Hubungan Faktor-Faktor Pemenuhan Kebutuhan Gizi dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura Barat

Rahmawati Rahmawati, Adi Nugroho, Nia Kania, Triawanti Triawanti, Harapan Parlindungan Ringoringo

Sari


ABSTRACT

 

Chronic energy deficiency (CED) in pregnant women is a nutritional problem that has serious implications for the health of both mother and fetus. CED increases the risk of anemia, pregnancy complications, problematic labor, and low birth weight babies. Although the West Martapura region has sufficient potential local food sources, the incidence of CED in pregnant women remains relatively high. Analyzing the relationship between factors of nutritional needs fulfillment, including protein consumption patterns, mothers' knowledge of nutritional needs fulfillment, food availability, and family support with the incidence of KEK in pregnant women in the working area of the West Martapura Community Health Center. This study is an analytical observational study with a cross-sectional approach. The study sample consisted of 85 pregnant women selected using simple random sampling. Data analysis was performed using the Chi-Square test and multiple logistic regression. Bivariate analysis revealed a significant association between maternal knowledge of nutritional needs (p = 0.037) and food availability (p = 0.008) with the incidence of CED. No significant association was found between family support (p = 1.000) or protein consumption patterns (p = 0.175) and the incidence of CED. Multivariate analysis demonstrated that food availability was the most dominant factor associated with CED among pregnant women (p = 0.014), with an odds ratio (OR) of 5.796. This finding indicates that pregnant women with inadequate food availability were 8.11 times more likely to experience Chronic Energy Deficiency compared to those with adequate food availability. Conclusion: Food availability plays a crucial role in the occurrence of Chronic Energy Deficiency among pregnant women. Therefore, efforts to prevent CED should prioritize improving maternal nutrition education alongside strengthening household food availability that is diverse and sustainable.

 

Keywords: Chronic Energy Deficiency (CED) in Pregnant Women, Protein Consumption Patterns, Maternal Knowledge of Nutritional Needs, Food Availability, Family Support.

 

 

 

 

 

ABSTRAK

 

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah gizi yang berdampak serius terhadap kesehatan ibu dan janin. KEK meningkatkan risiko anemia, komplikasi kehamilan, persalinan bermasalah, serta kelahiran bayi berat lahir rendah. Meskipun wilayah Martapura Barat memiliki potensi sumber pangan lokal yang cukup, kejadian KEK pada ibu hamil masih relatif tinggi. Tujuan: Menganalisis hubungan faktor-faktor pemenuhan kebutuhan gizi meliputi pola konsumsi protein, pengetahuan ibu tentang pemenuhan kebutuhan gizi, ketersediaan bahan pangan untuk pemenuhan kebutuhan gizi, dukungan keluarga dengan kejadian KEK pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Martapura Barat. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 85 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisa data menggunakan uji Chi-Square dan regresi logistik berganda. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang pemenuhan kebutuhan gizi (p = 0,037) dan ketersediaan bahan pangan untuk pemenuhan kebutuhan gizi (p = 0,008) dengan kejadian KEK. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga (p = 1,000) dan pola konsumsi protein (p = 0,175) dengan kejadian KEK. Analisis multivariat menunjukkan bahwa ketersediaan bahan pangan untuk pemenuhan kebutuhan gizi merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil dengan hasil (p= 0,014) dengan nilai OR sebesar 5,796 yang menunjukkan bahwa ibu hamil dengan ketersediaan bahan pangan yang kurang memiliki resiko 8,110 kali lebih besar mengalami KEK dibandingkan dengan ibu hamil yang memiliki ketersediaan bahan pangan yang baik.  Ketersediaan bahan pangan untuk pemenuhan kebutuhan gizi berperan penting terhadap kejadian KEK pada ibu hamil. Upaya pencegahan KEK perlu difokuskan pada peningkatan edukasi gizi dan pemenuhan ketersediaan bahan pangan yang beragam dan berkelanjutan.

 

Kata Kunci: Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil, Pola Konsumsi Protein, Pengetahuan Ibu Tentang Pemenuhan Kebutuhan Gizi, Ketersediaan Bahan Pangan dan Dukungan Keluarga.


Kata Kunci


Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil, Pola Konsumsi Protein, Pengetahuan Ibu Tentang Pemenuhan Kebutuhan Gizi, Ketersediaan Bahan Pangan dan Dukungan Keluarga.

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Aeni, W. N., Purbasary, E. K., & Rahayu, P. (2024). Hubungan pola makan dengan kejadian kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Losarang Kabupaten Indramayu. Bima Nursing Journal, 5(2), 137–144. https://doi.org/10.32807/bnj.v5i2.1342

Aryanti, S. L., & Tambunan, N. (2023). Hubungan pola konsumsi, penyakit infeksi, dan pantang makan dengan kejadian kurang energi kronis (KEK) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Napal Putih Bengkulu. Indonesian Scholar Journal of Nursing and Midwifery Science, 3(2).

Budiarti, V., Putri, R., & Amelia, R. C. (2018). Hubungan karakteristik ibu dan dukungan suami dengan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Journal of Issues in Midwifery, 2(3), 1–9.

Call, D. L., & Levinson, F. J. (1971). A systems approach to malnutrition. American Journal of Public Health, 61(8), 1640–1649.

