Analisis Implementasi Kebijakan Penanganan Kekerasan Verbal atau Fisik pada Petugas Rumah Sakit Oleh Pasien atau Keluarga di Rumah Sakit Umum Daerah Nurdin Hamzah Kabupaten Tanjung Jabung Timur

Nazwa Sabina, Dwi Noerjoedianto, Arnild Augina Mekarisce, Annisa Putri S

Sari


ABSTRACT

 

Violence against healthcare workers in hospitals has become a global concern. This violence often occurs in service areas, both verbal and physical, and can impact the physical and mental health of healthcare workers. Nurdin Hamzah Regional Hospital, as a referral hospital in Tanjung Jabung Timur District, does not yet have an effective policy to address violence against healthcare workers. This study aims to evaluate the implementation of the violence handling policy for healthcare workers at this hospital.This study uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews with 10 informants, including the hospital director, specialist doctors, members of the violence handling committee, nurses, administrative staff, and security officers. Other data collection techniques include observation and documentation. Data analysis was conducted using thematic analysis with the assistance of NVivo software.The study found that although the violence handling policy has been implemented, there are gaps in communication between hospital units, especially in units with a lower frequency of violence incidents. Additionally, the reporting system for violence is still suboptimal due to psychological barriers from healthcare workers who are concerned about worsening relationships with patients’ families. However, the presence of the healthcare protection committee and a clear reporting system provides support for the implementation of the policy. The implementation of the violence handling policy for healthcare workers at Nurdin Hamzah Regional Hospital is underway, but improvements are needed in communication between units, the reporting system, and increased psychological support for victims. It is recommended that the hospital enhance training and policy socialization and improve the reporting system to better protect healthcare workers from violence.

 

Keywords Policy, Violence Against Healthcare Workers, Hospital,  Reporting System. 

 

ABSTRAK

 

Kekerasan terhadap tenaga kesehatan di rumah sakit semakin menjadi perhatian global. Insiden kekerasan verbal maupun fisik sering kali terjadi di ruang pelayanan, yang dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental tenaga kesehatan. RSUD Nurdin Hamzah, sebagai salah satu rumah sakit rujukan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, belum memiliki kebijakan yang efektif untuk menangani kekerasan terhadap tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi kebijakan penanganan kekerasan terhadap tenaga kesehatan di rumah sakit ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 10 informan yang terdiri dari direktur rumah sakit, dokter spesialis, anggota komite penanganan kekerasan, perawat, petugas administrasi, dan satpam. Teknik pengumpulan data lainnya adalah observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan tematik dengan bantuan perangkat lunak NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kebijakan penanganan kekerasan sudah diterapkan, terdapat kesenjangan dalam komunikasi antar unit rumah sakit, terutama di unit dengan frekuensi insiden kekerasan yang lebih rendah. Selain itu, sistem pelaporan kekerasan masih tidak optimal karena hambatan psikologis dari tenaga kesehatan yang khawatir akan memperburuk hubungan dengan keluarga pasien. Meskipun demikian, adanya komite perlindungan tenaga kesehatan dan sistem pelaporan yang jelas memberikan dukungan terhadap implementasi kebijakan. Implementasi kebijakan penanganan kekerasan terhadap tenaga kesehatan di RSUD Nurdin Hamzah sudah berjalan, namun perlu ada perbaikan dalam hal komunikasi antar unit, sistem pelaporan, dan peningkatan dukungan psikologis bagi korban. Disarankan agar rumah sakit meningkatkan pelatihan dan sosialisasi kebijakan serta memperbaiki sistem pelaporan untuk melindungi tenaga kesehatan dari kekerasan.

 

Kata Kunci: Kebijakan, Kekerasan Terhadap Tenaga Kesehatan, Rumah Sakit, Sistem Pelaporan.


Kata Kunci


kebijakan; kekerasan terhadap tenaga kesehatan; rumah sakit; sistem pelaporan

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Anggraini, D., Hasanah, U., & Utami, I. T. (2023). Penerapan Strategi Pelaksanaan Komunikasi Terapeutik Cara Verbal Pada Pasien Risiko Perilaku Kekerasan Di Ruang Melati Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung. Jurnal Cendikia Muda, 3(2), 218-225.

