Hubungan Pola Makan dengan Kejadia Gastroesophageal Reflux Disease (Gerd) pada Mahasiswa Keperawatan Unika Santu Paulus Ruteng

Kornelia Romana Iwa, Saverius Mahu

Sari


ABSTRACT

 

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) is a health problem that often occurs in productive ages, including students,and can interfere with activities and reduce quality of life. One of the factors that influence the occurrence of GERD is an unhealthy diet, such as skipping meals, consuming spicy, sour, or fatty foods in excess. Purpose: to determine "The Relationship Between Dietary Patterns and Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) In Nursing Students of Class2022, Catholic University of Indonesia Santu Paulus". Method: This study used a quantitative approach and cross-sectional method. The population was 285 students. The sample was 166 students taken using the proportional stratified random sampling technique. Data analysis was carried out using the chi-square test. Results: The study showed that 84 respondents (50.6%) experienced GERD and 82 respondents (49.4%) did not experience GERD. Of the71 respondents who had poor diet, 46 people (27.7%) experienced GERD. While of the 95 respondents who had gooddiet, 38 people (22.9%) experienced GERD. The results of the chi-square test showed a p value = 0.002, which means there is a significant relationship between diet and the incidence of GERD. Conclusion: that poor diet is related to an increase in the incidence of GERD in nursing students at Unika Santu Paulus Ruteng.

 

Keywords: Diet, GERD, Early Adulthood.

 

 

ABSTRAK

 

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah masalah kesehatan yang umum terjadi pada usia produktif, termasuk di kalangan mahasiswa, dan dapat mengganggu aktivitas serta mengurangi kualitas hidup. Salah satu penyebab terjadinya GERD adalah pola makan yang tidak sehat, seperti melewatkan jadwal makan, serta mengonsumsi makanan pedas, asam, atau berlemak secara berlebihan.Tujuan: penelitian ini adalah untuk mengetahui “Hubungan Pola Makan Terhadap Kejadian Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) Pada Mahasiswa Keperawatan Angkatan 2022 Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus”. Metode: Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif serta menggunakan metodecross sectional. Jumlah populasi adalah 285 mahasiswa. Sampel yang diambil terdiri dari 166 mahasiswa dengan menggunakan teknik proportional stratified randem sampling. Untuk analisis data, digunakan uji chi-square. Hasil:Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 84 responden (50,6%) mengalami GERD dan 82 responden (49,4%) tidak mengalami GERD. Dari 71 responden yang memiliki pola makan tidak baik, 46 orang (27,7%) mengalami GERD. Sedangkan dari 95 responden yang memiliki pola makan baik, 38 orang (22,9%) mengalami GERD. Hasil uji chi-square menunjukkan nilai p = 0,002, mengindikasikan terdapat hubungan signifikan antara pola makan dan kejadian GERD. Kesimpulan: bahwa pola makan yang tidak baik berhubungan dengan peningkatan kejadian GERD pada mahasiswa keperawatan Unika Santu Paulus Ruteng.

 

Kata Kunci: Pola makan, GERD, Dewasa Awal.


Kata Kunci


Pola makan, GERD, Dewasa Awal

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Ajjah, B. F. F., Mamfaluti, T., & Putra, T. R. I. (2020). Hubungan Pola Makan Dengan Terjadinya Gastroesophageal Reflux Disease (Gerd). Journal Of Nutrition College, 9(3), 169–179. Https://Doi.Org/10.14710/Jnc.V9i3.2746 5

Ardhan, F. R., Budyono, C., & Cholidah, R. (2022). Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Gastroesophageal Reflux Disease Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mataram. Unram Medical Journal, 11(1), 806-811.

Alaya, V. N., Permata, A., & Rahmawati, S. (2025). Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Gastroesophageal Reflux Disease Pada Mahasiswa Di Itsk Rs Dr. Soepraoen Malang. Journal Syifa Sciences And Clinical Research, 7(1).

Ariyani, F., Martini, M., Hestiningsih, R., & Fauzi, M. (2024). Gambaran Perilaku (Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku) Pencegahan Gastroesophageal Reflux Disease (Gerd) Pada Mahasiswa. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(1), 115–119.

Budyono, C., Ardhan, F. R., & Cholidah, R. (2022). Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Gastroesophageal Reflux Disease Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mataram. Unram Medical Journal, 11(1), 806–811. Https://Doi.Org/10.29303/Jku.V11i1.64 7

Dana, T. S., Ivan, M., & Anggraini, D. (2024). Hubungan Obesitas Terhadap Kejadian Gastroesophageal Reflux Disease Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah. Scientific Journal, 3(1), 01-07.

