Faktor Determinan Waiting Time di IGD Hospital Nasional Guido Valadares

Noelio Auxilio Pedro Martins, Prima Dewi Kusumawati, Agusta Dian Ellina

Sari


ABSTRACT

 

Waiting time is an important indicator in assessing the quality of services in the Emergency Department (ED). Excessive waiting time may lead to delays in patient treatment, reduced patient satisfaction, and increased risk to patient safety. Several factors may influence waiting time in emergency services, including the availability of facilities and infrastructure, administrative processing time, and laboratory examination time. Hospital Nacional Guido Valadares, as a national referral hospital, also faces challenges in managing patient waiting times in the Emergency Department. This study aimed to analyze the influence of facilities and infrastructure, administrative processing time, and laboratory examination time on patient waiting time in the Emergency Department of Hospital Nacional Guido Valadares. This research employed a quantitative research design with a cross-sectional approach. The population consisted of patients receiving services in the Emergency Department, with a total sample of 115 respondents selected using purposive sampling. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using logistic regression statistical analysis to determine the influence of each independent variable on patient waiting time. The results showed that most respondents perceived the availability of facilities and infrastructure and the administrative process as generally adequate, although several service constraints still contributed to delays in patient care. Logistic regression analysis indicated that facilities and infrastructure did not have a statistically significant effect on waiting time (p = 0.365). Similarly, administrative processing time did not show a statistically significant influence (p = 0.100; Exp(B) = 4.582), although patients experiencing slower administrative processes tended to have a higher probability of longer waiting times. In contrast, laboratory examination time showed a statistically significant effect on patient waiting time (p < 0.05), indicating that it is the dominant factor influencing waiting time in the Emergency Department. In conclusion, improving the efficiency of laboratory examination services is a key strategy to reduce patient waiting time in the Emergency Department of Hospital Nacional Guido Valadares. Strengthening administrative service systems, optimizing laboratory workflow, and enhancing coordination among hospital units are essential to improve the quality of emergency healthcare services.

 

Keywords: Waiting Time, Facilities and Infrastructure, Administrative Processing Time, Laboratory Turnaround Time, Emergency Department.

ABSTRAK

 

Waiting time atau waktu tunggu pasien merupakan salah satu indikator penting dalam menilai mutu pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Waktu tunggu yang terlalu lama dapat berdampak pada keterlambatan penanganan pasien, menurunkan kepuasan pasien, serta berpotensi meningkatkan risiko keselamatan pasien. Berbagai faktor dapat memengaruhi waiting time di IGD, di antaranya sarana dan prasarana pelayanan, waktu administrasi, serta waktu pemeriksaan laboratorium. Hospital Nacional Guido Valadares sebagai rumah sakit rujukan nasional juga menghadapi tantangan dalam pengelolaan waktu tunggu pasien di IGD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sarana dan prasarana, waktu administrasi, serta waktu laboratorium terhadap waiting time pasien di IGD Hospital Nacional Guido Valadares. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien yang mendapatkan pelayanan di IGD, dengan jumlah sampel sebanyak 115 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis statistik regresi logistik untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel terhadap waiting time pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai sarana dan prasarana serta proses administrasi berada pada kategori cukup baik, namun masih terdapat beberapa kendala yang menyebabkan keterlambatan pelayanan. Hasil analisis regresi logistik menunjukkan bahwa variabel sarana dan prasarana tidak berpengaruh signifikan terhadap waiting time (p = 0,365), sedangkan waktu administrasi juga tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik (p = 0,100; Exp(B) = 4,582). Sementara itu, waktu pemeriksaan laboratorium menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap waiting time pasien di IGD (p < 0,05), sehingga menjadi faktor dominan yang memengaruhi lamanya waktu tunggu pasien. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa percepatan proses pemeriksaan laboratorium menjadi faktor penting dalam upaya menurunkan waiting time pasien di IGD Hospital Nacional Guido Valadares. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan efisiensi pelayanan laboratorium, optimalisasi sistem pelayanan administrasi, serta penguatan koordinasi antar unit pelayanan untuk meningkatkan mutu pelayanan kegawatdaruratan di rumah sakit.

 

Kata Kunci: Waiting Time, Sarana dan Prasarana, Waktu Administrasi, Waktu Laboratorium, Instalasi Gawat Darurat.


Kata Kunci


Waiting Time, Sarana dan Prasarana, Waktu Administrasi, Waktu Laboratorium, Instalasi Gawat Darurat.

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Abdat, M. (2025). Manajemen Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) (Jilid 1). Banda Aceh: USK Press.

Adhani, R. (2021). Mengelola Rumah Sakit. Jakarta: Media Nusa Creative (MNC Publishing).

Ahmed, A., Aram, K., Alzeen, M., Vural, O., Booth, J. & Lindsey, B., 2025. Assessing the impact of external and internal factors on emergency department overcrowding.

