Hubungan Tingkat Stres Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri di SMAN 1 Wilayah Kerja Puskesmas Gedong Panjang Kota Sukabumi
Sari
ABSTRACT
Adolescence is the time between childhood and adulthood when people start going through puberty. Menstruation is a sign of puberty in teenage girls. Menstrual disorders are among the reproductive health problems that teenage females are susceptible to during puberty. Adolescents are also more susceptible to stress because of changes in their bodies and minds as well as growing environmental pressures. Adolescent girls may experience menstrual cycle abnormalities as a result of this stress's disruption of the reproductive hormone balance. The objective of this study is to determine the relationship between stress levels and menstrual cycles among female adolescents at SMAN 1 in the service area of the Gedong Panjang Community Health Center, Sukabumi City. This research applied a correlational study design using a cross-sectional approach. The sample included 236 adolescent girls who were selected through proportional random sampling. Stress levels were assessed using the Perceived Stress Scale-10 (PSS-10) questionnaire, while menstrual cycle characteristics were evaluated using the Guttman scale. Data were analyzed using both univariate and bivariate methods, with the Chi-Square test applied at a significance level of α = 0.05, and the strength of the relationship was assessed using the contingency coefficient. According to the study's findings, 185 respondents (78,4%) reported moderate stress, while 190 respondents (80,5%) reported regular menstrual periods. With a contingency coefficient of 0.654 and a p-value of 0.000 < 0.05, the Chi-Square test results demonstrated a high correlation between stress levels and the menstrual cycle. There is a significant association and strong correlation between stress levels and the menstrual cycle, such that increased stress levels may potentially increase the risk of menstrual disorders among adolescent girls at SMAN 1 within the service area of the Gedong Panjang Community Health Center in Sukabumi City.
Keywords: Adolescent Girls, Menstrual Cycle, Stress Level.
ABSTRAK
Masa remaja merupakan periode peralihan dari masa anak menuju dewasa, di mana individu mulai mengalami pubertas. Pada remaja perempuan, pubertas ditandai dengan terjadinya menstruasi. Pada masa pubertas, remaja putri berpotensi mengalami berbagai permasalahan kesehatan reproduksi, salah satunya gangguan menstruasi. Selain itu, remaja juga rentan mengalami stres akibat perubahan fisik, psikologis, serta tuntutan lingkungan yang semakin meningkat. Kondisi stres tersebut dapat memengaruhi keseimbangan hormon reproduksi sehingga berpotensi menyebabkan gangguan siklus menstruasi pada remaja putri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat stres dan siklus menstruasi remaja putri di SMAN 1 di wilayah kerja Puskesmas Gedong Panjang Kota Sukabumi berhubungan. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional.Sampel penelitian berjumlah 236 remaja putri Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Pengukuran tingkat stres dilakukan dengan menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale-10 (PSS-10), sedangkan siklus menstruasi diukur menggunakan skala Guttman. Analisis data dilakukan melalui analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi α = 0,05 dan menilai keeratan hubungan dengan koefisien kontengensi. Berdasarkan temuan studi ini, 185 responden (78,4%) melaporkan mengalami tingkat stres sedang, sementara 190 responden (80,5%) melaporkan siklus menstruasi yang teratur. Dengan koefisien kontingensi sebesar 0,654 dan nilai p sebesar 0,000 < 0,05, hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya korelasi yang kuat antara tingkat stres dan siklus menstruasi. Terdapat korelasi hubungan yang signifikan dengan keterikatan hubungan yang kuat antara tingkat stres dan siklus menstruasi, di mana peningkatan tingkat stres berpotensi meningkatkan risiko gangguan menstruasi pada remaja putri di SMAN 1 wilayah kerja Puskesmas Gedong Panjang Kota Sukabumi.
Kata Kunci: Remaja Putri, Siklus Menstruasi, Tingkat Stres.
