Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan Pertolongan Pertama Pada Patah Tulang (Fraktur) Terhadap Pengetahuan Penanganan Fraktur Pada Siswa Siswi di SMKN 2 Bandar Lampung

Putri Anisa Rizki, Umi Romayati Keswara, Umi Romayati Keswara, Dian Asih Rianty

Sari


ABSTRACT

 

School accidents, such as falls or slips, can cause injuries and fractures. First aid can be administered by anyone as long as it is safe and adheres to basic principles. Knowledge of first aid is crucial to ensure appropriate action and prevent worsening the victim's condition. Lectures are effective for conveying information quickly to a large number of students, but are less interactive than demonstrations and simulations in enhancing understanding and skills. To determine the effect of providing first aid education for fractures on students' knowledge of fracture management at SMKN 2 Bandar Lampung in 2025. This study used a quantitative quasi-experimental design with a group pre-test and post-test. The study population was all 171 grade 10 students at SMKN 2 Bandar Lampung. Using the Dempsey formula, 49 respondents were recruited. Purposive sampling was used, and statistical analysis was used to generate information using bivariate analysis using the sample t-test. The average student knowledge before education was 10.21 (min–max 7–14) and increased to 15.35 (min–max 11–19) after education. The dependent t-test showed a p-value of 0.000 (<0.05). There is an effect of health education on first aid for fractures on knowledge among students at SMKN 2 Bandar Lampung in 2025. The school is expected to collaborate with health workers to regularly implement first aid education and training on fractures. This activity can be integrated into the health program or extracurricular activities to improve student knowledge and preparedness.

 

Keywords: Health Education, First Aid, Fracture, Knowledge, High School Students.

 

 

ABSTRAK

 

Kecelakaan di sekolah seperti jatuh atau terpeleset dapat menyebabkan luka hingga fraktur. Pertolongan pertama bisa dilakukan siapa saja selama aman dan sesuai prinsip dasar. Pengetahuan tentang pertolongan pertama sangat penting agar tindakan yang diberikan tepat dan tidak memperparah kondisi korban. Metode ceramah efektif untuk menyampaikan informasi ke banyak siswa dengan cepat, tetapi kurang interaktif dibanding demonstrasi dan simulasi dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan. Diketahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan pertolongan pertama pada patah tulang (fraktur) terhadap pengetahuan penanganan fraktur pada siswa siswi di SMKN 2 Bandar Lampung Tahun 2025. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimen dengan tipe group pre-test dan post-test, populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMKN 2 Bandar Lampung total 171 siswa dengan menggunakan teknik perhitungan rumus dempsey diperoleh hasil 49 responden. Menggunakan teknik purposive sampling, diolah secara statistik untuk menghasilkan informasi menggunakan analisis bivariat uji sample t-test. Hasil: Rata-rata pengetahuan siswa sebelum edukasi adalah 10,21 (min–maks 7–14) dan meningkat menjadi 15,35 (min–maks 11–19) setelah edukasi. Uji t-dependen menunjukkan p-value 0,000 (<0,05). Terdapat pengaruh edukasi kesehatan penanganan pertama pada patah tulang terhadap pengetahuan pada siswa siswi di SMKN 2 Bandar Lampung Tahun 2025. Diharapkan pihak sekolah bekerja sama dengan tenaga kesehatan untuk melaksanakan edukasi dan pelatihan pertolongan pertama patah tulang secara rutin. Kegiatan ini dapat diintegrasikan dalam program UKS atau ekstrakurikuler guna meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa.

 

Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Pertolongan Pertama, Fraktur, Pengetahuan, Siswa Sekolah Menengah.


Kata Kunci


health education, first aid, fracture, knowledge, high school students

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Aji, S. P., Nugroho, F. S., & Raharjo, B. (2023). Promosi dan pendidikan kesehatan di masyarakat. PT Global Eksekutif Teknologi.

Alfarisi, R., Fauziah, D. R., & Pangestu, D. L. (2022). Webinar peningkatan pengetahuan remaja sebagai kelompok aktif terhadap penanganan awal cedera patah tulang. Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 4(2).

Arikunto, S. (2016). Dasar-dasar evaluasi pendidikan. PT Bumi Aksara.

Atallah, M. A., & Fitriana, N. F. (2022). Pengaruh penkes tentang pertolongan pertama fraktur ekstremitas atas terhadap pengetahuan dan keterampilan pembidaian siswa SMA Muhammadiyah 1 Purwokerto. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(3), 1827–1833.

Avinda, R. M., Ekacahyaningtyas, M., & Ardiani, N. D. (2020). Pengaruh pemberian video dan simulasi terhadap praktik balut bidai fraktur terbuka pada kejadian kecelakaan lalu lintas di wilayah Kelurahan Mojosongo Surakarta [Naskah publikasi]. Universitas Kusuma Husada Surakarta.