Akhun, N. (2020). Template Pintar Dokumen Akreditas Rumah Sakit Kelas D Pratama. Kabupaten Rogo: Nafan Akhun.

Al-Sayed, M., Al-Shamsi, M. & Al-Mutairi, A. (2022) Impact of laboratory turnaround time on emergency department length of stay, Journal of Emergency Medicine, 62(3), pp. 321–327.

Ambas, J. (2025). Manajemen Pelayanan Sektor Publik (Teori dan Praktek Layanan Publik di Rumah Sakit). Sumedang: Mega Press Nusantara.

Boswick, J. A. (2018). Perawatan Gawat Darurat. Jakarta: EGC.

Butarbutar, M. H. (2023). Keperawatan Gawat Darurat. Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Davari, F., Nasr-Isfahani, M., Atighechian, A. et al., 2024. Optimizing emergency department efficiency: a comparative analysis of process mining and simulation models to mitigate overcrowding and waiting times. BMC Medical Informatics and Decision Making, 24.

Di Somma, S., Paladino, L., Botti, C. et al., 2023. Emergency department waiting-time in the post-pandemic era: new organizational models and challenges. Emergency Care Journal.

Fardhoni. (2023). Pengaruh Pelayanan Keperawatan dan Kinerja Perawat terhadap Kepuasan Pasien. Pekalongan: Penerbit NEM.

Febrianto A, Bagskara R, Artha M, Maras J, Hilkmatullah M, B. (2023). Pengembangan Sistem Informasi Labor atorium Kesehatan. Retrieved from e-issn: 2685-0893 p-ISSN: 2089-3787

Ghozali. (2016). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. (Edisi Ke 4). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Kamesyworo. (2022). Askep Gadar dan Manajemen Bencana. Kediri: Lembaga Chakra Brahmana Lentera.

Kaya, E., Yilmaz, S., Demir, O. & Karacabey, S., 2023. Emergency department overcrowding: causes and solutions. Emergency and Critical Care Medicine, 3(4), pp.171–176.

Manitu, I., & Topake, G. F. (2024). Instalasi Gawat Darurat RSUD Kota Tanjungpinang. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 3(1), 338–346. Retrieved from https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/938/742

Marselinus, K. (2024). Manajemen Administrasi Rumah Sakit. Banten: Sada Kurnia Pustaka.

Massa, K. (2023). Buku Ajar Pencegahan dan Pengendalian Infeksi. Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Maulana, A. (2023a). Rumah Sakit Sebagai Learning Organization: Dinamika & Aplikasi. Yogyakarta: Stiletto Book.

Maulana, A. (2023b). Sumbangsih Intelektual UI dalam Menjawab Kebutuhan Pelayanan Kesehatan di Masa Depan. Sleman: Stiletto Book.

Maulana, A. (2023c). Sumbangsih Intelektual UI dalam Menjawab Kebutuhan Pelayanan Kesehatan di Masa Depan. Jakarta: Stiletto Book.

Moenir. (2016). Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.

Mu’ah. (2021). Kualitas Layanan Rumah Sakit terhadap Emosi dan Kepuasan Pasien. Sidoarjo: Zifatama Jawara.

Ngongoloy, H. F., & Astutik, R. Y. (2025). Peningkatan Kualitas Pelayanan melalui Evaluasi Kepuasan Pasien di Unit Gawat Darurat dengan Pendekatan Net Promoter Score. Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(6), 938–946. https://doi.org/10.56359/kolaborasi.v5i6.711

Novita, N., Ika, I. M., & Heriana, S. (2023). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Waktu Tunggu Pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Journal of Medical Science, 4(2), 71–81. https://doi.org/10.55572/jms.v4i2.100

Ose, M. I. (2021). Pelayanan dan Trend Isu keperawatan di Departemen Gawat Darurat dan Berbasis Evidence Base. Pekalongan: Penerbit Adab.

Oyegbile, Y.O., et al., 2020. Measuring patient experience in the emergency department. [journal name not specified in summary].

Patricia A. Potter, Anne G. Perry, Patricia A. Stockert, A. H. (2019). Fundamentals of Nursing Vol 1- 9th Indonesian edition: Fundamentals of Nursing Vol 1- 9th Indonesian edition. Singapore: Elsevier Health Sciences.

Parahita, A.M., 2024. Analisis response time terhadap kepuasan pasien pada instalasi gawat darurat: Literature review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(2).

Rahman, M., Islam, T. & Karim, M. (2021) Laboratory turnaround time and its impact on emergency department overcrowding, BMC Health Services Research, 21(1), pp. 1–9.

Rahmaddian, T. (2025). Buku Ajar Manajemen Komplain dan Customer Service (Dalam Praktik Rumah Sakit). Padang: CV. Gita Lentera.

Rikomah, S. E. (2017). Farmasi Rumah Sakit. Yogyakarta: Deepublish.

Ritonga, R.R., Sujatmiko, A. & Maharani, P.S., 2025. The role of an integrated administration system in reducing patient waiting times in the emergency department. Jurnal Kesmas dan Gizi.

