Pemantauan dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia Jemaat Gereja Kristus Juru Selamat Kotaraja melalui Program Posyandu Lansia
Sari
ABSTRACT
Non-communicable diseases (NCDs) such as hypertension, lipid disorders, diabetes, and hyperuricemia are common in the elderly and impact a reduced quality of life. These conditions also increase the burden on families and the healthcare system. Based on initial findings, some elderly members of the Christ the Savior Church in Kotaraja are at high risk of NCDs, necessitating targeted community-based interventions. This activity aims to improve the health of the elderly through the implementation of Posyandu Lansia (Lansia Integrated Health Post) as a means of early detection and community-based health education. The activity methods include blood pressure, total cholesterol, random blood sugar, and uric acid levels, accompanied by consultation sessions and counseling on healthy lifestyles, stress management, and age-appropriate physical activity. The examination data were analyzed descriptively to describe the health profiles of the participants. The results showed that of 121 participants, 48 were men and 73 were women. The health examination results showed that 6 men (12.5%) and 8 women (11.0%) had hypertension, while the rest were in the normal category. Cholesterol examinations found 23 elderly (7 men/14.6% and 16 women/21.9%) with above-normal levels. During random blood sugar (GDS) tests, abnormal levels were detected in 2 men (4.2%) and 5 women (6.8%). Meanwhile, high uric acid levels were found in 9 men (18.8%) and 17 women (23.3%). Overall, these results indicate a higher proportion of elderly people with high cholesterol and uric acid compared to other parameters. The activity evaluation demonstrated increased awareness and participation of elderly people in routine checkups. The activity concluded that the Elderly Integrated Health Post (Posyandu Lansia) is effective as a community-based early detection of NCDs and can be developed as a sustainable model for independently maintaining the health of the elderly.
Keywords: Elderly Integrated Health Post, Non-Communicable Diseases, Early Detection, Health Education, Christ the Savior Church, Kotaraja, Jayapura.
ABSTRAK
Penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, gangguan lipid, diabetes, dan hiperurisemia banyak dijumpai pada lansia dan berdampak pada penurunan kualitas hidup. Kondisi ini juga meningkatkan beban keluarga serta sistem pelayanan kesehatan. Berdasarkan temuan awal, sebagian lansia jemaat Gereja Kristus Juru Selamat Kotaraja berisiko tinggi terhadap PTM sehingga diperlukan intervensi berbasis komunitas yang terarah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan lansia melalui pelaksanaan Posyandu Lansia sebagai sarana deteksi dini dan edukasi kesehatan berbasis komunitas. Metode kegiatan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar kolesterol total, gula darah sewaktu, dan asam urat, disertai sesi konsultasi serta penyuluhan tentang pola hidup sehat, pengendalian stres, dan aktivitas fisik sesuai usia. Data hasil pemeriksaan dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan profil kesehatan peserta. Hasil menunjukkan dari 121 peserta sebanyak 48 laki laki dan 73 perempuan. Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan 6 laki-laki (12,5%) dan 8 perempuan (11,0%) mengalami hipertensi, sedangkan sisanya berada dalam kategori normal. Pemeriksaan kolesterol menemukan 23 lansia (7 laki-laki/14,6% dan 16 perempuan/21,9%) dengan kadar di atas normal. Pada pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS), sebanyak 2 laki-laki (4,2%) dan 5 perempuan (6,8%) terdeteksi memiliki kadar abnormal. Sementara itu, kadar asam urat tinggi ditemukan pada 9 laki-laki (18,8%) dan 17 perempuan (23,3%). Secara umum, hasil ini menunjukkan proporsi lansia dengan kondisi kolesterol dan asam urat tinggi lebih besar dibandingkan parameter lainnya. Evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran dan partisipasi lansia terhadap pemeriksaan rutin. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa Posyandu Lansia efektif sebagai upaya deteksi dini PTM berbasis komunitas dan dapat dikembangkan sebagai model berkelanjutan dalam menjaga kesehatan lansia secara mandiri.
