Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri: Systematic Literature Review

Kartipani Handina, Musafaah Musafaah, Fujiati Fujiati, Meitria Syahadatina Noor, Ermina Istiqomah

Sari


ABSTRACT

 

Anemia among adolescent girls remains an important public health problem because it affects learning capacity, physical fitness, and reproductive health in later life. Iron Supplementation Tablets (Tablet Tambah Darah/TTD) programs have been widely implemented; however, the success of these programs is highly dependent on adherence to tablet consumption. This study aimed to synthesize scientific evidence regarding factors associated with adherence to iron supplementation tablet consumption among adolescent girls. This study was conducted as a systematic literature review using the PRISMA 2020 guidelines and the PECO framework. Literature searching was carried out through Google Scholar, ScienceDirect, and PubMed/PMC for primary research articles published in Indonesian or English between 2021 and 2026. A total of 20 articles met the inclusion criteria and were included in the qualitative synthesis. The review found that the factors most consistently associated with adherence were knowledge of anemia and iron supplementation tablets, understanding of tablet-taking instructions, information exposure, family support, peer support, teacher and health worker support, attitudes and motivation, tablet availability, and the quality of school-based program implementation. The most frequently reported barriers were forgetfulness, unpleasant taste, nausea or side effects, the perception of not needing the tablets, and inadequate reminders or counseling. Intervention studies also showed that digital reminders, app-based education, and strengthened school programs could improve adherence. Improving adherence to iron supplementation tablet consumption among adolescent girls requires a multilevel approach that integrates education, clear instruction communication, social support, tablet availability, and sustainable reminder strategies.

 

Keywords: Iron Supplementation, Adherence, Adolescent Girls, Anemia.

 

 

ABSTRAK

 

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting karena berdampak pada kapasitas belajar, kebugaran, dan kesehatan reproduksi pada masa mendatang. Program suplementasi Tablet Tambah Darah (TTD) telah diterapkan secara luas, namun keberhasilan program sangat ditentukan oleh kepatuhan konsumsi. Penelitian ini bertujuan menyintesis bukti ilmiah mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri. Penelitian disusun secara systematic literature review dengan acuan PRISMA 2020 dan kerangka PECO. Penelusuran dilakukan pada Google Scholar, Sciencedirect, dan PubMed/PMC terhadap artikel primer berbahasa Indonesia atau Inggris tahun 2021–2026. Sebanyak 20 artikel diinklusi dalam sintesis kualitatif. Hasil review menunjukkan bahwa faktor yang paling konsisten berhubungan dengan kepatuhan adalah pengetahuan tentang anemia dan TTD, pemahaman instruksi minum tablet, paparan informasi, dukungan keluarga, dukungan teman sebaya, dukungan guru/tenaga kesehatan, sikap dan motivasi, ketersediaan tablet, serta kualitas implementasi program sekolah. Hambatan yang paling sering muncul adalah lupa, rasa tidak enak, mual/efek samping, persepsi tidak membutuhkan tablet, dan lemahnya pengingat atau konseling. Studi intervensi menunjukkan bahwa pengingat digital, edukasi berbasis aplikasi, dan penguatan program sekolah dapat meningkatkan kepatuhan. peningkatan kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri memerlukan pendekatan multilevel yang menggabungkan edukasi, komunikasi instruksi yang jelas, dukungan sosial, ketersediaan tablet, dan strategi pengingat yang berkelanjutan.

 

Kata Kunci: Tablet Tambah Darah, Kepatuhan, Remaja Putri, Anemia.


Kata Kunci


Tablet tambah darah, kepatuhan, remaja putri, anemia.