Devi, T. E. R. (2021). Karakteristik ibu hamil dengan KEK di Banyuwangi 2021. Profesional Health Journal, 3(1), 9–18.

Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar. (2024). Laporan status gizi di Kabupaten Banjar tahun 2023. Martapura: Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar.

Diningsih, R. F., Wiratmo, P. A., & Lubis, E. (2021). Hubungan tingkat pengetahuan tentang gizi terhadap kejadian kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil. Binawan Student Journal, 3(3), 8–15. https://doi.org/10.54771/bsj.v3i3.327

FAO. (2022). The state of food security and nutrition in the world 2022. Rome: FAO. https://doi.org/10.4060/cc0639en

Green, L. W. (1980). Health education planning: A diagnostic approach. Mayfield Publishing Company.

Harna, H., Rahmawati, R., Irawan, A. M. A., & Sa’pang, M. (2024). Prevalence and determinant factors of chronic energy deficiency (CED) in pregnant women. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 9(1), 65. https://doi.org/10.30867/action.v9i1.1443

Indarti, J., Wonodihardjo, H. S., Sianipar, K. A., & Antoniman, M. A. (2023). Maternal and neonatal outcome in pregnant women with chronic energy deficiency in Cipto Mangunkusumo General Hospital, Indonesia. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 11(B), 474–479. https://doi.org/10.3889/oamjms.2023.8509

Jamil, A. I., Ningtyias, F. W., & Antika, R. B. (2024). Food consumption and family income associated with chronic energy deficiency in pregnant women in coastal areas of Indonesia: A systematic review. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia, 8(4), 675–685.

Kadmaerubun, M., Ririmasse, P., & Titaley, C. R. (2023). Ketersediaan pangan dan risiko kekurangan energi kronis pada ibu hamil. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(3), 210–218.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Laporan nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman penanggulangan ibu hamil kekurangan energi kronis. Jakarta: Direktorat Pembinaan Kesehatan Masyarakat.

Lende, R., Detha, A., & Kurniawati, E. (2024). Peran dukungan keluarga dan faktor sosial ekonomi terhadap status gizi ibu hamil. Jurnal Kebidanan Indonesia, 15(2), 89–98.

Mariyatun, M., Herdiana, H., & Rini, A. S. (2023). Hubungan pola nutrisi, sikap dan dukungan keluarga terhadap kejadian KEK pada ibu hamil. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(10), 4131–4142. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i10.1652

Mansoben, N., & Gurning, M. (2022). Pengetahuan, dukungan suami dan pendapatan ekonomi dengan kejadian kekurangan energi kronik pada ibu hamil. Jurnal Keperawatan, 14(2), 401–408.

Marjan, A. Q., Rachmi, R., & Sufyan, D. L. (2021). Faktor determinan kekurangan energi kronis pada ibu hamil. Jurnal Gizi dan Pangan, 16(2), 123–132.

Maurizatilla, Putra, M., & Khalidah. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 5(1), 1–15.

Mulyani, S., & Wulandari, A. (2022). Hubungan penyakit infeksi dengan status gizi ibu hamil. Jurnal Kesehatan Andalas, 11(2), 145–152.

Rahmawati, D., Handayani, S., & Pratiwi, R. (2025). Ketersediaan pangan sebagai determinan kejadian kekurangan energi kronis pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 16(1), 33–41.

Rahman, F., Anwar, A., & Nurhayati, E. (2023). Asupan energi, protein, dan risiko kekurangan energi kronis pada ibu hamil. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 19(4), 201–209.

Riansih, R., & Utami, N. W. (2023). Riwayat penyakit dan kejadian kekurangan energi kronis pada ibu hamil. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan, 14(2), 102–110.

Sari, D. P., Lestari, W., & Prameswari, G. N. (2021). Peran dukungan keluarga terhadap perilaku kesehatan ibu hamil. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 16(2), 78–85.

Sulistianingsih, E., Pradana, A., & Raharjo, S. (2024). Akses pangan dan kejadian kekurangan energi kronis pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 20(1), 65–73.

Suryani, L., Riski, M., Sari, R. G., & Listiono, H. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya kekurangan energi kronik pada ibu hamil. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(1), 311. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i1.1117

Sutyarso, S. (2021). Food security and household expenditure impact on nutritional status among pregnant women. European Journal of Molecular & Clinical Medicine, 7(3), 4719–4726.

Triyawati, L., & Yuliani, E. (2023). Knowledge, education, and information affect chronic energy deficiency among pregnant mothers. Majalah Obstetri & Ginekologi, 31(1), 1–10. https://doi.org/10.20473/mog.V31I12023.1-10

Ulfah, M., & Latip, A. (2024). Hubungan pola makan dukungan suami dan budaya dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 5769–5778. https://doi.org/10.31004/prepotif.v8i3.36309

Usiyanti, R., Purnamasari, D., & Wulandari, T. (2024). Pengetahuan gizi dan kejadian kekurangan energi kronis pada ibu hamil. Jurnal Kebidanan Malahayati, 10(1), 15–22.

Wati, N. L., Rahma, A., & Siregar, D. (2024). Determinan status gizi ibu hamil dan kejadian kekurangan energi kronis. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 15(2), 89–98.

World Health Organization. (2021). Infant and young child feeding. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/infant-and-young-child-feeding




DOI: https://doi.org/10.33024/mnj.v8i6.25360

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.