Kata Kunci: Posyandu Lansia, Penyakit Tidak Menular, Deteksi Dini, Edukasi Kesehatan, Gereja Kristus Juru Selamat Kotaraja, Jayapura.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Amri, L. F., Efitra, E., Bahar, I., & Sugriata, E. (2025). Sosialisasi Dan Penerapan Aplikasi “Siabai” Tentang Screening Deteksi Pengabaian Pada Lansia Yang Mengalami Gangguan Cardiovaskuler Oleh Keluarga Di Wilayah Kecamatan Nanggalo Kota Padang. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm). Https://Doi.Org/10.33024/Jkpm.V8i3.18152
Asmaria, M., Sari, D. H. A., Hidayati, H., & Yessi, H. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Tentang Pemanfaatan Desa Wisata Pantai Sebagai Sandromaterapy Dan Peningkatan Support Group Dalam Pengendalian Stroke. Jmm (Jurnal Masyarakat Mandiri). Https://Doi.Org/10.31764/Jmm.V8i1.20241
Ayli, B. I. (2025). Increasing Burden Of Non-Communicable Disease On Health Systems In Aging Populations And Possible Approaches To Lessen The Burden. In Transforming Healthcare Infrastructure (Pp. 135–160). Https://Doi.Org/10.1201/9781003513834-6
Cahyaningrum, E. D., Putri, N. R. I. A. T., & Hartanto, D. (2023). Pemantauan Dan Identifikasi Masalah Kesehatan Lansia Di Posyandu Rw Xii Desa Ledug Kembaran Banyumas. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal Of Community Service). Https://Doi.Org/10.36312/Sasambo.V5i1.990
Delbari, A., Feli, S. N., Amirabadizadeh, A., Niroomand, M., & Bidkhori, M. (2024). Prevalence And Associated Factors Of Dyslipidemia In Elderly People: Results From The Ardakan Cohort Study On Ageing, Iran. Plos One, 19. Https://Doi.Org/10.1371/Journal.Pone.0306388
Dewi, R. (2023). Pengembangan Kesejahteraan Lansia Rw.19 Sendangmulyo Semarang. Tematik. Https://Doi.Org/10.26623/Tmt.V3i2.6255
Ezalina, E., Machmud, R., & Effendi, N. (2020). Pelatihan Kader Dalam Pencegahan Pengabaian Lansia Pada Keluarga. 3, 363–373. Https://Doi.Org/10.31764/Jces.V3i2.2360
Hakim, L. (2020). Urgensi Revisi Undang-Undang Tentang Kesejahteraan Lanjut Usia. 11, 43–55. Https://Doi.Org/10.46807/Aspirasi.V11i1.1589
Harisa, A., Arfan, A. F., Ramadhani, W. A., Pahruddin, M. N. S., & Yodang, Y. (2022). Determinant Of Self-Management In Chronic Non-Communicable Disease Among Elderly. Journal Of Holistic Nursing Science, 9(2), 51–57. Https://Doi.Org/10.31603/Nursing.V9i2.7081
Istiningsih, T., Damiti, S., & Meyasa, L. (2023). Pemeriksaan Kesehatan Lansia Dalam Upaya Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Melalui Posyandu Lansia Mobile Puskesmas. Jmm (Jurnal Masyarakat Mandiri). Https://Doi.Org/10.31764/Jmm.V7i6.17609
Kopp, W. (2025). Aging And “Age-Related” Diseases – What Is The Relation? Aging And Disease, 16(3), 1316–1346. Https://Doi.Org/10.14336/Ad.2024.0570
Kurwiyah, N., Anwar, S., Herlinah, L., Suharsiwi, S., Annantusia, A., & Pangerstu, S. D. (2023). Dukungan Keluarga Terhadap Pengendalian Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Rw 10 Kelurahan Utan Panjang Jakarta Pusat. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm). Https://Doi.Org/10.33024/Jkpm.V6i5.9493
Leonardo, H., & Teh, S. W. (2023). Penyediaan Hunian Yang Layak Bagi Lansia Sebagai Pelayanan Menghadapi Ageing Population Di Jakarta. Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa). Https://Doi.Org/10.24912/Stupa.V5i1.22609
Maulana, J., & Winarko, A. (2019). Hipertensi Sebagai Faktor Risiko Penyakit Ginjal Kronik Diabetes Melitus Stadium 5 (Studi Kasus Di Rsi Sultan Agung Dan Rsud Kota Semarang). 8, 76–82. Https://Doi.Org/10.3194/Pmjk.V8i1.750