Damayanti, I. (2016). Pengaruh pemberian pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan terhadap pengetahuan penanganan fraktur pada siswa anggota PMR di SMA Negeri 1 Binangun (Skripsi). STIKES Muhammadiyah Gombong.

Hariyadi, H., & Setyawati, A. (2022). Pengaruh metode demonstrasi teknik pembidaian terhadap pengetahuan pertolongan pertama fraktur pada anggota Palang Merah Remaja. Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat, 4(2), 98–105.

Khotimah, H. H., & Hidayat, O. (2024). Pengaruh terpaan informasi melalui media baru terhadap tingkat pengetahuan mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa mengenai energi berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique, 6(2), 56–65.

Meliana, B. P., Budi, A. W. S., & Rahmawanto, R. (2024). Pengaruh pemasangan balut bidai dan relaksasi nafas dalam terhadap penurunan skala nyeri pada pasien fraktur. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(6).

Millenia, M. E., Ningsih, F., & Tambunan, L. N. (2022). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang bahaya pernikahan dini. Jurnal Surya Medika (JSM), 7(2), 57–61.

Nahampun, T. D. (2020). Gambaran pengetahuan ibu tentang perawatan payudara di Klinik Pratama Niar, Patumbak.

Najihah, & Ramli, R. (2019). Pendidikan kesehatan pertolongan pertama pada kecelakaan meningkatkan pengetahuan anggota PMR tentang penanganan fraktur. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 10(2), 151–154.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.

Nurhasanah, S., Sasono, A. (2022). Pengenalan pertolongan pertama pada kecelakaan (untuk guru SD). CV Pajang Putra Wijaya.

Oktarini, S., & Prima, R. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pasien fraktur pre operasi. Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan, 10(1), 54–62.

Pratiwi, D. I., Kusumastuti, I., & Munawaroh, M. (2023). Hubungan pengetahuan, persepsi, dukungan suami, dan dukungan tenaga kesehatan dengan motivasi wanita usia subur dalam deteksi dini kanker serviks. Sentri: Jurnal Riset Ilmiah, 2(1), 277–291.

Regar, M. P. B., Pane, J. P., & Manullang, M. S. D. (2024). Gambaran tingkat pengetahuan siswa tentang pertolongan pertama pada kecelakaan. Jurnal Ilmiah PANNMED, 19(3), 360–370.

Rosdiana, R., Wirawan, S., Hartika, A. Y., Aji, S. P., Febriantika, F., Nayoan, C. R., Tarigan, F. L. B., Arisanti, D., Trisilawati, R., & Simanjuntak, R. R. (2022). Penerapan strategi perubahan perilaku. Get Press Indonesia.

Sahir, S. H. (2022). Metodologi penelitian. Penerbit KBM Indonesia.

Sari, A. F., Rokhiyah, A. R. P., & Margatot, D. I. (2024). Edukasi dini dan simulasi pertolongan pertama manajemen fraktur. Empowerment Journal, 4(1), 36–42.

Sari, I. M., Prajayanti, E. D., Noorratri, E. D., & Widarti, R. (2023). Pengaruh edukasi perawatan luka terhadap tingkat pengetahuan pertolongan pertama pada siswa. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(9), 1835–1840.

Sari, N. A., & Endiyono, E. (2023). Pengaruh pemberian edukasi P3K dengan media buku pop-up terhadap tingkat pengetahuan anak usia sekolah. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1), 558–561.

Sitorus, R. O., & Rozesky. (2025). Pengaruh pelatihan pertolongan pertama penanganan fraktur terhadap pengetahuan dan keterampilan siswa PMR. Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur.

Sumadi, P., Laksmi, I. A. A., Putra, P. W. K., & Suprapta, M. A. (2020). Pengaruh pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan terhadap pengetahuan penanganan fraktur. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(1).

Syakilla, M., Sumartini, N. P., Purwana, E. R., & Sundayani, L. (2021). Pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video terhadap pengetahuan anak dalam mencegah diare. Jurnal Midwifery Update (MU), 3(2), 116–125.

Talibo, N. A., Katuuk, H. M., Riu, S. D. M., & Pattinasarani, N. S. (2023). Pengaruh edukasi pembidaian terhadap pengetahuan mahasiswa dalam pertolongan pertama fraktur tulang panjang. Jurnal Keperawatan, 15(1), 381–388.

Widiastuti, N. K. P., & Adiputra, I. M. S. (2022). Gambaran tingkat pengetahuan siswa tentang pertolongan pertama pada kecelakaan. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 11(1), 23–31.

Warouw, J. A., Kumaat, L. T., & Pondaag, L. (2018). Pengaruh pendidikan kesehatan dan simulasi terhadap pengetahuan balut bidai pada siswa. E-Journal Keperawatan, 6(1), 1–8.




DOI: https://doi.org/10.33024/mnj.v8i9.25547

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.