Hubungan Pendidikan dan Pekerjaan Ibu dengan Kejadian Stunting di Desa Tanjung Gunung Tahun 2025

Dhea Eka Putri, Rima Berti Anggraini

Sari


ABSTRACT

 

Stunting is a growth problem where children do not reach the normal height for their age, and it remains a health issue faced by many countries around the world. This condition can slow down brain development, reduce thinking ability, and affect the long-term quality of human resources and national productivity. A mother’s education and job are known to play an important role in the occurrence of stunting. This study aims to find out how education and employment of mothers relate to cases of stunting in Tanjung Gunung Village in 2025. The research uses a quantitative method with an analytical observational approach and a cross-sectional design. The population involved 363 mothers with children aged 0 to 59 months, and 79 of them were selected as samples. The results show that both education (ρ = 0.003) and work status (ρ = 0.006) of mothers are significantly related to stunting in Tanjung Gunung Village in 2025. The conclusion of this study indicates that maternal education and employment are associated with stunting incidence in Tanjung Gunung Village in 2025. It is expected that mothers with lower educational backgrounds are not deprived of information related to stunting, while those with higher education are encouraged to utilize their knowledge more effectively. Furthermore, working mothers are expected to balance their responsibilities between employment and childcare. Meanwhile, non-working mothers are encouraged to make use of their time at home to focus more on maintaining their children’s health.

 

Keywords: Education, Employment, Stunting.

 

 

ABSTRAK

 

Stunting adalah kondisi tinggi badan balita di bawah standar usianya, masalah ini masih ditemukan diseluruh dunia. Dampak stunting berpotensi menghambat perkembangan otak anak, menurunkan kemampuan berpikir, serta berdampak jangka panjang pada kualitas SDM dan produktivitas bangsa. Faktor pendidikan dan pekerjaan ibu diketahui sebagai determinan penting dalam kejadian stunting. Berdasarkan latar belakang tersebut, riset ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel pendidikan dan pekerjaan ibu dengan kejadian stunting di Desa Tanjung Gunung tahun 2025. Riset ini menggunakan metode kuantitatif melalui pendekatan analitik observasional dan rancangan studi potong lintang (cross-sectional). Populasi dalam riset ini terdiri dari 363 ibu dengan balita berusia 0 hingga 59 bulan, sedangkan sampel yang diambil sebanyak 79 ibu dari kelompok tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan pendidikan (ρ=0,003) dan pekerjaan (ρ=0,006) dengan kejadian stunting di Desa Tanjung Gunung tahun 2025. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan pendidikan (ρ=0,003) dan pekerjaan (ρ=0,006) dengan kejadian stunting di Desa Tanjung Gunung tahun 2025. Kesimpulan yang didapatkan adalah pendidikan dan pekerjaan ibu berhubungan dengan kejadian stunting di Desa Tanjung Gunung tahun 2025. Diharapkan ibu dengan pendidikan rendah tidak kekurangan informasi terhadap stunting, sedangkan ibu dengan pendidikan tinggi diharapkan mampu memanfaatkan pengetahuannya secara lebih luas. Sementara itu, diharapkan ibu yang bekerja mampu menyeimbangkan tanggung jawab antara pekerjaan dan pengasuhan, sedangkan ibu yang tidak bekerja diharapkan dapat menggunakan waktu di rumah untuk lebih fokus menjaga kesehatan anak.

 

Kata Kunci: Pendidikan, Pekerjaan, Stunting.


Kata Kunci


Pendidikan;Pekerjaan;Stunting

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Aggarwal, A., & Ranjan Mishra, N. (2025). Progress On Selected World Health Assembly Nutrition Targets In Twelve Countries. Https://Doi.Org/10.36072/Wp.52

Ahnafani, M. N., Ariani, M., Fetriyah, U. H., & Nito, P. J. B. (2024). Hubungan Status Ekonomi Dan Tingkat Pendidikan Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Holistik Jurnal Kesehatan, 18(8), 988–1000. Https://Doi.Org/10.33024/Hjk.V18i8.485

Aldi, M. D., & Alkaff, R. N. (2022). 12 Aldi. Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia, 1(3), 97–103. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.70304/Jmsi.V1i03.14

Azizah, A. M., Nurmala, I., & Devy, S. R. (2022). The Effect Of Mother’s Educational Level And Stunting Incidence On Toddler: A Meta-Analysis Meta Analisis: Pengaruh Tingkat Pendidikan Ibu Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak Balita. Print) Azizah, Et Al | Amerta Nutrition, 6(4), 369–375. Https://Doi.Org/10.20473/Amnt.V6i4.2022.369

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (N.D.). Akses Air Minum. Retrieved October 17, 2025, From Https://Repository.Badankebijakan.Kemkes.Go.Id/Id/Eprint/5535/1/06%20factsheet%20gizi%20ski_Bahasa.Pdf

’Berita, M. (2025, May 28). Prevalensi Stunting Indonesia Turun Ke 19,8%. Kementerian Sekretariat Negara Ri Sekretariat Wakil Presiden. Https://Stunting.Go.Id/Prevalensi-Stunting-Indonesia-Turun-Ke-198/

Fauzi, M., Km, S., Wahyudin, M. P. H., & Aliyah, M. K. K. K. (2020). Prosiding Seminar Nasional Kesehatan "Peran Tenaga Kesehatan Dalam Menurunkan Kejadian Stunting.