Mitchell-Fearon, K., Waldron, N., Laws, H., James, K., Holder-Nevins, D., Willie-Tyndale, D., & Eldemire-Shearer, D. (2015). Non-Communicable Diseases In An Older, Aging Population: A Developing Country Perspective (Jamaica). Journal Of Health Care For The Poor And Underserved, 26(2), 475–487. Https://Doi.Org/10.1353/Hpu.2015.0041
Negara, A. (2022). Hubungan Diabetes Melitus Dan Tingkat Stres Dengan Kejadian Hipertensi Di Puskesmas Rawat Inap Kedaton Bandar Lampung 2021. Jurnal Kesehatan Tambusai. Https://Doi.Org/10.31004/Jkt.V3i1.3953
Njoto, I., Sugeng, M., Iskak, I., Dewanta, T. B., Andrianus, J., Yaniari, R., A, P., & Muharlisiani, L. T. (2024). Meningkatkan Akses Pelayanan Kesehatan Lansia: Evaluasi Efektivitas Program Pembekalan Kader Posyandu Larasati Dalam Deteksi Dini Nyeri Sendi. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal Of Community Service). Https://Doi.Org/10.36312/Sasambo.V6i4.2325
Phaswana-Mafuya, N., Peltzer, K., Chirinda, W., Musekiwa, A., Kose, Z., Hoosain, E., Davids, A., & Ramlagan, S. (2013). Self-Reported Prevalence Of Chronic Non-Communicable Diseases And Associated Factors Among Older Adults In South Africa. Global Health Action, 6(1). Https://Doi.Org/10.3402/Gha.V6i0.20936
Pramaswari, A. M., & Fatah, M. (2023). Program Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Pada Masyarakat Lansia Sebagai Upaya Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular. Jmm (Jurnal Masyarakat Mandiri). Https://Doi.Org/10.31764/Jmm.V7i4.15945
Priyambodo, A., Andrean, A., Kamila, D. A., Erwanenda, M. R., Sari, R. T. A., & Nafi’ah, Z. L. (2022). Deteksi Dini Hipertensi Dan Diabetes Melitus Pada Lansia Di Desa Argoyuwono, Kecamatan Ampelgading. Jurnal Graha Pengabdian. Https://Doi.Org/10.17977/Um078v4i22022p163-172
Purnamasari, R., Rakhmawatie, M. D., Diatri, D., & Rohmani, A. (2023). Skrining Diabetes Mellitus Melalui Pemeriksaan Dan Konsultasi Hasil Gula Darah Di Rumah Pelayanan Sosial. Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Masyarakat Indonesia. Https://Doi.Org/10.26714/Jipmi.V2i4.161
Rahmawati, I. (2023). Karakteristik Diabetes Melitus Tipe 2 Berdasarkan Usia, Jenis Kelamin Dan Profil Lipid Di Rumah Sakit Umum Daerah Subang. Bandung Conference Series: Medical Science. Https://Doi.Org/10.29313/Bcsms.V3i1.6132
Ramírez, J. P., Marchena, M. B., Rebatta, F. B., Valladares, E. R., & Zamora, R. A. (2022). Frequency And Factors Associated With Chronic Non-Communicable Diseases In Older Adults In Peru, 2005. Anales De La Facultad De Medicina, 83(4), 299–306. Https://Doi.Org/10.15381/Anales.V83i4.24333
Rizma, A., Hasanah, N., & Padoli. (2023). Aktivitas Fisik Pada Lansia Hipertensi Di Posyandu Lansia Kelurahan Pacar Kembang Surabaya. Jurnal Keperawatan. Https://Doi.Org/10.36568/Nersbaya.V16i2.48
Rospia, E. D., Cahyaningtyas, D., Lestari, C. I., Amilia, R., Pamungkas, C. E., & Wd, S. M. (2022). Pemberdayaan Lansia Melalui Senam Lansia Sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Fisik Dalam Mendukung Lansia Tangguh. Selaparang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan. Https://Doi.Org/10.31764/Jpmb.V6i4.11702
Septanto, A. N., Keiji, T., Lailiah, N., Harista, D. R., Sulistyawati, W., & Hilfida, N. H. (2025). The Interplay Of Poverty, Communicable And Non-Communicable Diseases Among Elderly: A Literature Review. E3s Web Of Conferences, 640. Https://Doi.Org/10.1051/E3sconf/202564003007
