, S. R., & Hartini, W. (2018). Asuhan Keperawatan Pada An. N Usia Sekolah dengan Demam Berdarah Dengue Derajat 1 di Ruang Kemuning RSUD Gunung Jati Cirebon. Jurnal Ilmiah Akper Buntet Pesantren Cirebon, 4(2), 10–27.

Akbar, H., & Maulana Syaputra, E. (2019). Faktor Risiko Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Indramayu. MPPKI (Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia): The Indonesian Journal of Health Promotion, 2(3), 159–164. https://doi.org/10.31934/mppki.v2i3.626

Alvionita, V., & Safitri, Y. (2020). Asuhan Keperawatan Pada An. H Dengan Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Ruang Ali RSUD Bangkinang. Jurnal …, 1, 10–13. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/view/1196

Astuti, P., Astuti, W. T., & Nurhayati, L. (2018). Penerapan Water Tepid Sponge (WTS) untuk Mengatasi Demam Tipoid Abdominalis Pada An. Z. Jurnal Keperawatan Karya Bhakti, 4, 20–29. http://ejournal.akperkbn.ac.id/index.php/jkkb/article/view/46

Carpenito, L. . (2013). Diagnosa Keperawatan: Aplikasi pada Praktek Klinik (Terjemahan) (6th ed.). EGC.

Firmansyah, A., Setiawan, H., & Ariyanto, H. (2021). Studi Kasus Implementasi Evidence-Based Nursing: Water Tepid Sponge Bath Untuk Menurunkan Demam Pasien Tifoid. Jurnal Kesehatan, 14(00007).

Fitriani, T. R. (2020). Asuhan Keperawatan Pada Klien Anak Dengan Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) yang di Rawat Di Rumah Sakit. Journal of Physics A: Mathematical and Theoretical, 44(8), 1–9.

Fitrianti, I. N., Susilowati, T., & Wahyuni, E. S. (2018). Penerapan Kompres Suhu Air Hangat (Tepid Sponge) Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak Demam di Wilayah UPT Puskesmas Gambirsari. STIKES ’Aisyiyah Surakarta.

Nur Itsna, I., Bahari, S. I., & Safara, M. (2020). Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Dalam Menanggulangi Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Karangmalang Kedungbanteng. JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia), 1(1), 35–41. https://doi.org/10.36596/jpkmi.v1i1.35

Nurkomala. (2021). Hubungan Perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Desa Lumpatan Dalam Wilayah Kerja Puskesmas Lumpatan Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2021.

Nursalam. (2008). Asuhan Keperawatan Bayi dan Anak. Medika Salemba.

Pratama, A. A., Muniroh, S., & Zuliani, Z. (2021). Asuhan Keperawatan Pada Klien Demam Berdarah Dengue (Studi Literatur). 6(2), 79–84. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/puruhita/

Putri, T. G. (2018). Asuhan Keperawatan Pada An. D Dengan Demam Hemorhagic Fever (DHF) Di Ruang Rawat Inap Anak RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. 1–104.

Qurohman, T. (2020). Asuhan Keperawatan Pada Anak Dengue Hemoragic fever (DHF) dengan Masalah Keperawatan Peningkatan Suhu Tubuh (Hipertermi) Di Ruangan Kalimaya Atas RSU. Dr. Slamet Garut. 39.

Ragil Murtiningsih. (2013). Studi Kasus Asuhan Keperawatan Hipertermia Pada An. R dengan Obs. DHF di Ruang Anggrek RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. 191–199. https://doi.org/10.2307/j.ctt46nrzt.12

Ruhardi, A., Nurhidayatullah, & Sinawan. (2021). Gambaran Faktor Risiko Lingkungan dan Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Lombok Timur. Indonesian Journal of Healath and Medical, 1(2), 339–347.

Siyam, N., & Cahyati, W. H. (2019). Desa Siaga Demam Berdarah Dengue (DBD). Jurnal Puruhita, 1(1), 1–7. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/puruhita/

Sumaryati, M., Wasilah, & Rosmiati. (2019). Studi Kasus Pada Pasien Demam Berdarah Dengue. Jiksh, 10, 51–56. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.106

Tim Pokja SLKI DPP PPNI. (2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia. Dewan Pengurus Pusat PPNI.




DOI: https://doi.org/10.33024/jikk.v9i2.6444

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc4.footer##

Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Lampung



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.