Ginting Munthe, N. B., Sembiring, I. M., & Safitri, R. (2022). Counseling About The Impact Of Stunting On Toddlers. Jurnal Pengmas Kestra (Jpk), 2(2), 259–263. Https://Doi.Org/10.35451/Jpk.V2i2.1479

Jurnal, P., Masyarakat, K., Primasari, E. P., Syofiah, P. N., Muthia, G., Iii Kebidanan, P. D., Kebidanan, P. S.-1, & Padang, S. M. (2021). Perbedaan Perkembangan Motorik Balita Stunting Dan Normal Di Wilayah Kerja Puskesmas Pegang Baru. 5(1).

Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Asnawi Abdullah, P., Jawab Plt Kepala Pusat Kebijakan Upaya Kesehatan Dwi Puspasari, P., Dr Iwan Ariawan, K., Razak Thaha, Dr A., Nur Indrawati Lipoeto, Dr, Witoelar, F., Ahmad Syafiq, I., & Avenzora, A. (N.D.). Survei Status Gizi Indonesia 2024 I Tim Penyusun Ssgi 2024 Dalam Angka.

Marfuah, D., Pertiwi, D., Kusudaryati, D., & Kurniawati, N. (N.D.). The Difference From Mother’s Education, Mother’s Occupation And History Of Providing Weaning Food In Stunting And Non Stunting Toddlers In The Trucuk Ii Public Health Center Klaten.

Octavianny, A., Sutra, M., Khusus, R., Cempaka, V., Direktorat, M., & Pemasyarakatan, J. (2025). Analisis Dampak Tingkat Pendidikan Ibu Dan Pemberian Asi Eksklusif Terhadap Prevalensi Stunting Pada Anak Balita Di Palangkaraya. In Syntax Admiration (Vol. 6, Issue 1).

Purnamasari, A., Sabaniah, S., Retnowati, Y., & Yulianti, I. (2025). Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Sebengkok. Avicenna : Journal Of Health Research, 8(2), 59. Https://Doi.Org/10.36419/Avicenna.V8i2.1604

Rahmawati, D. A., Zakiah, V., & Mutmaina, R. (2023). 16 Rahmawati. Jurnal Ners Universitas Pahlawan, 7(2), 1294–1297. Http://Journal.Universitaspahlawan.Ac.Id/Index.Php/Ners

Safitri, S. G. (2021). 13 Safitri (Issue Tingkat Pendidikan Dan Status Pekerjaan Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Anak: Literature Review) [Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta]. Https://Digilib.Unisayogya.Ac.Id/5649/

Savita, R., & Amelia, F. (2020). The Relationship Of Maternal Employment, Gender, And Asi Eklusif With Incident Of Stunting Intoddler Aged 6-59 Months In South Bangka. Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes Ri Pangkalpinang, 8(1).

Wijayanti, A. C., Puspita, W. G., Pratiwi, S. C., & Sahda, R. A. (2025). Analisis Faktor Determinan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 24-59 Bulan. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 16(01), 197–205. Https://Doi.Org/10.34305/Jikbh.V16i01.1595

Win, H., Shafique, S., Mizan, S., Wallenborn, J., Probst-Hensch, N., & Fink, G. (2022). Association Between Mother’s Work Status And Child Stunting In Urban Slums: A Cross-Sectional Assessment Of 346 Child-Mother Dyads In Dhaka, Bangladesh (2020). Archives Of Public Health, 80(1). Https://Doi.Org/10.1186/S13690-022-00948-6

“Yopi.” (2025, September 19). Pemkab Bangka Target Turunkan Angka Prevalensi Stunting Daerah Di Tahun 2025. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Https://Bappeda.Bangka.Go.Id/Content/Pemkab-Bangka-Target-Turunkan-Angka-Prevalensi-Stunting-Daerah-Di-Tahun-2025

Yuliana, A., Zakiah, Prihatanti, N. R., & Yuniarti. (2025). 11 Yuliana. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(2), 309–322. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.572349/Husada




DOI: https://doi.org/10.33024/mnj.v8i8.23163

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.