Hubungan Pengetahuan Keluarga tentang Kesehatan Jiwa dengan Penerimaan Terhadap Anggota Keluarga ODGJ di Wilayah Kerja Puskesmas Ciherang
Sari
ABSTRACT
Mental health is a state of well-being that enables individuals to develop optimally. In the work area of Ciherang Community Health Center, there was a decrease in visits by patients with mental disorders (ODGJ), which is suspected to be related to the family's understanding and acceptance. This study aims to determine the relationship between family knowledge about mental health and acceptance of family members with ODGJ in the work area of Ciherang Community Health Center. This quantitative research used a correlational design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 94 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using the Mental Health Knowledge Schedule (MAKS) and the Family Attitude Scale (FAS) questionnaires. Data analysis was performed using the Spearman Rank correlation test. Most respondents had a sufficient level of knowledge (63.8%) and a high level of acceptance (86.2%). The bivariate analysis showed a significance value of 0.555 (p > 0.05) with a correlation coefficient (R) of -0.062. There is no significant relationship between family knowledge about mental health and acceptance of family members with ODGJ. Acceptance is more likely influenced by affective factors such as affection and moral responsibility rather than clinical knowledge alone.
Keywords: Family Knowledge, Acceptance, ODGJ, Mental Health.
ABSTRAK
Kesehatan jiwa merupakan kondisi kesejahteraan yang memungkinkan individu berkembang optimal. Di wilayah kerja Puskesmas Ciherang, ditemukan adanya penurunan kunjungan pasien ODGJ yang diduga berkaitan dengan faktor pemahaman dan penerimaan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan keluarga tentang kesehatan jiwa dengan penerimaan terhadap anggota keluarga ODGJ di wilayah kerja Puskesmas Ciherang. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 94 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Mental Health Knowledge Schedule (MAKS) dan Family Attitude Scale (FAS). Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman Rank. Mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori cukup (63,8%) dan tingkat penerimaan dalam kategori tinggi (86,2%). Hasil analisis bivariat menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,555 (p > 0,05) dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar -0,062. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan keluarga tentang kesehatan jiwa dengan penerimaan terhadap anggota keluarga ODGJ. Penerimaan keluarga lebih banyak dipengaruhi oleh faktor afektif seperti kasih sayang dan tanggung jawab moral dibandingkan hanya sekadar pengetahuan klinis.
Kata Kunci: Pengetahuan Keluarga, Penerimaan, ODGJ, Kesehatan Jiwa.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
Download ArtikelReferensi
Adekpedjou, R., Léon, P., Dewidar, O., Al, A., Jbilou, J., Kaczorowski, J., Muscedere, J., Hirdes, J., Heckman, G., & Girard, M. (2023). Effectiveness Of Interventions To Address Different Types Of Vulnerabilities In Community ‐ Dwelling Older Adults : An Umbrella Review. 1–34. Https://Doi.Org/10.1002/Cl2.1323
Akbar, M. A., & Efrianty, N. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Penerimaan Diri Pasien Covid-19. 20(February). Https://Doi.Org/10.20527/Dk.V11i1.167
Amira, I., Hendrawati, Maulana, I., & Senjaya, S. (2023). Penyuluhan Tentang Kesehatan Jiwa Remaja Di Pondok Pesantren Miftahul Hidayah Kelurahan Lebakjaya Kecamatan Karangpawitan. 6(April), 1693–1704.
Amira, I., Sumarni, N., & Rosidin, U. (2023). Peran Keluarga Dalam Merawat Orang Dengan Gangguan Jiwa : A Scoping Review. 17(7), 575–588.
Budiningtyas, A. A., Ariana, A. D., Psikologi, F., & Airlangga, U. (2022). Gambaran Penerimaan Keluarga Pada Proses Pemulihan Orang Dengan Skizofrenia ( Ods ).
Cuciati, Khasanah, D. U., & Handayani, T. (2024). Pengetahuan Dan Dukungan Keluarga Dalam Merawat Odgj (Orang Dengan Gangguan Jiwa). 15(1), 65–71.
Ekayamti, E. (2021). Analisis Dukungan Keluarga Terhadap Tingkat Kekambuhan Orang Dengan Gangguan Jiwa (Odgj) Di Wilayah Kerja Puskesmas Geneng Kabupaten Ngawi. 001.
Fitri, A., & Widodo, A. (2023). Gambaran Peran Keluarga Dalam Merawat Orang Dengan Gangguan Jiwa ( Odgj ). 4, 357–367.
Gusdiansyah, E., Syarli, S., Ananda, Y., & Putra, D. M. (2025). Peningkatan Pengetahuan Dan Sikap Keluarga Dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan Merawat Orang Dengan Gangguan Jiwa ( Odgj ). 4(1), 9–16.