Teks Lengkap:

Download Artikel

Referensi


Alfiah, E., Briawan, D., Khomsan, A., Dewi, M., Ekayanti, I., Mardewi, Raut, M. K., Zakaria, A., & Roche, M. L. (2020). Coverage and adherence of weekly iron folic acid supplementation among school going adolescent girls in Indonesia. Journal of Nutritional Science and Vitaminology, 66(Supplement), S118–S121. DOI: 10.3177/jnsv.66.S118

Amir, N., & Djokosujono, K. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan konsumsi tablet tambah darah (TTD) pada remaja putri di Indonesia: Literatur review. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 15(2), 119–129. DOI: 10.24853/jkk.15.2.119-129

Anggraeni, T., Setiaji, B., Irianto, S., & Budiati, E. (2025). Analisis perilaku konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMP dan SMA/sederajat. Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada, 14(1), 19–28. DOI: 10.33475/jikmh.v14i1.414

Bali, S., & Alok, Y. (2022). Is ignorance of the weekly iron and folic acid scheme among adolescents the deciding factor for its suboptimal utilization and ineffectiveness? A cross-sectional study. Journal of Education and Health Promotion, 11, 178. DOI: 10.4103/jehp.jehp_371_21

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2024). Laporan tematik Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023: Potret kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Damayanti, F., Kusharisupeni, K., Adawiyah, A. R., & Hymawati, H. (2025). Determinan kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) pada remaja putri di SMAN 02 Gunung Putri Kabupaten Bogor. Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS), 9(1), 15–31.

Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah. (2024). [Sesuaikan dengan judul laporan/profil kesehatan yang Anda pakai di tesis]. Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah.

Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah. (2025). [Sesuaikan dengan judul laporan rekapan anemia remaja putri Kabupaten Barito Timur/Puskesmas Unsum yang Anda pakai di tesis]. Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah.

Feriyanti, A., Deviatin, N. S., Nurmala, I., Widati, S., & Atmaka, D. R. (2022). Determinant of adherence to iron supplementation in adolescent girl in specific intervention for stunting prevention: Systematic review. Media Gizi Indonesia, 17(1SP), 90–96. DOI: 10.20473/mgi.v17i1SP.90-96

Gosdin, L., Sharma, A. J., Tripp, K., Amoaful, E. F., Mahama, A. B., Selenje, L., Jefferds, M. E., Martorell, R., Ramakrishnan, U., & Addo, O. Y. (2021). A school-based weekly iron and folic acid supplementation program effectively reduces anemia in a prospective cohort of Ghanaian adolescent girls. The Journal of Nutrition, 151(6), 1646–1655. DOI: 10.1093/jn/nxab024

Haile, B., Oumer, A., Negese, T., Temesgen, M., Kebede, A., Abdurahman, D., Motuma, A., & Roba, K. T. (2024). Factors associated with compliance with weekly iron and folic acid supplementation among school adolescent girls in Debub Achefer district, northwest Ethiopia: School-based cross-sectional study. Scientific Reports, 14(1), 9980. DOI: 10.1038/s41598-024-60800-5

Helmyati, S., Syarifa, C. A., Rizana, N. A., Sitorus, N. L., & Pratiwi, D. (2024). Acceptance of iron supplementation program among adolescent girls in Indonesia: A literature review. Amerta Nutrition, 7(3SP), 50–61. DOI: 10.20473/amnt.v7i3SP.2023.50-61

Hidayanty, H., Nurzakiah, N., Irmayanti, I., Yuliana, Y., Helmizar, H., & Yahya, Y. (2025). Perceived barriers and enablers for taking iron-folic acid supplementation regularly among adolescent girls in Indonesia: A pilot study. International Journal of Environmental Research and Public Health, 22(2), 209. DOI: 10.3390/ijerph22020209

Jayanti, C., & Anggraeni, O. A. (2025). The role of social support in iron folic acid supplement adherence among adolescent girls in a public junior high school in Jakarta. Contagion: Scientific Periodical of Public Health and Coastal Health, 7(1), 186–193. DOI: 10.30829/contagion.v7i1.24085

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Pedoman pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri dan wanita usia subur (WUS). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kurniati, dkk. (2025). [Cek kembali judul artikel/sumber asli yang Anda maksud dalam naskah].