Singer, M. (2014). Non-Communicable Diseases. In The Wiley Blackwell Encyclopedia Of Health, Illness, Behavior, And Society (Pp. 1–5). Https://Doi.Org/10.1002/9781118410868.Wbehibs407
Sudayasa, I., Rahman, M. F., Eso, A., Jamaluddin, J., Parawansah, P., Alifariki, L. O., Arimaswati, A., & Kholidha, A. N. (2020). Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Pada Masyarakat Desa Andepali Kecamatan Sampara Kabupaten Konawe. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Https://Doi.Org/10.30994/Jceh.V3i1.37
Sumarni, N., Rosidin, U., Sumarna, U., R., E. A., Sholahuddin, I., & Purnama, D. (2023). Senam Sehat Mampu Kendalikan Tekanan Darah Pada Lansia Di Rw 11 Kelurahan Sukamentri Garut. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm). Https://Doi.Org/10.33024/Jkpm.V6i2.8347
Suntara, D. A., Roza, N., & Rahmah, A. (2021). Hubungan Hipertensi Dengan Kejadian Stroke Pada Lansia Di Wilayah Kerjapuskesmas Sekupang Kelurahan Tanjung Riau Kota Batam. 1, 2177–2184. Https://Doi.Org/10.47492/Jip.V1i10.418
Suprayitno, E., & Huzaimah, N. (2020). Pendampingan Lansia Dalam Pencegahan Komplikasi Hipertensi. Selaparang Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan. Https://Doi.Org/10.31764/Jpmb.V4i1.3001
Surani, V., Ajul, K., Pranata, L., Suryani, K., Rini, M. T., Hardika, B., & Handayani, S. (2024). Pendampingan Lansia Melalui Pemberian Teknik Relaksasi Progresif Sebagai Upaya Mengontrol Tekanan Darah Dan Menurunkan Insomnia. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm). Https://Doi.Org/10.33024/Jkpm.V7i3.12794
Wang, D., Nawaz, R., Fan, X., Shen, C., Lai, S., Zhou, Z., & Gao, J. (2025). Trends In Socioeconomic Inequalities In The Prevalence Of Chronic Non-Communicable Diseases In China: Evidence From Shaanxi Province During 2003–2013. Healthcare (Switzerland), 13(2). Https://Doi.Org/10.3390/Healthcare13020178
Widiyastomo, R. P., & Mratihatani, R. (2022). Peran Kader Kesehatan Dalam Peningkatan Kesehatan Lanjut Usia (Lansia) (Kaji Tindak Peran Kader Dalam Peningkatan Kesehatan Lansia Perempuan Di Gereja Kristen Jawa Kramas, Kecamatan Tembalang). Mimbar Administrasi Fisip Untag Semarang. Https://Doi.Org/10.56444/Mia.V19i1.2968
Winder, M., Owczarek, A., Mossakowska, M., Broczek, K., Grodzicki, T., Wierucki, Ł., & Chudek, J. (2021). Prevalence Of Hyperuricemia And The Use Of Allopurinol In Older Poles—Results From A Population-Based Polsenior Study. International Journal Of Environmental Research And Public Health, 18. Https://Doi.Org/10.3390/Ijerph18020387
Windyastuti, E., & Solikhah, M. (2022). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Berbasis Keluarga Terhadap Self Care Manajamen Diabetes Mellitus Di Posbindu Lansia Sakura Kelurahan Plesungan Kabupaten Karanganyar. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada. Https://Doi.Org/10.34035/Jk.V13i2.856
Yang, X., Yan, J., Lai, S., Shen, C., & Duan, N. (2023). What Affects The Direct Economic Burden Of Non-Communicable Diseases On Middle-Aged And Older Adult People In Shaanxi Province? Frontiers In Public Health, 11. Https://Doi.Org/10.3389/Fpubh.2023.1219199
Zheng, C., Liu, Y., Xu, C., Zeng, S., Wang, Q., Guo, Y., Li, J., Li, S., Dong, M., Luo, X.-T., & Wu, Q. (2024). Association Between Obesity And The Prevalence Of Dyslipidemia In Middle-Aged And Older People: An Observational Study. Scientific Reports, 14. Https://Doi.Org/10.1038/S41598-024-62892-5
DOI: https://doi.org/10.33024/mnj.v8i2.24176
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.


Panduan Penulisan