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Amalia, I. N., Budhiana, J., & Sanjaya, W. (2023). Hubungan Stres Dengan Gangguan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri. Jurnal Wacana Kesehatan, 8(2), 75. https://doi.org/10.52822/jwk.v8i2.526
Anabillah, M., Lestari, S. M. P., Lutfhianawati, D., & Yuniastini. (2025). Hubungan Jenis Stresor Dengan Tingkat Stres Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Tahap Akhir. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(3), 73–82. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.37287/Jppp.V7i3.5750
Bawono, Y. (2023). Perkembangan Anak & Remaja. Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim: Solok.
Charles, Y., & Halim, S. (2023). Penurunan Prestasi Akademik Akibat Stres Selama Pandemi Covid-19. Ebers Papyrus Jurnal, 29(1), 116–122. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.24912/Ep.V29i1.24486
Databoks. (2024). Jawa Barat, Provinsi Dengan Angka Depresi Tertinggi. Katadata Media Network. Diakses dari: Https://Databoks.Katadata.Co.Id/Demografi/Statistik/2ffe4020a79b997/Jawa-Barat-Provinsi-Dengan-Angka-Depresi-Tertinggi
Dewi, C., Zamaa, M. S., Sari, W., Syahrir, M., & Hardianti. (2025). Hubungan Tingkat Stres Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di Desa Mattunreng Tellue Kabupaten Sinjai. Jurnal Mitra Sehat, 15(1), 786–792. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.51171/Jms.V15i1.514
Dewi, P., Mauyah, N., & Fitriani. (2025). Determinan Gangguan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di SMPN 1 Kecamatan Woyla Barat Kabupaten Aceh Barat Determinants of Menstrual Cycle Disorders in Adolescent Girls at SMPN 1 Woyla Barat District Aceh Barat Reg Ency 2025. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(11), 17516–17526. https://jicnusantara.com/index.php/jiic
Dwiputri, R., Idris, P. F., Gobel, F. A., Asrina, A., & Rahman, H. (2023). Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Stres Mahasiswa Dalam Menyusun Skripsi. Window of Public Health Journal, 4(4), 567–577. https://doi.org/https://doi.org/10.33096/woph.v4i4.1115
Fadillah, R. T., Usman, A. M., & Widowati, R. (2022). Hubungan Tingkat Stres Dengan Siklus Menstruasi Pada Siswi Putri Kelas X Di SMA 12 Kota Depok. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 2(2), 258–269. https://doi.org/10.33024/mahesa.v2i2.5907
Hayya, F, R., Wulandari, R., & Sugesti, R. (2023). Hubungan Tingkat Stress, Makanan Cepat Saji Dan Aktivitas Fisik Terhadap Siklus Menstruasi Pada Remaja di PMB N Jagakarsa. Jurnal Riset Ilmiah, 2(4), 1338–1355. https://doi.org/https://doi.org/10.55681/sentri.v2i4.751
Helmaliah, Parham, P. M., Sari, P. N., & Mahyuddin, U. (2024). Perkembangan Pada Masa Remaja. Jurnal Pendidikan Bimbingan, 1(1), 37–56. https://jurnal.stainmajene.ac.id/index.php/bkpi/article/view/1268/590
Indriyani, L., & Aniroh, U. (2023). Hubungan Tingkat Stres dengan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri. Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat, 1(1), 16–21. https://doi.org/1035473/JKBS.v1i1
Indriyani, L., Suciawati, A., & Suralaga, C. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Siklus Menstruasi Pada Siswi SMK Bina Cendikia Bogor Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung, 11(1), 1. https://doi.org/10.47218/jkpbl.v11i1.217
Ismatuddiyanah, Meganingrum, R. J. A. A., Putri, A. F., & Mahardika, I. K. (2023). Ciri dan Tugas Perkembangan Pada Masa Remaja Awal dan Menengah Serta Pengaruhnya Terhadap Pendidikan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 27233–27242. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.11035
Iwa, R. K., & Eka, Angelina. R. (2025). Hubungan Stres Dengan Perilaku Merokok Pada Remaja Di Kota Ruteng. Jurnal Kesehatan Jompa, 4(2), 2830–5744. https://jurnal.jomparnd.com/index.php/jkj