Laurence, M. C., Titaley, C. R., Tahitu, R., Asmin, E., Kailola, N. E., Istia, S. S., Tando, Y. D., Pasamba, L. A., & Sara, L. S. (2025). The effect of WhatsApp-based reminders on enhancing knowledge and adherence to weekly iron-folic acid supplementation among adolescent girls in Maluku, Indonesia. Frontiers in Digital Health, 7, 1542006. DOI: 10.3389/fdgth.2025.1542006

Lubis, I. A. P., Silaban, E. D. C., Jairani, E. N., & Lubis, P. R. V. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (TTD) pada remaja putri di SMA Negeri 1 Uluan Toba. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3), 33202–33208. DOI: 10.31004/jptam.v9i3.32855

Maheswari, N., Kandasamy, S., Ramya, E., Subbiah, P., Davidson, P. D., Gopal, M., Velappan, L. K., & Kalyanaraman, S. (2024). Adherence to weekly iron folic acid supplementation and associated factors among adolescent girls: A mixed-method study. Journal of Family Medicine and Primary Care, 13(6), 2416–2424. DOI: 10.4103/jfmpc.jfmpc_1526_23

Nasir, Y., Masithah, S., Yusuf, K., Nurcahyani, I. D., & Syafruddin. (2024). Hubungan pengetahuan anemia dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Turikale. Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan, 8(1), 93–100. DOI: 10.22487/ghidza.v8i1.1158

Nurdin, W., Ma’rufi, Zamli, & Nurhikmah. (2024). Analisis faktor yang berhubungan dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMAN 06 Pangkep Kecamatan Liukang Tangaya Kab. Pangkep 2024. Jurnal Kesehatan Luwu Raya, 11(1), 70–77.

Nurhayani, dkk. (2024). [Cek kembali judul artikel/sumber asli yang Anda maksud dalam naskah].

Nurjanah, A., & Azinar, M. (2023). Kepatuhan konsumsi tablet tambah darah remaja putri pada sekolah percontohan kesehatan reproduksi dan seksualitas. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 7(2), 244–254. DOI: 10.15294/higeia.v7i2.64227

Samputri, F. R., & Herdiani, N. (2022). Pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 21(1), 69–73. DOI: 10.14710/mkmi.21.1.69-73

Sari, N., & Safriana, R. E. (2023). Literatur review: Hubungan pengetahuan dan kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia defisiensi besi pada remaja putri. Indonesian Journal of Midwifery Today, 2(2), 29–34. DOI: 10.30587/ijmt.v2i2.5729

Septiani, F. R., & Setiyaningrum, Z. (2025). Hubungan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMK Batik 2 Surakarta. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 25(1), 345–350. DOI: 10.33087/jiubj.v25i1.5759

Sobari, D. M., Permatasari, T. A. E., & Purnamawati, D. (2023). Analisis determinan kejadian anemia remaja putri Sekolah Menengah Atas wilayah kerja Puskesmas Sentul Kabupaten Bogor. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 14(2), 95–103. DOI: 10.58185/jkr.v14i2.96

Tando, Y. D., Titaley, C. R., Tahitu, R., Asmin, E., & Sara, L. S. (2024). Anemia and adherence to weekly iron-folic acid supplementation among adolescent girls in a stunting locus of Ambon City, Indonesia. Journal of Health Research, 38(6), 467–479. DOI: 10.56808/2586-940X.1103

Thifal, F., Noviasty, R., Ulfa, U. M., Farahita, L., Utari, A., Kurniawati, E. R., & Wisnuwardani, R. W. (2023). Factors related to the compliance to consuming iron-folic acid in young women in East Kalimantan, Indonesia. AcTion: Aceh Nutrition Journal, 8(2), 260–269. DOI: 10.30867/action.v8i2.928

Titaley, C. R., Malakauseya, M. L. V., Iwan, R. F., Asmin, E., Tahitu, R., Dea, S. A. I., Tando, Y. D., Sara, L. S., Kusrini, I., & Tjandrarini, D. H. (2026). Anaemia and adherence to weekly iron-folic acid supplementation among female senior high school students in stunting-risk areas of Ambon city, Indonesia. Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition, 35(2), 219–230.

World Health Organization. (2025). Anaemia. World Health Organization.

World Health Organization. (2025). Anaemia in women and children. World Health Organization.




DOI: https://doi.org/10.33024/mnj.v8i9.25748

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.