Gambaran Tingkat Stress Biarawati di Biara Katolik di Kecamatan Langke Rembong

Kornelia Romana Iwa, Katarina Snae, Paskaliana Hilpriska Danal

Sari


ABSTRACT

 

Stress is a physical and psychological response to pressure or environmental demands that exceed an individual's ability to deal with them. In religious life, nuns face various challenges such as the experience of religious vows, the dynamics of community life, and the demands of service that can trigger stress. Objective: This study aims todetermine the description of stress levels in nuns in Catholic convents located in Langke Rembong District. Method: This study uses a quantitative descriptive approach with a cross-sectional design. The research sample consisted of 110 nuns selected using purposive sampling techniques. The instrument used was the Perceived Stress Scale (PSS-10) questionnaire. Data were analyzed using univariate analysis. Results: The results showed that the majority of respondents experienced moderate stress (80.9%), followed by mild stress (12.7%) and severe stress (6.4%). The largest number of respondents were in the 26–30 age group (76.4%).

 

Keywords: Stress, Nuns.

 

 

ABSTRAK

 

Stres merupakan respon fisik dan psikologis terhadap tekanan atau tuntutan lingkungan yang melebihi kemampuan individu untuk menghadapinya. Dalam kehidupan religius, para biarawati menghadapi berbagai tantangan seperti penghayatan kaul religius, dinamika hidup komunitas, dan tuntutan pelayanan yang dapat menjadi pemicu stres.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres pada biarawati di Biara Katolik yang berada di Kecamatan Langke Rembong. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptifdengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 110 biarawati yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10). Data dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami stres tingkat sedang (80,9%), diikuti oleh stres ringan (12,7%) dan stres berat (6,4%). Responden terbanyak berada pada kelompok usia 26–30 tahun (76,4%).

 

Kata Kunci: Stres, Biarawati.


Kata Kunci


stres, biarawati

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Arinto, (2023). Gambaran Tingkat Stress Dalam Menyusun Skripsi Pada Mahasiswa Semester Akhir Di Fakultas Psikologi Universitas Medan Area . (Doctoraldissertation, Universitas Medan Area).

Aulia, H. (2018). Spiritualitas Kaum Biarawati: Studi Analisis Biara Susteran Jesus Maria Joseph Ciputat Tangerang Selatan (Bachelor's Thesis, Jakarta: Fakultas Ushuluddin Uin Syarif Hidayatullah).

Br Kaban, S. L. (2023). Hubungan Antara Psychological Well-Being Dengan Stres Akademik Pada Biarawan Di Skolastikat Ordo Fransiskan Saudara Dina Conventual Pematang Siantar (Doctoral Dissertation, Universitas Medan Area).

Clariska, W., Yuliana, Y., & Kamariyah, K. (2020). Hubungan Tingkat Stres Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Di Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi. Jurnal Ilmiah Ners Indonesia, 1(2), 94–102. Https://Doi.Org/10.22437/Jini.V1 I2.13516

Danu, L., Takaeb, A. E. L., & Toy, S. M. (2024). Gambaran Tingkat Stres Akademik Mahasiswa Tingkat Akhir Prodi Kesehatan Masyarakat Undana. Sehatmas: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 3 (3), 408–416.

Fahrizal, A. A. (2019). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Stres Kerja Perawat Anestesi Di Ruang Operasi Alif. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Hadiansyah, T., Pragholapati, A., & Aprianto, D. P. (2019). Gambaran Stres Kerja Perawat Yang Bekerja Di Unit Gawat Darurat. Jurnal Keperawatan Bsi, 7(2), 52–58.

Hagang, D. A. F. (2015). Kebermaknaan Hidup Pada Biarawati Di Kalimantan Timur. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 3(2).

Herlina, L. (2019). Kondisi Dan Faktor Penyebab Stres Kerja Pada Karyawan Wanita Pt “Sgs.” Jurnal Psiko-Edukasi, 17(2), 118–132.

Indrawati, E. (2021). Keseimbangan Hidup Religius Dan Pelayanan Pada Suster-Suster Komunitas Aktif. Jurnal Pastoral Dan Konseling, 5(1), 23–30.

Junenda, M., Widyanigsih, T. W., & Rifqi, A. (2024). Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan Mental Dengan Mengukur Persepsi Tingkat Stres Menggunakan Instrumen Perceived Stress Scale ( Pss ).

Kementerian Kesehatan Ri. (2024). Apa Itu Stres: Gejala, Penyebab, Pencegahan Dan Pengobatan. In Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kristianto, C., & Pramudito, A. A. (2021). Subjective Well-Being Pada Mantan Biarawan/Biarawati Katolik. Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi, 20(2), 144-157.

Labola, Y. A., & Kristen, U. (2019). Dampak Stres Terhadap Individu Danorganisasi Serta Pengelolaannya. Research Gate.

Muna, Z., & Anastasya, Y. A. (2023). Gambaran Kesejahteraan Psikologis Pada Guru Slb Di Lhokseumawe. Insight: Jurnal Penelitian Psikologi, 1(3), 511–517.

Purwaningsih, T., & Rahmat, A. (2018). Komunikasi Interpersonal Dalam Komunitas Religius. Jurnal Psikologi Sosial, 4(3), 211–219.

Putri, M. A., & Mahendra, R. (2024). Stres Dan Dukungan Spiritual Pada Biarawati Usia Dewasa Awal. Jurnal Psikologi Religius, 6(1), 44–55.

Sari, L., & Pratiwi, D. (2022). Stres Kerja Dan Dukungan Sosial Pada Komunitas Religius. Jurnal Kesehatan Mental, 7(1), 55–62. Tosiyani, B. T. (2017). Hubungan Kebahagiaan Dengan Beban Kerja Pada Religius Perempuan (Doctoral Dissertation, Program Studi Psikologi Fpsi-Uksw)




DOI: https://doi.org/10.33024/mnj.v8i2.24350

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.