Hunziker, S., & Blankenagel, M. (2024). Cross-Sectional Research Design. In Research Design In Business And Management: A Practical Guide For Students And Researchers (Pp. 187–199). Springer Fachmedien Wiesbaden. Https://Doi.Org/10.1007/978-3-658-42739-9_10
Hutagalung, P. M. A. R., Manik, H. E. Y., & Nasrullah. (2024). Pengetahuan Masyarakat Tentang Terapi Emotional Freedom Technique Sebagai Upaya Mengatasi Trauma Pasca Bencana Alam Tanah Longsor. Selat Media.
Komalasari, L., Wardani, I. Y., Winahayu, N. E., Ilmu, F., & Universitas, K. (2024). Hubungan Ekspresi Emosi, Beban Keluarga, Dan Stigma Dengan Dukungan Keluarga Pada Pasien Dengan Skizofrenia. 3(September 2023), 34–45.
Mawaddah, N. (2020). Faktor Predisposisi Dan Presipitasi Terjadinya Gangguan Jiwa Di Desa Sumbertebu Bangsal Mojokerto. 12(2), 116–123.
Nauli, F. A., & Karim, D. (2020). Sikap Masyarakat Pada Orang Dengan Gangguan Jiwa.
Noor, H. R. Z. Z. (2020). Metodologi Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif: Petunjuk Praktis Untuk Penyusunan Skripsi, Tesis, Dan Disertasi : Tahun 2015. Deepublish.
Ns. Sri Nyumirah, M. K. S. K. J. (2023). Mental Health Nursing (Keperawatan Kesehatan Jiwa). Rizmedia Pustaka Indonesia.
Obar, O., Fauziah, S., Balqis, U. M., & Hartati, S. (2023). Perawatan Skizofrenia Pada Saat Kambuh : Studi Fenomenologi. 2023, 331–344. Https://Doi.Org/10.18502/Kss.V8i14.13842
Pakpahan, I., Angraini, D., Ayunabilla, R., Febia, A. A., & Ilham, M. (2024). No Title. 10, 153–160.
Palupi, D. N., Ririanty, M., & Nafikadini, I. (2021). Issn 2354-5852 Karakteristik Keluarga Odgj Dan Kepesertaan Jkn Hubungannya Dengan Tindakan Pencarian Pengobatan Bagi Odgj. 7(2), 82–92.
Philip, R. (2022). Coping And Burden Among Caregivers Of Patients With Major Mental Illness. 63–68. Https://Doi.Org/10.4103/Ijsp.Ijsp
Priyanda, R., Agustina, T. S., Ariantini, N. S., Rusmayani, N. G. A. L., Aslindar, D. A., Ningsih, K. P., Wulandari, S., Putranto, P., Yuniati, I., & Others. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Pradina Pustaka.
Prof. Dr. Azhar Affandi, S. E. M. S., & Prof. Dr. Euis Soliha, S. E. M. S. (2023). Manajemen Pengetahuan. Cipta Media Nusantara.
Purnamasari, Y., Fitri, N., & Mardiana, N. (2023). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Gangguan Mental Emosional Remaja Sma. 5, 609–616.
Rahmah, M. (2025). Sapa Jiwa : Upaya Optimalisasi Peran Masyarakat Dalam Penanganan Masalah Kesehatan Jiwa. 6(1), 571–576.
Sari, M. T., & Daryanto. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Dan Keluarga Melalui Pemberian Pendidikan Kesehatan Dalam Merawat Anggota Keluarga Dengan Gangguan Jiwa. 3(1), 334–340. Https://Doi.Org/10.36565/Jak.V3i3.273
Suri. (2025). Membangun Sistem Kesehatan Jsuri, N., & Ayu, F. (2025). Membangun Sistem Kesehatan Jiwa Di Lampung: Pembelajaran Dari Data Dan Praktik. 14(1), 155–166.Iwa Di Lampung: Pembelajaran Dari Data Dan Praktik. 14(1), 155–166.
Syamsidar, & Ananda, S. D. (2021). Peran Keluarga Dalam Mengatasi Gangguan Kejiwaan Bagi Masyarakat Transmigrasi Di Desa Harapan Kecamatan Walenrang Kabupaten Luwu.
Wiyono, H., & Harnawati, N. (2025). Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Perilaku Caring Pada Anggota Keluarga Dengan Gangguan Jiwa Di Pusat Kesehatan Masyarakat. 7, 201–208.
Wulandari, P. A., & Fitriani, D. R. (2020). Hubungan Beban Dengan Penerimaan Keluarga Pada Odgj Di Poliklinik Rsjd Atma Husada Mahakam Samarinda. 2016, 784–791.
DOI: https://doi.org/10.33024/mnj.v8i9.25930
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.


Panduan Penulisan