Baba, A. I. M., Bondi, A. P. J., Manda, B. K., Indrawan, R., & Sitorus, N. Y. (2025). Perlindungan Hukum Bagi Tenaga Kesehatan Terhadap Kekerasan Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Media Hukum Indonesia (Mhi), 3(4).

Bravo Queipo De Llano B, Sainz T, Díez Sáez C, Barrios Miras E, Bueno Barriocanal M, Cózar Olmo Ja, Et Al. (2024). Violence As A Health Problem. An Pediatr (Engl Ed). Mar 1;100(3):202–11.

Brunero S, Tetik E, Donnelly N, Lamont S. (2025). Understanding The Experience Of Workplace Violence In Hospitals As Documented By Nursing Staff: Using The Read Approach. Workplace Health Saf. Mar 1;73(3):139–49.

Dunn W. (2023).Journal Of Humanities And Social Studies Public Policy Oleh William Dunn: Analysis And Implementation. Journal Of Humanities And Social Studies.;1(1).

Firmansyah, E. (2025). Perlindungan Hukum Dalam Perspektif Keadilan Bermartabat Terhadap Perawat Yang Mengalami Tindak Kekerasan Oleh Pasien. Nalar Yuridis, 1(1), 29-36.

Haiti, D. (2025). Perlindungan Hukum Terhadap Tenaga Kesehatan Yang Mengalami Penyerangan Fisik Atau Mental Dalam Melakukan Pelayanan Medis Di Rumah Sakit Umum Daerah Datu Sanggul Rantau. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(7), 4415-4426.

Hamzah Rn. (2023). Keputusan Direktur Rsud Nurdin Hamzah Nomor: 400.7.3.10/08/Tu/Rsudnh/2023 Tentang Panduan Penanganan Kekerasan Terhadap Staf. Muara Sabak;

Makhruzah, S., Putri, V. S., & Yanti, R. D. (2021). Pengaruh Penerapan Strategi Pelaksanaan Perilaku Kekerasan Terhadap Tanda Gejala Klien Skizofrenia Di Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Jambi. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 10(1), 39-46.

Maryani Am, Widjaja G. (2025);Peran Perhimpunan Profesi Dalam Perlindungan Hukum Bagi Tenaga Medis Di Indonesia The Role Of Professional Associations In Legal Protection For Medical Personnel In Indonesia. Sibatik Journal | Volume [Internet]. 4(4).

Nugrahanti Jh, (2024). Kesehatan H, Noor Mt, Zamroni M. Kekerasan Verbal Dari Pasien Terhadap Tenaga Kesehatan: Bagaimana Menyikapinya? Jurnal Kertha Semaya [Internet]. 12(11):3047–81. Available From: Https://Doi.Org/10.24843/Ks.2024.V12.I11.P24

Nur, S. M., & Ismahmudi, R. (2016). Hubungan Antara Pengetahuan Dengan Sikap Perawat Dalam Penatalaksanaan Pasien Perilaku Kekerasan Di Rumah Sakit Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam Samarinda.

Rahmadani, N. D. A. (2022). Promosi Kesehatan Pencegahan Verbal Abuse Atau Kekerasan Verbal Di Rumah Sakit Jiwa Menur Provinsi Jawa Timur (Doctoral Dissertation, Universitas Airlangga).

Setyadi, L., Widiyono, W., & Herawati, V. D. (2022). Hubungan Pelaksanaan Restrain Dengan Tingkat Kecemasan Perawat Dalam Penanganan Pasien Gangguan Jiwa Di Rsjd Surakarta (Doctoral Dissertation, Universitas Sahid Surakarta).

Tombokan, M., & Aminah, S. (2023). Perencanaan Pulang Dan Peran Serta Keluarga Pasien Perilaku Kekerasan Pasca Perawatan Rumah Sakit. Penerbit Nem.

Zhang B, Wong A, Constantino Re, Hui V. (2024) The Association Between Psychological Distress, Abusive Experiences, And Help-Seeking Among People With Intimate Partner Violence. Bmc Public Health. Dec 1;24(1).

Zhang B, Wong A, Constantino Re, Hui V. (2024). The Association Between Psychological Distress, Abusive Experiences, And Help-Seeking Among People With Intimate Partner Violence. Bmc Public Health. Dec 1;24(1).




DOI: https://doi.org/10.33024/mnj.v8i2.24090

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.