Frekuensi Konsumsi Pepaya Sebagai Prediktor Gejala Wasir: Cross Sectional Study

Wargiati Wargiati, Yuswanto Setyawan

Sari


ABSTRACT

 

Hemorrhoids remain a common anorectal disorder with increasing prevalence, often associated with low dietary fiber intake. This study aims to determine the relationship between papaya consumption and hemorrhoidal symptoms among adults. A cross-sectional analytical study was conducted involving 220 respondents, equally divided between men and women. Data were collected through food frequency questionnaires and the Hemorrhoidal Symptom Score (HSS), which assesses bleeding, pain, itching, swelling, and incomplete evacuation. The analysis used Chi-Square and Spearman correlation tests. The results showed a strong negative correlation between papaya consumption frequency and hemorrhoid symptom severity. Respondents who consumed papaya more than five times per week had notably milder or no symptoms compared to those who rarely or never consumed it. This finding suggests that regular papaya intake, due to its high fiber, papain enzyme, and anti-inflammatory content, may significantly reduce the risk and severity of hemorrhoids. The study concludes that papaya can be promoted as a practical, affordable, and culturally acceptable preventive food option for hemorrhoid control in community settings.

 

Keywords: Papaya, Hemorrhoids, Dietary fiber, Hemorrhoidal Symptom Score, Prevention

 

 

ABSTRAK

 

Wasir tetap menjadi gangguan anorektal yang umum dengan prevalensi yang meningkat, seringkali terkait dengan asupan serat makanan yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi pepaya dan gejala wasir pada orang dewasa. Studi analitik potong lintang dilakukan dengan melibatkan 220 responden, terbagi sama antara laki-laki dan perempuan. Data dikumpulkan melalui kuesioner frekuensi konsumsi makanan dan Hemorrhoidal Symptom Score (HSS), yang menilai perdarahan, nyeri, gatal, pembengkakan, dan evakuasi yang tidak tuntas. Analisis menggunakan uji Chi-Square dan korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi negatif yang kuat antara frekuensi konsumsi pepaya dan tingkat keparahan gejala wasir. Responden yang mengonsumsi pepaya lebih dari lima kali per minggu mengalami gejala yang lebih ringan atau bahkan tidak mengalami gejala dibandingkan dengan mereka yang jarang atau tidak pernah mengonsumsinya. Temuan ini menunjukkan bahwa konsumsi pepaya secara teratur, karena kandungan serat, enzim papain, dan sifat antiinflamasi yang tinggi, dapat secara signifikan mengurangi risiko dan keparahan wasir. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pepaya dapat dipromosikan sebagai pilihan makanan pencegahan yang praktis, terjangkau, dan dapat diterima secara budaya untuk pengendalian wasir di masyarakat.

 

Kata Kunci: Pepaya, Wasir, Serat makanan, Hemorrhoidal Symptom Score, Pencegahan


Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Cho, K. S., Jung, S. A., Jang, K. J., & Park, S. K. (2021). The prevalence and risk factors of hemorrhoids in Korea: Results from the Korean National Health and Nutrition Examination Survey. Annals of Coloproctology, 37(1), 13–19. https://doi.org/10.3393/ac.2019.07.09

Chen, W., Zhang, Y., & Li, H. (2023). National screening survey of hemorrhoids in Chinese adults: Prevalence, awareness, and risk factors. Asian Journal of Surgery, 46(3), 1125–1131. https://doi.org/10.1016/j.asjsur.2023.01.004

Fitriani, N., Hartati, N. D., & Mariska, Y. (2023). Konsumsi serat dan hubungannya dengan kejadian hemoroid pada dewasa muda. Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia, 15(2), 94–100. https://doi.org/10.14710/jgki.15.2.94-100

Garg, P., & Singh, P. (2021). The burden of hemorrhoids: A review of the epidemiology, pathophysiology, and management. Journal of Coloproctology, 41(1), 1–10. https://doi.org/10.1016/j.jcol.2020.10.003

Nurhasanah, N., & Rachmawati, R. (2022). Pola konsumsi makanan berserat pada penderita hemoroid. Jurnal Kesehatan Komunitas, 8(1), 45–52. https://doi.org/10.25311/keskom.Vol8.Iss1.1001

Putri, S. D., Rasyid, A., & Nugroho, H. (2021). Pengetahuan dan perilaku masyarakat terhadap pencegahan hemoroid di Kota Semarang. Jurnal Ilmu Kesehatan, 19(1), 11–20. https://doi.org/10.33086/jikes.v19i1.2187

Setiawan, A., Mahendra, R., & Ningsih, L. (2022). Manfaat konsumsi pepaya terhadap pencernaan dan kesehatan usus. Jurnal Biomedik Tropis, 9(2), 67–74. https://doi.org/10.20473/jbt.v9i2.2022.67-74

Shin, D. K., Kim, S. Y., & Oh, H. S. (2021). Global overview of hemorrhoid prevalence: A systematic review. International Journal of Colorectal Disease, 36(4), 735–743. https://doi.org/10.1007/s00384-020-03785-9

Susanti, E., Lestari, M. T., & Widodo, A. (2023). Kandungan antioksidan buah pepaya dan efek antiinflamasi pada gangguan gastrointestinal. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 21(1), 37–43. https://doi.org/10.35814/jifi.v21i1.2963

Wulandari, D. E., Santoso, R. A., & Prayitno, H. (2020). Hubungan konsumsi serat dengan gangguan defekasi pada penderita hemoroid. Jurnal Gizi Indonesia, 8(3), 198–204. https://doi.org/10.14710/jgi.8.3.198-204

Yusuf, M., Handayani, I. N., & Pratama, R. D. (2021). Pengetahuan masyarakat tentang pencegahan hemoroid: Survei di Puskesmas. Jurnal Promkes, 9(2), 151–158. https://doi.org/10.20473/jpk.V9.I2.2021.151-158

Rahmawati, D., & Aryani, L. (2022). Asupan buah pepaya terhadap kejadian konstipasi pada lansia. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat, 11(1), 25–32. https://doi.org/10.36720/jkkm.v11i1.540

Hartono, A., & Nurlaila, S. (2021). Efektivitas konsumsi buah pepaya dalam meningkatkan pergerakan usus. Jurnal Penelitian Gizi dan Pangan, 14(3), 123–130. https://doi.org/10.22435/jp.gizi.v14i3.2021.123-130

Liu, C., & Wang, X. (2020). Association between dietary fiber and hemorrhoids: A review. Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition, 29(1), 35–40. https://doi.org/10.6133/apjcn.202003_29(1).0006

Yuliana, S., & Santika, E. (2022). Buah tropis sebagai alternatif terapi alami gangguan saluran cerna. Jurnal Ilmu Gizi Indonesia, 10(2), 77–84. https://doi.org/10.21927/jigi.2022.10(2).77-84




DOI: https://doi.org/10.33024/mnj.v7i12.22225

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.