Dadung, P. (2025). Hubungan Stress Dan Kebiasaan Makan Dengan Kejadian Gastroesophageal Refluks Disease (Gerd) Pada Masyarakat Kelurahan Kaleke Kabupaten Banggai. Jurnal Ilmiah Kesehatan Pencerah, 14(1), 11-18.

Fahriska Hasibuan, W., Aida Larasati, T., Aulia Syahdifva Harahap, N., Shanel, B., Lap Golf, J., Tengah, K., Pancur Batu, K., & Deli Serdang, K. (2024). Pola Makan Remaja Sebagai Faktor Risiko Penyakit Gerd. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Gizi, 2(3), 32–41. Https://Doi.Org/10.55606/Jig.V2i3.3019

Harni, S. Y. (2023). Asuhan Keperawatan Gastritis Pada Lansia (F. Putri (Ed.)). Cv.Mitra Edukasi Negri.

Hati, Y., Alifariki, L. O., Alza, Y., M.Biomed, Desyani, N. L. J., Kody, >.M., Astuti A. M., Djafar, I., & Sineke, J. (2023). Bunga Rampai Patofisiologi Digestive. Media Puataka Indo.

Ilham, D., Anggraini, D., & Oktora, M. Z. (2024). Hubungan Pola Makan Terhadap Kejadian Gastroesophageal Reflux Disease Pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Baiturrahmah. Journal Of Public Health Science, 1(3), 163-169.

Kuswono, A. D., Yurizali, B., & Akbar, R. R. (2021). Kejadian Gastroesophageal Reflux Disease (Gerd) Dengan Gerd-Q Pada Mahasiswa Kedokteran Anfal. Primary Care For Emergency Physicians, 125–132. Https://Doi.Org/10.1007/978-3-319- 44360-7_11

Maradjabessy, N. F. R., Kusadhiani, I., & Warella, J. C. (2023). Kejadian Gastroesophageal Reflux Disease (Gerd) Berdasarkan Skor Gerd-Q Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura Tahun 2023. Pameri: Pattimura Medical Review, 5(2), 76-84.

Mile, M. A., Suranata, F. M., & Rantiasa, I. Made. (2020). Gambaran Stres Dan Pola Makan Pada Penderita Gastroesophageal Reflux Disease (Gerd) Di Wilayah Kerja Puskesmas Ranomut Manado. Jurnal Kesehatan : Amanah Prodi Ners Universitas Muhammadiyah Manado, 4(1), 13–19.

Nasution, R. E. P. (2023). Berteman Dengan Asam Lambung Panduan Pengobatan Rumahan Untuk Berteman_Dengan_Asam_Lambung /T-Nmeaaaqbaj?Hl=Id&Gbpv=0

Putri, T. I., Yani, E. D., Hanum, N., Usman, S., Juliana, C., Rimadeni, Y., & Morian, P. C. S. (2025). Hubungan Pola Makan Dan Tingkat Stres Dengan Kejadian Gastroesophageal Reflux Disease (Gerd) Pada Mahasiswa Di Universitas X. Nasuwakes: Jurnal Kesehatan Ilmiah, 18(2), 167-177.

Rahmawati, S., Alaya, V. N., & Permata, A. (2025). Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Gastroesophageal Reflux Disease Pada Mahasiswa Di Itsk Rs Dr . Soepraoen Malang. 7.

Setyawan, Y. (2024). Korelasi Konsumsi Kopi Kekinian Dengan Gejala Gerd Pada Generasi Z. 5(2), 82–87.

Supardi, M. M., Anggraini, D., & Hamda, R. (2024). Hal. 170. 1(3), 170–177. Supriatiningrum, D. N., Rahma, A., Gizi, P. S., Kesehatan, F., & Muhammadiyah, U. (2024). Ghidza Media Journal September 2024 Muhammadiyah Gresik The Relationship Of Eating Patterns And Sleep Quality During Fasting On The Incident Of Gerd In Students Of The Faculty Of Health , Muhammadiyah Gresik. 5(September), 111–125.

Warella Carla Juen, Kusadhiani Indrawanti, & Maradjabessy Rahmadani Fadila Nurul.(2023). Kejadian Gastroesophageal Reflux Disease (Gerd) Berdasarkan Skor Gerd-Q Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura Tahun 2023. Kejadian Gastroesophageal Reflux Disease (Gerd) Berdasarkan Skor Gerd-Q Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura Tahun 2023, 5, 76–84.




DOI: https://doi.org/10.33024/mnj.v8i2.24399

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.