Rossy, M. & Ilmi, B., 2024. Analisis faktor yang berhubungan dengan response time perawat dalam melakukan triage di instalasi gawat darurat. Jurnal Kesmas Asclepius, 5(2).

Rusmanwadi, R. et al., 2023. Waiting time pasien IGD dan faktor determinan. Jurnal Keperawatan, 17(1).

Rumalutur, N., Runtuwene, T. & Kandou, G., 2021. Hubungan sarana prasarana dengan waktu tunggu pelayanan di Instalasi Gawat Darurat RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(1), pp. 70–79.

Rusmanwadi. (2025). Waiting Time Pasien IGD dan Faktor Determinan. Jurnal Keperawatan, 17, 49–56. Retrieved from https://journal2.stikeskendal.ac.id/index.php/keperawatan/article/view/2142/1342

Sari, M. A. (2020). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Waiting Time pada Pasien Triage Kuning. Jurnal Keperawatan Andurrob, 4(1), 14–25. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/322448-faktor-faktor-yang-berhubungan-dengan-wa-b5dd9c6d.pdf

Setitit, I. (2024). Pelayanan Publik: Pendekatan dan Strategi di Pemerintahan Daerah. Makasar: Chakti Pustaka Indonesia.

Setyawan, F. E. B. (2020). Manajemen Rumah Sakit. Sidoarjo: Zifatama Jawara.

Sudaryono. (2019). Metodologi Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Mix Method - Rajawali Pers. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif :R&D (edisi pert). Bandung: ALFABETA,cv.

Sulastien, H. (2022). Buku Ajar Keperawatan Gawat Darurat Dilengkapi dengan Diagnosa SDKI, SIKI SLKI dan Manajemen Disaste. Mataram: Guepedia.

Supriyanto. (2024). Hospitalcare Quality (Kualitas Perawatan Rumah Sakit). Yogyakarta: Deepublish,.

Susilowati, A. T. (2021). Buku Ajar Flebotomi Untuk Mahasiswa D4 Analis Kesehatan (Ahli Teknologi Laboratorium Medik/ATLM). Semarang: Academia Publication.

Syaripudin, A. (2022). Buku Ajar Keperawatan Gawat Darurat. Tangerang: Pascal Books.

Takwa, M. (2025). Manajemen Risiko dalam Rumah Sakit: Strategi Pencegahan dan Mitigasi. Bekasi: PT Kimhsafi Alung Cipta.

Timporok, O. P. (2025). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Waktu Tunggu Pasien di Instalasi Gawat Darurat Medik RSUP Prof. DR. R. D. Kandou Manado. EJournal Keperawatan (e-Kp), 151(3), 10–17. Retrieved from https://www.neliti.com/id/publications/109992/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-waktu-tunggu-pasien-di-instalasi-gawat-darurat-m

Wardhani, V. (2018). Akreditasi dan Sistem Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan. Malang: Universitas Brawijaya Press.

Watson, A. & Stuart, W., 2023. Improving safety and quality with an emergency department overcrowding plan. Journal of Emergency Nursing, 49(5), pp.680–693.

Weinick, R.M., Becker, K., Parast, L., Stucky, B.D., Elliott, M.N., Mathews, M., Chan, C. & Kotzias, V., 2014. Emergency Department Patient Experience of Care Survey: Development and Field Test. RAND Corporation, RR-761-CMS.

Witara, K. (2023). Metodologi Penelitian Bidang Pendidikan : Panduan Praktis. Jakarta: PT. Green Pustaka Indonesia.

Ye, F., Parast, L., Hays, R.N., Elliott, M.N., Becker, K., Lehrman, W.G., Stark, D. & Martino, D., 2022. Development and validation of a patient experience of care survey for emergency departments. Health Services Research.

Zhang, Y., Li, H. & Chen, X. (2023) Factors affecting emergency department waiting time in tertiary hospitals. International Journal of Health Planning and Management, 38(2), pp. 456–468.

Yulius, A., & Kurniawan, H. (2020). Motivasi kerja perawat dalam peningkatan kinerja di rumah sakit. Jurnal Keperawatan Nusantara, 5(1), 55–62.

Yunita, S., Handoko, T., & Pramesti, R. (2023). Manajemen mutu dan kinerja perawat rumah sakit. Surabaya.

Yuniastuti, T., Handayani, S., & Prasetyo, J. (2023). Organizational culture and leadership style on nurses’ motivation. Jurnal Keperawatan Indonesia, 26(2), 85–93.

Yulianingsih, N., Prasetyo, J., & Handayani, S. (2024). Kinerja perawat: Faktor-faktor penentu dan cara peningkatan kinerja perawat. Jakarta: Trans Info Media.

Zulfikar, D., & Ramayani, P. (2022). Budaya organisasi sebagai determinan kinerja perawat. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 10(3), 121–129.




DOI: https://doi.org/10.33024/mnj.v8i7.25384

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.