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Apa Itu Stres: Gejala, Penyebab, Pencegahan dan Pengobatan. Diakses dari: Https://Ayosehat.Kemkes.Go.Id/Apa-Itu-Stres. https://ayosehat.kemkes.go.id/apa-itu-stres
Larasati, N. A. (2023). Hubungan Tingkat Stres dengan Keteraturan Siklus Menstruasi pada Remaja. Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat, 2023(2), 71–79. https://doi.org/10.14710/jrkm.2023.18
Meriati, Masthura, S., & Nursa’adah. (2025). Pengaruh Stres, Pola Makan dan Aktivitas Fisik terhadap Perubahan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri. Jurnal Keperawatan Cikini, 6(1), 20–29. https://doi.org/https://doi.org/10.55644/jkc.v6i01.220
Nurhaini, E. (2024). Skripsi Faktor Resiko Dan Stres Terhadap Prestasi Belajar Pada Santriwati Baru Di Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah Medan [Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Politeknik Kesehatan Medan]. https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/1903/
Nurul, A. (2022). Hubungan Tingkat Stres Menghadapi Pembelajaran Daring Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Di SMAN 1 Mlati. [Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan]. https://eprints.poltekkesjogja.ac.id/9665/
Oktalia, V. P., Ibnu, I. N., & Perdana, M. S. (2024). Hubungan Tingkat Stres, Pola Konsumsi Dan Aktivitas Fisik Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Tahun 2024. Jurnal Mitra Kesehatan, 6(2), 116–128. https://doi.org/10.47522/jmk.v6i
Pertiwi, E. R., & Delianti, N. (2025). Tingkat stres belajar pada remeja sekolah menegah atas. Holistik Jurnal Kesehatan, 19(8), 2407–2414. https://doi.org/10.33024/hjk.v19i8.1496
Pretynda, P. R., Nuryanto, I. K., & Darmayanti, P. A. R. (2022). Hubungan Tingkat Stres dengan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri dalam Pembelajaran Daring di SMA Negeri 1 Kuta Utara. Jurnal Formil (Forum Ilmiah), 7(3), 226–236. http://formilkesmas.respati.ac.id
Sabila, S. G., Fujiana, F., & Budiharto, I. (2023). Gambaran Usia Menarche Dan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi Keperawatan. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), 1315–1320. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jkt.v4i2.15081
Salianto, Zebua, C. F. P., Suherry, K., & Halijah, S. (2022). Hubungan Tingkat Stress Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja: Studi Literature Relationship of Stress Level with Menstrual Cycle in Adolescents: Literature Study. Contagion: Scientific Periodical of Public Health and Coastal Health, 4(2), 67–81. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30829/contagion.v4i1.11735
Sari, B. P., Astuti, R. W., & Sriwahyuni, I. (2026). Hubungan Tingkat Stress Dengan Gangguan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di Stikes Al-Su’aibah Palembang Tahun 2025. Jurnal Medicare, 5(1), 116–123. https://doi.org/10.62354/jurnalmedicare.v5i1.325
Sumarno, S. Y. A., Yuniasih, D., Desvita, R. W., & Sugiyanti, R. (2025). Hubungan Kondisi Tempat Tinggal terhadap Kejadian Stres pada Mahasiswa Angkatan 2021-2022 Fakultas Kedokteran. Jurnal Implementa Husada, 6(4), 328–335. https://doi.org/https://doi.org/10.30596/jih.v6i4.26038
Utami, Y. T., & Vidyarini, A. (2024). Hubungan Asupan (Protein, Lemak, Zat Besi, Kalsium) dan Tingkat Stress dengan Siklus Menstruasi Remaja Putri. Pontianak Nutrition Journal, 7(2), 574–579. https://doi.org/https://doi.org/10.30602/pnj.v7i2.1467
World Health Organization. (2025). Kesehatan Mental Remaja. Diakses dari: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health
DOI: https://doi.org/10.33024/mnj.v8i8.25539
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.


Panduan Penulisan




